Rabu, 26 Januari 2022

Mahasiswa KKN Tematik Unram Adakan Sosialisasi Pengembangan Usaha Tenun Pringgasela


Lombok Timur - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik UNRAM melaksanakan Sosialisasi terkait pengembangan usaha tenun dan implementasi media sosial sebagai aksesbilitas marketing di Desa Pringgasela, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, Rabu (26/01/2022) 


Sehubungan dengan kondisi pandemi covid-19 belum berakhir, menyebabkan hampir seluruh daerah merasakan dampak perubahan ekonomi yang cukup signifikan, salah satunya pada sektor rumah tangga. Oleh karena itu, Mahasiswa Tematik Unram yang melaksanakan kegiatan KKN di Desa Pringgasela, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur mengadakan kegiatan sosialisasi terkait pengembangan kewirausahaan pada tenun yang merupakan potensi di Desa Pringgasela guna memperbaiki perekonomian masyarakat Desa Pringgasela serta menambah jiwa kewirausahaan.

Sosialisasi yang diadakan oleh mahasiswa KKN Tematik UNRAM ini lebih fokus membahas terkait pemasaran melalui sosial media. Sosial media merupakan salah satu media pemasaran yang cukup efisien dan efektif dalam kegiatan promosi serta cakupan konsumen yang sangat luas. Oleh karena itu, sosial media menjadi salah satu kebutuhan yang paling banyak digunakan pengusaha kecil maupun pengusaha besar dalam mempromosikan berbagai macam produk. Adapun sosial media yang digunakan pada sosialisasi ini adalah Instagram, facebook, serta platform lainnya seperti website.


Kegiatan sosialisasi ini diadakan di Galeri Tenun Pringgasela dan dihadiri oleh Sekretaris Desa, kelompok tenun Pringgasela dan masyarakat lainnya serta beberapa tokoh masyarakat juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosialisasi ini. Muhammad Rezi Zulyan Wahyudi selaku Marketing Manager Of Youth Brandstorming Program dari organisasi pembinaan UMKM ditunjuk sebagai pemateri yang akan menjelaskan terkait dengan pentingnya media sosial sebagai aksesbilitas marketing.


“Terima kasih saya ucapkan kepada teman-teman KKN atas gerakannya, inspirasinya, ataupun bimbingannya kepada kami atau kelompok kami khususnya yang ada di Desa Pringgasela ini untuk membantu kami baik di dalam bidang pemasaran ataupun jenis lainnya”. Ucap pak maliki dalam sambutannya selaku pendiri Galeri Tenun Desa Pringgasela.


“Kemudian terkait dengan produk yang dihasilkan merupakan salah satu produk yang memang sangat bernilai tinggi sebenarnya, cuma memang yang menjadi permasalahan disini dari desa belum ada regulasi khususnya terkait dengan sistem penjualan dan pemasaran”. Ucap pak Imam Sanjaya dalam sambutan selaku sekretaris desa Pringgasela. 


Selain pemberian sosialisasi dan edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan dibukanya sesi tanya jawab pada pertengahan acara, dengan adanya sesi tanya jawab ini peserta sosialisasi diharapkan dapat memberikan suasana yang interaktif antara pemateri dan peserta sosialisasi serta menjawab pertanyaan dari seluruh peserta atau audience.


Dengan adanya sosialisasi ini masyarakat diharapkan mampu mengembangkan usaha tenun terutama di bidang marketing atau pemasaran sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Desa Pringgasela.


Rabu, 26 Mei 2021

Patroli Dialogis Sat. Sabhara Polres Bima Kota Jaga Kamtibmas


Bima Kota, NTB ( 27/5) - Unit Turjawali Sat. Sabhara Polres Bima Kota dipimpin Bripka Wahyudin,. S.H melaksanakan patroli sambang dan dialogis dengan warga masyarakat sebagai upaya untuk menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum polres Bima Kota.

Pada kesempatan tersebut, personil  memberikan pesan-pesan Kamtibmas secara humanis kepada masyarakat, yang sedang  berkunjung di taman Amahami Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima , Rabu, 26 Mei 2021.

Disamping memberikan himbauan kamtibmas personil juga mengingatkan warga masyarakat dalam “Adaptasi Kebiasaan Baru” ini untuk tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker.

“Patroli sambang dan dialogis yang kita lakukan sangat bermanfaat untuk menyampaikan pesan Kepolisian, ini sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat, “tambahnya.

Kasat Sabhara Polres Bima Kota IPTU Sirajuddin, S.H mengatakan disamping melaksanakan Patroli, personilnya juga menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas dan mengajak warga masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus covid-19.

“Dengan meningkatkan Patroli dialogis, pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dapat lebih dirasakan oleh masyarakat, “jelas Kasat Sabhara.

Selasa, 06 April 2021

3 Instansi Ini, Jalani Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama


LINTAS NTB
, Sumbawa Barat - Para pegawai Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat bersama Badan Narkotika Nasional dan Pengadilan Agama diberikan vaksinasi covid-19 yang dilakukan di Aula Kejaksaan Negeri, pada Rabu (7/4).

Vaksinasi tahap pertama ini, diikuti oleh sekitar 35 pegawai dan staf Kejaksaan, 23 pegawai dari BNNK dan 27 dari Pengadilan Agama, sehingga totalnya sebanyak 85 pegawai dan staf. Jadwal ini diberikan oleh pihak Dinas kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat dibantu personil RSUD Asy-Syifa.

Proses vaksinasi dimulai pukul 09.10 Wita, vaksinasi di Kantor Kejaksaan terlihat tertib. Semua pegawai Kejari, pengadilan agama dan BNNK terlihat mematuhi protokol kesehatan.

"Para pegawai yang akan divaksinasi tampak menjaga jarak. Tak ada kerumunan saat proses vaksinasi", jelas Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat Suseno, SH., MH kepada media ini menuturkan.

Dilokasi ada empat alur yang telah disediakan panitia untuk pegawai yang akan jalani vaksinasi. Meja pertama merupakan meja pendaftaran yang berguna untuk melakukan verifikasi data sesuai dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Di meja ini juga nantinya calon penerima vaksin harus menandatangani lembar persetujuan vaksinasi covid-19.

Meja kedua, yaitu meja screening dimana calon penerima vaksin, nantinya akan dilakukan pengecekan kondisi fisik termasuk penyakit yang diderita. Ini perlu dilakukan, supaya saat menjalani vaksinasi ada beberapa kriteria penyakit yang tidak diperbolehkan melakukan vaksinasi.

Meja ketiga, yaitu calon penerima vaksin akan disuntik dosis vaksinasi COVID-19. Setelah disuntik, penerima vaksin akan masuk ke dalam ruang evaluasi post, di sana mereka harus menunggu selama 30 menit untuk melihat apakah ada reaksi yang mengkhawatirkan atau tidak.

Meja keempat atau meja terakhir merupakan tempat, penerima vaksin akan mengambil kartu serta sertifikat yang menyatakan telah mengikuti vaksin COVID-19.

