Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Januari 2021

Tingkatkan Kualitas Generasi Muda, Amman Mineral Beri Beasiswa Pendidikan Vokasi Bidang Mekanik Alat Berat


Lintas NTB, Sumbawa Barat – PT Amman Mineral Nusa Tenggara (Amman Mineral) menyelenggarakan program beasiswa pelatihan dasar teknik alat berat dan operator bagi generasi muda di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). 

Amman Mineral menggandeng United Tractors (UT) School, yang merupakan satu-satunya insitusi pendidikan vokasi pengoperasian alat berat di Indonesia yang telah menghasilkan para ahli yang tersebar di berbagai perusahaan. 

Acara seremonial pelepasan angkatan pertama penerima beasiswa berlangsung pada Sabtu, (2/1) di Gedung Serbaguna Bala Sangkaladi.

Sebelum peserta diberangkatkan ke Magelang dan Jakarta untuk menjalani pelatihan selama satu tahun. Sebanyak 30 peserta yang merupakan lulusan SMK/sederajat dari wilayah lingkar tambang (Kecamatan Sekongkang, Maluk, dan Jereweh) terpilih dari antara 180 pendaftar untuk masuk angkatan pertama. Penjaringan ketat telah mereka lalui, antara lain seleksi administrasi, psikotes, wawancara, dan tes kesehatan.

Head of Social Impact Amman Mineral, Yudha Jayadikarta menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan dan pengembangan masyarakat (PPM) Amman Mineral, Sebagai perusahaan tambang yang beroperasi di Kabupaten Sumbawa Barat. “Beasiswa pelatihan ini bertujuan untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan. Peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), tepatnya generasi muda yang menjadi pemimpin di masa depan ini adalah kunci pembangunan yang menjadi fokus kami. Karenanya, tidak hanya hard skill saja yang akan diberikan, pelatihan soft skill dan kepemimpinan juga akan menjadi bagian program ini,” papar Yudha.

Meskipun pandemi COVID-19 menjadi kendala yang cukup signifikan dalam implementasi program PPM, seremonial pelepasan ini tetap bisa dijalankan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Dalam acara tersebut, hadir sejumlah perwakilan pemerintah KSB yang telah berkolaborasi mendukung pelaksanaan program pelatihan ini, antara lain Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DISNAKERTRANS), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DIKBUD), Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DIKBUD), Camat Sekongkang, Camat Maluk, dan Camat Jereweh.

“Kami sangat mendukung pelatihan vokasi ini bagi anak-anak muda di Kabupaten Sumbawa Barat. Selain mendapatkan ilmu keterampilan, mereka juga akan melatih secara profesionalitas mereka di dunia kerja. Tentunya perusahaan-perusahaan di seluruh Indonesia yang membutuhkan tenaga ahli di bidang alat berat juga akan sangat diuntungkan dengan program pelatihan ini,” kata Ir. H. Muslimin HMY, M.Si, Kepala Disnakertrans KSB.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan KSB, Drs. H. Mukhlis, M.Si. “Putera-puteri KSB memiliki banyak potensi. Dengan sinergi pihak pemerintah dan swasta seperti ini, Maka kita bisa membantu mereka mewujudkan cita-cita dan masa depan yang lebih baik. Kami mengapresiasi langkah Amman Mineral dalam membantu mencerdaskan anak-anak muda di KSB. Semoga upaya ini menjadi inspirasi bagi berbagai pihak swasta lainnya,” jelas Mukhlis.

Setelah seremonial pelepasan, ketiga puluh peserta akan diberangkatkan ke Magelang untuk menjalani pelatihan kepemimpinan. Setelah itu, mereka akan berangkat ke Jakarta untuk menjalani berbagai metode pelatihan, seperti in class training dan on the job training (OJT). 

Harifandani, lulusan SMKN 1 Maluk mengatakan sangat bersemangat untuk memulai pelatihan. “Saya senang sekali mendapatkan beasiswa dari Amman Mineral ini. Saya gelisah juga karena baru pertama kali merantau, tapi orang tua saya terus menyemangati. Semoga saya bisa menyelesaikan pelatihan ini dengan baik dan jadi kebanggaan orang tua,” kata Harifandani.

Program beasiswa pelatihan dasar teknik alat berat serta pendidikan vokasi lainnya akan terus dikembangkan oleh Amman Mineral.  Hal ini merupakan dukungan terhadap pemerintah Republik Indonesia yang menjadikan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional melalui pendidikan vokasi. Program ini juga senada dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) pada poin keempat yakni menyediakan kesempatan belajar bagi semua. 

Tentang Amman Mineral

PT Amman Mineral Nusa Tenggara adalah perusahaan tambang dan pengolahan tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia. Amman Mineral memiliki Izin Usaha Pertambangan Khusus Operasi Produksi (IUPK OP) atas Tambang Batu Hijau yang terletak di Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. (LNG05)

Mengasah Intelektual Bersama Alam, Laskar Bima Craft Adakan Kemah di Oi Fanda Beach


LintasNTB, Kabupaten Bima - Laskar