Dalam kesempatan itu, Kajari menghimbau kepada seluruh pegawai, sesudah mengikuti vaksin hari ini tetap mengikuti protokol kesehatan.

"Saya harap kepada pegawai yang bekerja di Kejaksaan ini sesudah divaksin tetap mengikuti protokol kesehatan", kata Kajari.

Pelaksanaan vaksin kepada pegawai Kejari, BNNK dan Pengadilan Agama hanya berjalan satu hari. (LNG05)

Minggu, 03 Januari 2021

Anggota Polsek Pelabuhan Tano Pantau Situasi Arus Penyebrangan Poto Tano


Sumbawa Barat
- Anggota Polsek Kawasan Laut Poto Tano bersama anggota piket TNI pelabuhan Tano menggelar kegiatan rutin memantau aktivitas penyebrangan pelabuhan Poto Tano untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada para pengguna jasa penyebrangan, Minggu (3/1).

 Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Poto Tano melalui Paur Humas Polres Sumbawa Barat Ipda Eddy Soebandi S.Sos saat ditemui di Taliwang, Minggu, mengatakan, kegiatan pengamanan dan pantauan pelabuhan Tano dilakukan secara rutin untuk mencegah tidak pidana yang dapat mengganggu Kamtibmas dan aktivitas penyebrangan. 

Dalam kegiatan itu juga anggota mengedukasi penumpang dan supir kendaraan bus maupun kendaraan pribadi agar tetap menjaga jarak, menggunakan masker di dalam kapal penyebrangan untuk menghindari penyebaran covid-19. 

Edukasi tersebut terus dilakukan untuk mencegah penyebaran covid 19 dan menyadarkan masyarakat untuk turut serta mendukung implementasi Inpres nomor 6 tahun 2020, perda Prov NTB nomor 7 tahun 2020 tentang penyakit menular. 

"Kita harus tegas dalam menerapkan protokol kesehatan karena hingga saat ini di Kabupaten Sumbawa Barat masih terdapat kasus covid 19", katanya. 

Ia berharap agar warga yang keluar masuk pelabuhan Poto Tano tetap mematuhi protokol kesehatan menggunakan masker menjaga jarak dan dan mencuci tangan dengan air bersih atau menyediakan hand sanitizer di kendaraan mobil atau motor. 

Eddy juga meminta warga Sumbawa Barat agar tetap menjaga kondusifitas di lingkungan masing-masing, dan tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Dia juga meminta masyarakat agar tidak mempercayai atau menyebarkan berita bohong atau hoax.

Sabtu, 02 Januari 2021

Pastikan Kondisi Prima, Urkes Polres Loteng Periksa Kesehatan Personel Pospam Lilin Rinjani 2020


Praya,
-Tim urkes Kesehatan Polres Lombok Tengah melakukan pengecekan dan memberikan masker serta vitamin kepada petugas yang terlibat dalam Operasi Lilin Rinjani 2020.

PaurKes Polres Lombok Tengah bersama tim urkes lainnya menyambangi Pospam dan Posyan Operasi Lilin Rinjani 2020 Di wilayah kabupaten Lombok Tengah. Minggu (03/01/21).

Kapolres Lombok Tengah AKPB Esty Setyo Nugroho, S.I.K melalui Ps. Paurkes Aipda Rosi mengatakan Pemeriksaan kesehatan dilakukan pada setiap anggota yang terlibat Operasi Lilin Rinjani 2020.

“Pemeriksaan kesehatan rutin oleh Urkes sebagai antisipasi untuk menjaga kondisi tubuh para personel pengamanan agar tetap sehat dan prima,” terangnya.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan meliputi pengecekan tensi darah, suhu tubuh dan pemeriksaan ringan kesehatan lainnya. Pada kesempatan tersebut Tim urkes juga menyerahkan masker dan sejumlah vitamin untuk menunjang stamina para personel pengamanan.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan Tim urkes, seluruh personel yang melaksanakan tugas dalam kondisi sehat dan tidak ada yang mengalami keluhan sakit. 

“Hasil dari pemeriksaan kesehatan anggota Pospam, tidak ditemukan anggota yang sakit, jikapun ada, hanya anggota yang terserang flu ringan, mungkin efek dari perubahan cuaca," ucap Paur Kesehatan. 

Tidak hanya itu, guna mengantisipasi penularan Covid-19 terhadap petugas tim urkes Polres Lombok Tengah juga lakukan penyemprotan disinfektan diseputaran Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan, baik diluar maupun didalam. 

"Kita juga lakukan penyemprotan cairan disinfektan diseputaran Pospam dan Posyan, untuk menghindari adanya penularan Covid-19 terhadap personel," ujarnya.

Nekat Gelar Acara Musik Ditengah Pandemi, Croser Motor Trail Dibubarkan Polisi


Masih dalam rangkaian Pengamanan Tahun Baru 2021, jajaran Polsek Sengigi Polres Lombok Barat, membubarkan Aniversary RTX Bgawe Lombok, yang digelar di Villa Melase House Dsn.Melase, Ds.Batulayar Barat, Kec.Batulayar, Kab.Lobar, Sabtu (2/1).

Kapolsek Senggigi AKP Bowo Tri Handoko, SE.SIK mengatakan, pembubaran dilakukan berdasarkan informasi Masyarakat tentang Kerumunan dari para peserta Croser Motor Trail.

“Kami dari jajaran Polsek Senggigi bersama Kepala Dusun Melase dan Tokoh masyarakat langsung mengecek atas informasi tersebut,” ungkapnya.

Di Lokasi Acara, ditemukan Kerumunan Masyarakat dari para peserta Croser Motor Trill kurang lebih 100 orang yang akan menghadiri Acara ANIVERSARY RTX BGAWE LOMBOK, diringi Lagu Music dengan pengeras suara berukuran Besar.

“Warga resah dengan diadakannya acara ini, dimana dimasa Pandemi saat ini, masih saja ada kelompok Masyarakat yang mengabaikan protocol Kesehatan,” jelasnya.

Kemundian pihak Kepolisian Memanggil Ketua Panitia Acara bersama Para Peserta acara tersebut, ternyata tidak ada pernah ijin melaksanakan acara tersebut ke Desa, Camat maupun pihak Kepolisian.

“Dari pengakuan Ketua Panitia dan peserta, rencananya hanya diadakan semalam saja di Villa tersebut, namun sesuai dengan Maklumat kapolri dan  Surat edaran Pemerintah, maka acara tersebut kami bubarkan,” ujarnya. 

Kapolsek menegaskan bahwa kegiatan tersebut sudah melanggar Protokol Kesehatan, karena menimbulkan kerumunan atau keramaian masyarakat banyak di era pandemi Covid 19.

“Dengan mengadakan kerumunan, jelas-jelas sudah melanggar protocol Kesehatan, apalagi disertai dengan music keras, dapat meresahkan masyarakat sekitar,” tandasnya.

Setelah mendapat penjelasan dari Pihak Kepolisian, para peserta kemudian meninggalkan lokasi acara yang di pantau terus oleh anggota, Kepala Dusun dan Tokoh Masyarakat melase.

“Dalam Pembubaran ini, diawasi ketat oleh Aparat Kepolsian, Bersama Kepala Dusun dan Tokoh Masyarakat melase, untuk memastikan acara tersebut bubar sepenuhnya,” tandasnya.  

Sementara dilokasi lainnya, para undangan atau anggota Croser- croser Luar Daerah  yang akan datang ke Lokasi acara, langsung diberhentikan dan di arahkan putar balik.

“Para peserta dari luar daerah yang akan menghadiri acara ini, langsung dirahakan putar balik oleh anggota yang sedang melaksnakan operasi penyekatan di depan Sasaku dan depan kantor camat,” tandasnya.


Sementara itu, M. Eksan Kepala Dusun Melase, Desa Batu Layar Barat mengatakan, berawal dari keresahan Warga, atas suara music mengganggu Warga yang akan melakukan ibadah Shalat ashar.

“Warga merasa Geram, atas suara music yang sangat mengganggu ketika akan melakukan ibadah, dan untuk mencegah hal-hal yang tidak dinginkan, segera melakukan pengecekan di Lokasi Bersama beberapa Tokoh Masyarakat,” ungkapnya.

Ehsan mengaku, sudah menegur pihak penyelenggara dan peserta untuk menghentikan acara ini, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Sempat diingatkan, namun tidak dindahkan, apalagi dimasa pandemic saat ini sudah mengabaikan protocol Kesehatan, sehingga kami langsung melaporkannya kepada Pihak kepolisian,” terangnya.

Laporan yang disampaikannya ini, langsung mendapat respon pihak Kepolsian yang langsung mengecek Lokasi dan melakukan Pembubaran.

“Terimakasih kepada Aparat Kepolisian yang bertindak cepat, sehingga tidak terjadi hal-hal yang dinginkan, dimana Warga merasa sangat terganggu atas kerumunan ini,” ucapnya.

Puluhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tiba di Bandara dikawal ketat Polisi ke Tempat Karantina


Praya,
-Sebanyak 81 warga Negara Pekerja Migran Indonesia (PMI) tiba di Bandara Lombok International Airport (LIA), Sabtu (02/1). Setelah menjalani pemeriksaan ketat di terminal kedatangan internasional, mereka langsung dikawal PJR Polda NTB ke pusat karantina kesehatan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Kepala kepolisian Resor Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho, S.I.K menerangkan puluhan pekerja migran itu dibawa menuju tempat karantina yang sudah disiapkan oleh Gugus Tugas Covid-19 provinsi NTB, yakni di Asrama Haji dengan pengawalan ketat Kepolisian. 

"Dari tiba di bandara kita lakukan pengamanan, kemudian mereka kita kawal ketat sampai ke tempat karantina yang telah ditentukan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan," jelas Kapolres. 

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB Hj. Wismaningsih Drajadiah mengatakan pemulangan Pekerja Migran Indonesia sebanyak 81 orang yang terdiri dari 70 orang laki-laki dan 11 orang wanita ini merupakan TKI yang kerja di Malaysia karena sudah habis masa kontrak. 

"Mereka semua sudah habis masa kontraknya, makanya dipulangkan," kata Ningsih. 

Sesuai surat edaran dari satkes pusat dan pengumuman dari menteri luar negeri, bahwa semua yang datang dari luar negeri baik WNA maupun WNI menggunakan penerbangan langsung harus dikarantina selama lima hari dan untuk semua pekerja sementara akan dikarantina di Asrama Haji untuk dilakukannya pemeriksaan lebih lanjut. 

"Jadi mereka tidak bisa pulang langsung, kita harus karantina dulu selama lima hari untuk mencegah Covid-19," jelasnya.

Pengamanan Hari ke 2 Tahun Baru, Polres Lombok Tengah Amankan Wanita Bawa Sabu


Praya,
- Seorang perempuan diamankan oleh petugas Polres Lombok Tengah ketika menggelar operasi yustisi dan penyekatan di jalur depan Pos Labulia, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Dihari ke 2 liburan tahun baru, Sabtu (2/1/2021) pagi. 

Kasat Narkoba Polres Lombook Tengah IPTU Hizkia Siagian membenarkan peristiwa tersebut. Seorang perempauan SS (38), warga Rembiga Kelurahan Selaparang bersama seorang tukang ojek Y (45) warga Kelurahan Sayang-sayang Cakranegara, Mataram diamankan oleh petugas gabungan dari Polres Lombok Tengah dan Kodim 1620 Lombok Tengah, karena didapati membawa narkotika jenis sabu. 

"Pagi tadi didepan Pos Polisi Labulia, personel yang sedang melakukan razia yustisi dan penyekatan mencurigai pengendara," kata Kasat Narkoba. 

Petugas gabungan yang sedang melakukan razia langsung melakukan pemeriksaan terhadap pengendara yang dicurigai tersebut.

"Personel polwan yang terlibat pengamanan langsung lakukan pemeriksaan secara manual terhadap perempuan itu, ditemukan satu poket serbuk kristal bening diduga narkotika jenis sabu," ujar Hizkia. 

Barang haram itu ditemukan didalam tas pelaku, 

Tidak hanya itu petugas juga mengamankan barang bukti berupa dua buah korek api, duah buah pipet, satu HP merk Samsung warna putih, satu HP merk mito, uang tunai sebanyak Rp. 205.000, tas gandeng warna hijau dan perlengkapan kosmetik. 

Kini, perempuan itu beserta barang bukti langsung diamankan di Satuan Reserse Narkoba Polres Lombok Tengah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan Y mengaku hanya sebagai tukang ojek yang diminta untuk mengantar pelaku. 

"Pelaku sudah kita amankan di Sat Reserse Narkoba Polres Lombok Tengah untuk dilakukan pemeriksaan," terang Hizkia.

Jumat, 01 Januari 2021

Tingkatkan Kualitas Generasi Muda, Amman Mineral Beri Beasiswa Pendidikan Vokasi Bidang Mekanik Alat Berat


Lintas NTB, Sumbawa Barat – PT Amman Mineral Nusa Tenggara (Amman Mineral) menyelenggarakan program beasiswa pelatihan dasar teknik alat berat dan operator bagi generasi muda di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). 

Amman Mineral menggandeng United Tractors (UT) School, yang merupakan satu-satunya insitusi pendidikan vokasi pengoperasian alat berat di Indonesia yang telah menghasilkan para ahli yang tersebar di berbagai perusahaan. 

Acara seremonial pelepasan angkatan pertama penerima beasiswa berlangsung pada Sabtu, (2/1) di Gedung Serbaguna Bala Sangkaladi.

Sebelum peserta diberangkatkan ke Magelang dan Jakarta untuk menjalani pelatihan selama satu tahun. Sebanyak 30 peserta yang merupakan lulusan SMK/sederajat dari wilayah lingkar tambang (Kecamatan Sekongkang, Maluk, dan Jereweh) terpilih dari antara 180 pendaftar untuk masuk angkatan pertama. Penjaringan ketat telah mereka lalui, antara lain seleksi administrasi, psikotes, wawancara, dan tes kesehatan.

Head of Social Impact Amman Mineral, Yudha Jayadikarta menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan dan pengembangan masyarakat (PPM) Amman Mineral, Sebagai perusahaan tambang yang beroperasi di Kabupaten Sumbawa Barat. “Beasiswa pelatihan ini bertujuan untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan. Peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), tepatnya generasi muda yang menjadi pemimpin di masa depan ini adalah kunci pembangunan yang menjadi fokus kami. Karenanya, tidak hanya hard skill saja yang akan diberikan, pelatihan soft skill dan kepemimpinan juga akan menjadi bagian program ini,” papar Yudha.

Meskipun pandemi COVID-19 menjadi kendala yang cukup signifikan dalam implementasi program PPM, seremonial pelepasan ini tetap bisa dijalankan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Dalam acara tersebut, hadir sejumlah perwakilan pemerintah KSB yang telah berkolaborasi mendukung pelaksanaan program pelatihan ini, antara lain Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DISNAKERTRANS), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DIKBUD), Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DIKBUD), Camat Sekongkang, Camat Maluk, dan Camat Jereweh.

“Kami sangat mendukung pelatihan vokasi ini bagi anak-anak muda di Kabupaten Sumbawa Barat. Selain mendapatkan ilmu keterampilan, mereka juga akan melatih secara profesionalitas mereka di dunia kerja. Tentunya perusahaan-perusahaan di seluruh Indonesia yang membutuhkan tenaga ahli di bidang alat berat juga akan sangat diuntungkan dengan program pelatihan ini,” kata Ir. H. Muslimin HMY, M.Si, Kepala Disnakertrans KSB.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan KSB, Drs. H. Mukhlis, M.Si. “Putera-puteri KSB memiliki banyak potensi. Dengan sinergi pihak pemerintah dan swasta seperti ini, Maka kita bisa membantu mereka mewujudkan cita-cita dan masa depan yang lebih baik. Kami mengapresiasi langkah Amman Mineral dalam membantu mencerdaskan anak-anak muda di KSB. Semoga upaya ini menjadi inspirasi bagi berbagai pihak swasta lainnya,” jelas Mukhlis.

Setelah seremonial pelepasan, ketiga puluh peserta akan diberangkatkan ke Magelang untuk menjalani pelatihan kepemimpinan. Setelah itu, mereka akan berangkat ke Jakarta untuk menjalani berbagai metode pelatihan, seperti in class training dan on the job training (OJT). 

Harifandani, lulusan SMKN 1 Maluk mengatakan sangat bersemangat untuk memulai pelatihan. “Saya senang sekali mendapatkan beasiswa dari Amman Mineral ini. Saya gelisah juga karena baru pertama kali merantau, tapi orang tua saya terus menyemangati. Semoga saya bisa menyelesaikan pelatihan ini dengan baik dan jadi kebanggaan orang tua,” kata Harifandani.

Program beasiswa pelatihan dasar teknik alat berat serta pendidikan vokasi lainnya akan terus dikembangkan oleh Amman Mineral.  Hal ini merupakan dukungan terhadap pemerintah Republik Indonesia yang menjadikan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional melalui pendidikan vokasi. Program ini juga senada dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) pada poin keempat yakni menyediakan kesempatan belajar bagi semua. 

Tentang Amman Mineral

PT Amman Mineral Nusa Tenggara adalah perusahaan tambang dan pengolahan tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia. Amman Mineral memiliki Izin Usaha Pertambangan Khusus Operasi Produksi (IUPK OP) atas Tambang Batu Hijau yang terletak di Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. (LNG05)

Awal Tahun 2021, Gubernur Tangani Kesehatan Dua Balita Keluarga Tak Mampu


Mataram
- Mengawali tahun 2021,  dua balita mendapat atensi dari Gubernur NTB Dr. H Zulkieflimansyah. Mereka adalah Aan Sofian, balita usia 9 bulan yang tidak memiliki lubang anus, asal Dusun Sori Landi Desa Doromelo Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu dan Ahmad Imanudin (3) asal Dusun Batu Entek Desa Sukarara Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok tengah.

Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, H. Ahsanul Khalik S.Sos MH mengaku  mendapat pesan WhatsApp langsung dari Gubernur yang menginstruksikan agar Dinas Sosial segera melakukan asessment kepada dua balita, yaitu balita di Lombok Tengah dan balita di Dompu.

Pada respon sosial awal tahun ini, Gubernur membantu dua balita di dua kabupaten tersebut. Bantuan yang diberikan berupa sejumlah dana, sembako, susu formula dan obat-obatan serta telah dikoordinasikan juga untuk mendapatkan layanan pemeriksaan lebih lanjut.

“Proses kooordinasi dan instruksinya seperti ini, Bang Zul tidak kaku dan fleksibel. Serba harus cepat, baik cepat tanggap, cepat temu, cepat tindak dan cepat tuntas. Ini yang biasa dilakukan selama ini dalam merespon medsos,” ungkap Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, H. Ahsanul Khalik, S.Sos., M.H., pada siaran persnya, Sabtu (2/1).

Terkait dua balita yang membutuhkan perhatian tersebut. Khalik menyebutkan, Bang Zul langsung merespon dengan aksi cepat Dinas Sosial Provinsi/Kabupaten melalui Pilar Sosial Pendamping Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Dompu dan Satgas P3S Provinsi NTB dan TKSK Kecamatan Jonggat di Lombok Tengah. Hal ini dilakukan untuk mengetahui dengan cepat kondisi dari dua balita tersebut sehingga dapat segera ditindaklanjuti penanganannya.

Lebih lanjut, bahwa hasil assesment pendamping di Dompu, Aan Sofian adalah balita dari pasangan suami istri, Andika Putra dan Ayutini. Informasinya, balita tersebut direncanakan akan dirujuk ke RS Sanglah untuk mendapatkan tindakan medis. Secara fisik balita tersebut nampak saja. Akan tetapi untuk Buang Air Besar (BAB) melalui anusnya tidak memungkinkan.

Sementara Aan Sofian memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan yaitu  BPJS mandiri yang dterbitkan dan berfungsi sejak bulan Maret 2020, ketika menjalani operasi.

“Kebutuhan saat ini susu formula dan obat yang dibeli d apotek. Semoga ananda bisa kembali pulih. Aamiin,” kutip mantan Kalak BPBD Provinsi ini.

Sedangkan untuk kondisi ekonominya, orang tua dari Aan Sofian sementara bukan dari kalangan penerima bantuan sosial PKH dan BPNT, karena data keluarga tidak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Demikian juga dengan balita kedua bernama Ahmad Imanudin adalah buah hati dari Gunawi dan Tini asal Dusun Batu Entek Desa Sukarara Kecamatan Jonggat. Berdasarkan asesment, balita tersebut menderita tumor ginjal kiri (Nefroblastoma). Kondisi Ahmad baru diketahui sebulan yang lalu, tepatnya bulan Desember 2020. Pernah mendapatkan perhatian dari Pemerintah Desa Sukarara. Pernah menerima bansos JPS Gemilang, bahkan juga dari Laskar Comunity.

“Untuk BPJS masih memakai mandiri, sedang diurus oleh Dinsos dan Dinkes Lombok Tengah untuk masuk dalam PBI JKS Pemda Lombok Tengah,” jelas Khalik.

Bahkan kata Khalik, Bang Zul menyempatkan diri usai menghadiri pernikahan anak salah seorang Kepala Perangkat Daerah Provinsi NTB di Puyung, saat itu juga langsung menyambangi kediaman orang tua balita Ahmad Imanudin untuk melihat secara langsung kondisi balita tersebut sekaligus membicarkan penanganan lebih lanjut anak tersebut.

“Aksi respon sosial ini terus akan berlanjut. Pengaduan di medsos sangat transparan dan dapat ditindaklanjut secara transparan pula. Karena Bang Zul konsen dengan kondisi sosial dan Kesehatan masyarakat di NTB, khususnya yang belum disentuh kebijakan Pemerintah,” pungkas AKA.(Humas NTB)

998 Personel Satgas Rehab Rekon NTB Laksanakan Rapid Test Antigen Sebelum Kembali ke Kesatuan


Mataram
- Personel Satuan Tugas (Satgas) Rehabilitasi dan Rekonstruksi pasca gempa di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengikuti Rapid Test Antigen yang dilaksanakan oleh Tim kesehatan dari Denkesyah 09.04.02 Mataram di beberapa Posko Satgas wilayah Kabupaten Lombok Utara (KLU) dan Lombok Barat, Sabtu (2/1/2021).

Rapid Test Antigen yang diikuti oleh 998 orang personel Satgas yang purna tugas tersebut dalam rangka persiapan untuk kembali ke satuan masing-masing pada tanggal 5 Januari 2021 mendatang.

Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., terkait kegiatan tersebut menyampaikan, Rapid Test Antigen yang dilaksanakan hari ini bertujuan untuk memastikan kondisi seluruh personel sehat wal'afiat sebelum kembali ke kesatuannya masing-masing.

"Sebelum diberangkatkan kita harus pastikan kembali sampai benar-benar yakin para prajurit tidak terpapar Covid-19," ungkapnya.

Menurutnya, selain sebagai syarat untuk melakukan perjalanan ke daerah lain, kegiatan ini juga merupakan wujud perhatian dan tanggung jawab pimpinan guna menjamin keamanan dan keselamatan prajurit beserta keluarganya dari Covid-19, khususnya bagi prajurit TNI yang kembali dari medan tugas.

"Ini semua karena Pimpinan TNI sangat sayang dan peduli dengan keselamatan prajurit serta keluarganya," terangnya sambil tersenyum.

Sementara itu, Dandenkesyah 09.04.02 Mataram Letkol Ckm dr. I Gusti Ngurah Gede Kartika, Sp.An., menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan secara serentak oleh personel Denkesyah Mataram yaitu di KLU bertempat di Posko Satgas RTG Kantor Camat Bayan, Kantor Camat Kayangan, Shalter ACT Lapangan Gondang Kecamatan Gangga dan Posko RTG Koramil 1606-02/Tanjung.

Sedangkan di Kabupaten Lombok Barat bertempat di Posko Satgas RTG kediaman H. Izzul Islam Kecamatan Gunungsari dan Posko Satgas RTG Kantor Koramil 1606-08/Naramada.

"Kegiatan Rapid Test Antigen di wilayah KLU maupun Lombok Barat berjalan aman, tertib dan lancar," pungkas Dandenkesyah Mataram.

Babinsa Tente Turun Langsung Bantu Pencarian Dan Evakuasi Bocah Tewas Terseret Arus Sungai


Bima
- Awal tahun merupakan awal dimana semua orang berharap nasibnya akan berubah. Namun berbeda dengan Fathan (10), putra dari Bapak Lusiyanto yang beralamat di Dusun Sukamaju Desa Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.

Tepat di hari pertama tahun 2021 ini sekitar pukul 14.30 Wita saat bermain dengan teman-temannya di Sungai So La Bedi, Fathan terpeleset dan terjatuh ke dalam sungai sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia. 

Demikian disampaikan Babinsa Desa Tente Koramil 1608-04/Woha Serka Faris, di sela sela kesibukannya sebagai Babinsa di Desa Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Sabtu (2/1).

Anggota koramil 1608-04/Woha Kodim 1608/Bima ini menceritakan, saat mendengar hal tersebut dirinya langsung berlari menuju lokasi kejadian untuk membantu mencari korban bersama warga dan Babinkamtibmas.

"Kami mencari korban dengan cara menyelam menggunakan Tali dan Bambu," kata Faris.

Menurutnya, kondisi air sungai yang keruh dan mengalir cukup deras saat itu sehingga menyulitkan proses pencarian korban. 

"Setelah 90 menit berada di dalam sungai, semua sudah merasa lelah, sebagian mulai pasrah dan naik ke atas," ungkapnya.

Saat itu juga dirinya bersama Babinkamtibmas dan Kades meminta warga turun kembali ke sungai untuk melakukan slaber secara bersyaf sampai akhirnya korban ditemukan oleh tim yang berada di kelompok Kades dan dibawa naik ke darat.

Setelah dilakukan restrukturisasi jantung sambil mengeluarkan air dari mulut korban namun tidak ada respon, selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas melalui pematang sawah. Pukul 15.40 Wita korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak Puskesmas Woha.

"Semoga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi, para orang tua harus lebih memperhatikan anak-anaknya. Demikian juga para warga jangan segan-segan melarang jika melihat ada anak-anak bermain di sungai saat hujan lebat," harapnya.

Mengasah Intelektual Bersama Alam, Laskar Bima Craft Adakan Kemah di Oi Fanda Beach


LintasNTB, Kabupaten Bima - Laskar Bima Craft (LBC) atau Pejuang kreatifitas Bima merupakan salah satu UKM yang berada di kampus STIT Sunan Giri Bima. Pejuang kreatif ini mengasah intelektual bersama alam (MIBA) di pantai Oi fanda yang beralamat di Jl. Lintas Ambalawi Kolo, Nipa, Ambalawi, Kabupaten Bima.

Miba yang dilakukan ini sudah menjadi agenda rutin UKM L. Bima craft sejak tahun 2015 didirikan UKM LBC hingga tahun 2021 dan seterusnya. Agenda Miba tersebut biasa diadakan satu kali dalam setahun sebagai syarat Mahasiswa/i untuk menjadi anggota L. Bima Craft.

Dosen Pembina UKM L. Bima Craft, Hermanyah M. P.d.I mengatakan bahwa L. Bima Craft pernah mengadakan  Miba di beberapa tempat yaitu di Pulau Kambing, kemudian di Pantai Nanga To'i Kilo dan sekarang di pantai Oi Fanda.

Tujuan diadakan kegiatan itu, Untuk melatih dan membina Mahasiswa/i yang menjadi peserta Miba sekaligus menguji kelayakan mereka supaya disyahkan sebagai anggota baru UKM  L. Bima Craft STIT Sunan Giri Bima.

"Sejak tahun 2015 hingga tahun 2020, mahasiswa/i yang tergabung sebagai anggota dan pengurus L. Bima Craft, telah banyak menemukan ide-ide kreatif yang bernilai ekonomis seperti membuat Tas dari talikur, gelas, note book, celengan, gantungan kunci, asbak, lampu hias, sablon, plakat, kaligrafi. Adapun bahan bakunya bisa dari bambu, potongan papan, pelepah pisang, talikur, ampas kayu dan semacamnya," bebernya, pada Jum,at, (1/1).

Ia juga berharap kepada Pemerintah untuk membantu UKM tersebut karena sejauh ini belum pernah ada partisipasi langsung dari pemerintah. Dengan bantuan pemerintah, pihaknya dan pemerintah bisa sama-sama berpartisipasi demi terbentuknya mahasiswa/i yang kreatif, ekonomis dan mandiri, membantu mereka agar tidak jadi pengangguran setelah mengakhiri masa kuliah.

"Walaupun ada beberapa kendala terkait anggaran dan hambatan-hambatan yang kita hadapi di masa pandemi covid19 ini, tetapi adanya hubungan kerja sama dengan sekolah, ini sangat membantu, Karena sebelum mereka wisuda kuliah, sudah ada tawaran untuk membina para siswa/i di sekolah," pungkasnya

Lanjut Herman, Sebenarnya dari pihak sekolah sudah lumayan banyak yang mengajukan surat kerjasama, karena sedang banyak pekerjaan, maka yang ia terima baru dua sekolah yaitu SMK Muhamadiyah Sila dan MA Al-madinah di Rada Kabupaten Bima. Selain itu baru-baru ini ada juga dari kampus STIKP yang ingin bekerjasama," katanya

Harapan besarnya, Setelah mahasisa/i yang ia bina di UKM L. Bima Craft nanti cara berfikir kreatifnya tetap berjalan, berintelektual, mereka menjadi orang yang kuat dan tangguh secara mandiri.

Sementara kepada pemerintah ia sangat berharap, karena ini adalah wadah penelitian, pembinaan serta  pembentukan Soft Skill mahasiswa, pihak pemerintah janga hanya mendukung tetapi juga harus membantu secara finansial, moral maupun moril," tutupnya. (Alfin)

Kamis, 31 Desember 2020

Kepulangan 180 Pekerja Migran Indonesia Asal NTB Siap Dikawal Polda NTB

 


Mataram – Rencana kedatangan 180 pekerja migran Indonesia (PMI) asal Nusa Tenggara Barat (NTB) di Bandara Internasional Lombok (BIL), pada Sabtu (2/1) akan mendapat pengawalan ketat personel Polda NTB. Kesiapan pengawalan itu sesuai hasil Rapat Koordinasi (Rakor) 13 institusi terkait, Jumat (1/1), di Ruang Rapat Sekretaris Daerah (Sekda) NTB.

 Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Artanto, S.I.K., M.Si. melalui siaran persnya menyampaikan, rakor membahas rencana kedatangan 180 PMI yang dipimpin Sekda NTB H.L. Gita Aryadi tersebut, digelar untuk mengantisipasi sekaligus menekan kurva peningkatan kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), yang beberapa hari terakhir menjelang pergantian tahun sempat mengalami kenaikan.

 “Menurut keterangan Sekda NTB, masyarakat NTB yang terpapar Covid-19 tercatat sudah mencapai angka 5600 lebih. Karenanya, pemerintah daerah berupaya semaksimal mungkin untuk menekan kembali penyebaran Covid-19 tersebut.,” ungkapnya.

 “Jadi, pengawalan yang akan kami lakukan bersama TNI dan pihak terkait lainnya, sebagai langkah antisipasi semata,” imbuhnya.

 Pamen Polri melati tiga itu mengatakan, para PMI akan diberangkatkan dari Bandara Singapore dan langsung mendarat di BIL sekitar pukul 12.45 Wita. Dari BIL selanjutnya para PMI akan dibawa menuju Asrama Haji Embarkasi Lombok di Jalan Lingkar Selatan, untuk dilakukan test swab dan karantina.

 “Jadi, pihak Angkasa Pura I meminta bantuan penguatan pengamanan di BIL baik dari Polri maupun TNI, mengingat pasti ada PMI yang tidak mau dikarantina sementara sudah dipastikan bahwa penjemput sangat banyak, sekitar 1.800 orang dengan estimasi 10 orang penjemput untuk 180 orang PMI,” katanya.

 Disebutkan, sesuai Surat Edaran (SE) Nomor 4 Tahun 2020 nantinya para PMI akan dikarantina selama lima hari, dengan pengamanan selama karantina akan dilaksanakan oleh Polisi Pamong Praja (Pol PP) Provinsi NTB.

 “Semua fasilitas baik transportasi sampai konsumsi, dari penjemputan dari BIL hingga karantina selama lima hari, difasilitasi oleh pemerintah daerah,” ujarnya.

 Karena itu, Kabid Humas Polda NTB mengimbau dan meminta kepada keluarga PMI yang akan melakukan penjemputan, menahan diri serta bersabar dan melakukan penjemputan di Asrama Haji Embarkasi Lombok, setelah masa karantina berakhir.

“Kami mengimbau kepada keluarga PMI yang akan menjemput, agar bersabar dan menjemput para PMI nanti setelah selesai karantina. Ini kami lakukan untuk keselamatan kita semua, agar kita tidak terpapar Virus Corona,” imbau Kombes Artanto.

 Untuk diketahui, dalam kegiatan rakor tampak hadir Karo Ops dan perwakilan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokes) mewakili Kapolda NTB, perwakilan unsur TNI dari Korem 162/Wira Bhakti, Asisten I Setda NTB, para kepala dinas dan instansi terkait, perwakilan Angkasa Pura I BIL, dan Kepala KKP NTB.

 

 Demikian dirilis Bid Humas Polda NTB untuk dipublikasikan dan atau diterbitkan di media.

 

 Kabid Humas Polda NTB,

 

ttd.

 

ARTANTO, S.I.K., M.Si.

Komisaris Besar Polisi

SEORANG ANAK DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA DI KAWASAN WISATA PANTAI PIDANA


Tim SAR gabungan menemukan seorang anak dalam keadaan meninggal dunia di kawasan wisata pantai pidana Lombok Timur, Jumat (1/1/2021).

Saat dikonfirmasi, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mataram Nanang Sigit PH mengatakan korban ditemukan di bekas sumur yang berada di kawasan wisata tersebut.

"Setelah dilakukan penyelaman, korban atas nama olive (4) berhasil ditemukan di dasar sumur dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 18.50 Wita" katanya.

Sebelumnya Basarnas Mataram menerima laporan dari Pol Air kayangan terkait kondisi membahayakan manusia tersebut pada pukul 18.00 Wita

Berdasarkan laporan yang diterima, korban yang berasal dari Lombok Baru, Pringgabaya ini diajak berjualan oleh neneknya di lokasi kejadian. Usai berjualan, neneknya pulang seorang diri. Namun cucunya tidak kunjung datang  menyusulnya pulang. Kejadian itu pun dilaporkan ke pihak terkait dan dicurigai korban jatuh ke sumur yang berada di kawasan pantai Pidana saat ia bermain disana.

Berdasarkan laporan yang diterima, tambah Nanang, pihaknya menerjunkan personel Pos SAR Kayangan  untuk melakukan upaya pencarian bersama unsur TNI, Polri, masyarakat setempat dan potensi SAR lainnya.

"Memang benar korban ditemukan di lokasi yang dicurigai yaitu di sumur yang sudah rusak (ambruk),  selanjutnya dibawa ke Puskesmas Labuan Lombok dan selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga  ," imbuhnya. (ln/hms mtr).

Amankan Malam Pergantian Tahun, Polres Sumbawa Terjunkan Ratusan Personel Gabungan Bersama Instansi Terkait




 Sumbawa Besar
, Menjelang malam pergantian tahun 2020 - 2021, Kepolisian Resor Sumbawa mengerahkan ratusan personel gabungan TNI-Polri dan instansi terkait untuk menjaga kondusifitas dan mencegah terjadinya kerumunan dimalam perayaan tahun baru, kamis  (31/12/2020)

Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra S.IK ketika dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas Iptu Sumardi S.Sos menerangkan bahwa dari Polres Sumbawa menerjunkan sebanyak 206 personel gabungan. Selain personel tersebut nantinya akan ada puluhan personel gabungan dari instansi terkait yang juga akan ikut bergabung.

Pelaksanaan akan dimulai pada pukul 19.30 Wita diawali dengan kegiatan apel bersama dilapangan apel Mapolres Sumbawa.

Dalam keterangannya, Kasubbag Humas mengatakan bahwa nantinya keseluruhan personel tersebut diatas dibagi dalam beberapa titik sesuai dengan plotingan yang telah ditentukan untuk melakukan penyekatan dan pembatasan kendaraan atau masyarakat yang akan masuk ke dalam kota dengan cara melakukan razia di lima titik pintu masuk ke kota Sumbawa. 

Kegiatan razia yang dilaksanakan berupa pemeriksaan identitas, kelengkapan kendaraan, protokol kesehatan serta pengecekan knalpot racing dan senjata tajam, sejenisnya.

"Selain melakukan penyekatan dengan cara razia, nantinya juga akan dilaksanakan patroli mobile dalam skala besar sekaligus memberikan himbauan dan tindakan tegas terhadap masyarakat yang masih melanggar peraturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah daerah kabupaten Sumbawa." Terang Iptu Sumardi.

Lebih lanjut, untuk menindaklanjuti Maklumat Kapolri dan Surat Edaran Bupati Sumbawa terkait Libur Natal 2020 dan pergantian tahun baru 2021, bahwa segala bentuk kegiatan yang bersifat keramaian tidak diizinkan, hal ini juga mengingat Kabupaten Sumbawa tengah berada di zona merah dengan jumlah pasien yang terpapar covid-19 hingga saat ini sebanyak 196 orang dan yang meninggal 44 orang, serta saat ini Kabupaten Sumbawa masuk 12 besar kabupaten se-Indonesia kasus positif covid-19.

"Sesuai dengan kesepakatan bersama yang telah dibuat dengan para pelaku usaha, bahwa seluruh kegiatan perayaan malam tahun baru wajib tutup pukul 21.00 wita serta wajib menerapkan protokol kesehatan dan jika melanggar sanksi tegas akan menanti" Jelas Iptu Sumardi.

(Hms)

Polres Sumbawa Berikan Penghargaan Kepada Feryal Mukmin Wartawan Terbaik 2020


Sumbawa Barat
- Siapa yang tidak kenal dengan sosok Feryal MP, seorang wartawan muda asal Dompu yang telah melanglang buana di dunia pers Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ia mendapat predikat sebagai wartawan terbaik versi Polri dan menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh ketua DPRD Sumbawa Barat, Kaharuddin Umar didampingi Kapolres dan Dandim 1628/Sumbawa Barat di Mapolres setempat, Kamis (31/12).

"Alhamdulillah saya senang dengan penghargaan ini, ini akan menjadi motivasi kepada saya untuk terus berkarya," ungkap Feryal yang saat ini dimandataris menjadi Ketua DPW Media Independen Online (MIO) Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat. 

Penghargaan tersebut diterimanya atas dedikasi dan pengabdian nya kepada Polres, Kodim dan Pemda Sumbawa Barat pada tahun 2020. Ia adalah salah satu wartawan yang paling aktif membantu Polres dan Kodim serta Pemda dalam publikasi kegiatan secara masif. 

Ia mengucapkan terima kasih kepada Polres, Kodim 1628/KSB dan Pemda yang telah memilihnya menjadi wartawan terbaik di tahun 2020 di Sumbawa Barat. 

Wartawan muda, cerdas dan memiliki loyalitas tinggi ini sudah dikenal dengan karya-karya tulis dan pemberitaannya. 

Feryal juga telah berhasil merilis tabloid pemerintah daerah Sumbawa Barat tiga dua tahun belakangan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika dua tahun berturut-turut. Dalam merilis tabloid itu ia dibantu juga oleh fotografer terkenal seperti Rangga dan editor handal milik Kominfo yaitu Hatifa Nurjanah. 


"Ini bukan pencapaian maksimal, masih banyak ekspektasi lain yang harus saya raih dalam karir saya, namun saya mengakui bahwa ini adalah penghargaan penting," kata sosok muda yang pantang menyerah dan pekerja keras tersebut. 

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono SIK melalui Paur Humas Ipda Eddy Soebandi S.Sos di Taliwang, Kamis, mengucapkan selamat atas predikat atau penghargaan yang diraih oleh Feryal MP. Ia sangat berharap ke depan Feryal akan menjadi sosok wartawan yang diterkenal melalui karya-karya nya. 

"Terimakasih kepada Feryal atas dedikasi dan bantuannya dalam membantu Polres memasifkan pemberitaan kegiatan polres," ujar Eddy. 

Demikian juga Dandim 1628/KSB Letkol CZI Sunardi ST MIP mengucapkan selamat kepada Feryal atas penghargaan yang diraih. 

"Tetap berkarya, jangan puas atas raihan saat ini. Karena perjalanan masih panjang untuk menggapai kesuksesan lainnya," tandas Dandim.

Iptu Rita Yuliana: Tahun 2020, Angka Kecelakaan dan Pelanggaran Lalu Lintas di Lombok Barat Wilkum Polda NTB Menurun


Satlantas Polres Lombok Barat Pada Tahun 2020 Berhasil Menekan Angka Kecelakaan dan Pelanggaran Lalu Lintas

Angka Kecelakaan dan Pelanggaran Lalu Lintas di Lombok Barat Menurun Pada Tahun 2020

Lombok Barat -  Sampai dengan akhir tahun 2020, Satuan Lalu Lintas Polres Lombok Barat Polda NTB mencatat angka kecelakaan Lalu Lintas dan bentuk pelanggaran tilang mengalami penurunan. 

Hal itu terbukti dari berkurangnya jumlah kasus dan perkara yang ditangani oleh Satuan Lalu Lintas Polres Lombok Barat. Yakni pada angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan hingga 60 kasus atau sekitar 33% dari 182 kasus pada tahun 2019.

Sedangkan untuk bentuk pelanggaran tilang, pada tahun sebelumnya berjumlah sekitar 7.379 perkara dan pada tahun 2020 turun hingga 28 %. Yakni sekitar 2.092 perkara pelanggaran tilang dapat ditekan oleh anggota Polri dari Satlantas Polres Lombok Barat Polda NTB. 

“Alhamdulillah pada tahun 2020 ini, kasus kecelakaan Lalu Lintas yang terjadi di Kabupaten Lombok Barat, NTB mengalami penurunan. Data ini merupakan perbandingan dari data tahun sebelumnya (2019),” ungkap Kasat Lantas Polres Lombok Barat Iptu Rita Yuliana S.I.K., M.M saat dikonfirmasi, Kamis (31/12).

Polwan berparas cantik itu juga menuturkan peningkatan pelanggaran dalam bentuk teguran pada tahun 2020 meningkat hingga 3.482 kasus. Hal itu kata Iptu Rita disebabkan lantaran Satlantas Polres Lombok Barat pada masa pandemi covid 19 mengedepankan tindakan persuasif dan edukatif terhadap para pelanggar protokol kesehatan.

“Pelanggaran tilang pada tahun ini menurun sampai 2.092 kasus. Sedangkan peningkatan terjadi pada bentuk pelanggaran berupa teguran, karena kami di masa pandemi ini lebih mengedepankan tindakan persuasif dan edukatif kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan covid 19,” jelas Kasat Lantas Polres Lombok Barat.

Dengan penurunan jumlah kasus kecelakaan dan perkara pelanggaran tersebut tak membuat Kasat Lantas Polres Lombok Barat merasa puas, hal itu lantaran masih banyak dijumpai masyarakat yang tidak mematuhi peraturan lalu lintas dan protokol kesehatan. 

Ia bersama anggotanya berkomitmen akan terus berusaha menekan segala bentuk pelanggaran Lalu Lintas dan  Protokol Kesehatan di Jalan Raya. Iptu Rita juga berpesan agar seluruh masyarakat lebih disiplin dalam berkendara demi mencegah terjadinya kasus kecelakaan.

“Kami akan terus berusaha untuk menekan segala bentuk pelanggaran baik itu tentang Lalu Lintas maupun Protokol Kesehatan,” tegas Rita.

“Saya bersama anggota akan terus mengimbau kepada masyarakat tentang pentingnya keamanan dalam berkendara demi mencegah terjadinya kecelakaan Lalu Lintas,” pungkas Polwan Cantik Polda NTB itu. 

Untuk diketahui, sebelumnya Satlantas Polres Lombok Barat telah gencar melakukan sosialisai dan imbauan kepada masyarakat tentang keamanan berkendara dan pentingnya mematuhi protokol kesehatan covid 19. Hal itu merupakan upaya pencegahan yang dilakukan aparat Kepolisian dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di Jalan raya

Tingkatkan Iman dan Taqwa Anggota, Polres Sumbawa Gelar Binroh


Sumbawa
, Dalam pelaksanaan tugas Anggota kepolisian tentu saja harus di bekali Iman dan Taqwa agar selalu bertindak bijak di lapangan, oleh karena itu bimbingan rohani (Binroh) tentu saja menjadi hal  yang sangat penting untuk di lakukan.

Pagi tadi Polres Sumbawa kembali menggelar Binroh yang dipimpin oleh Waka Polres Sumbawa Kompol Agung Asmara, S.IK, M.IK. di Masjid Suhada Polres Sumbawa (31/12/2020). Giat Binroh di awali dengan pembacaan Surat Yasin dan dilanjutkan dengan Kultum yang disampaikan oleh KBO Sat Intelkam Polres Sumbawa Ipda Ma'ruful Amaly, SH 

Kasubbag Humas Polres Sumbawa Iptu Sumardi S.Sos yang ditemui saat Kegiatan Binroh mengungkapkan " Binroh merupakan bentuk keseriusan Polres Sumbawa menciptakan personel Polri yang mampu menjadi pelindung, pengayom, pelayan dan penegak hukum yang profesional. Sekaligus sebagai pondasi untuk memperkuat mental setiap personel dalam melaksanakan tugas di lapangan." jelasnya.

Kasubbag Humas juga mengatakan bahwa Binroh ini dilakukan secara rutin "Binroh tetap dilaksanakan setiap hari Kamis, seluruh anggota di wajibkan mengikuti binroh." tambahnya. (hum)

Rabu, 30 Desember 2020

Tidak dikasih uang, Tukang Parkir Di Kecamatan Kopang Nekat Tusuk Pengunjung.


Praya
- Lantaran tidak dikasi uang, juru parkir inisial BN (40) warga Desa Kopang Remige, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah nekat menusuk pengunjung Alfamart. Kamis (31/12) pukul 22.00 wita. 

BN berhasil ditangkap personel Polsek Kopang dirumahnya, usai mendapat laporan adanya penganiayaan dengan senjata tajam. Kapolsek Kopang, AKP Suherdi mengatakan, peristiwa ini berawal saat korban Muhammad Ady (37) warga Desa Dasan Baru yang hendak keluar setelah belanja di Alfamart Desa Kopang Rembiga. 

Pada saat korban akan pergi menggunakan motornya tiba-tiba dimintain uang parkir oleh pelaku. Namun korban bilang "sabar sodara, lain kali saja".

"Merasa tidak terima, pelaku marah dan langsung menganiaya dengan cara menusuk korban menggunakan pisau," jelas Kapolsek. 

Atas kejadian itu, korban mengalami luka gores dibagian pundak dan jari tangan korbannya robek. Beruntung korban bisa menyelamatkan diri dan pulang kerumahnya serta melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. 

"Korban mengalami luka dibagian pundak dan jari tangan," katanya. 

Lanjut kapolsek, pihaknya yang saat itu sedang melaksanakan razia gabungan bersama TNI dalam rangka pengamanan pergantian malam Tahun baru 2021. Setelah mendapat laporan, pelaku langsung ditangkap dirumahnya oleh personel.

"Pelaku ditangkap dirumahnya malam itu juga. Saat melakukan aksinya pelaku mengaku dalam keadaan mabok," pungkasnya.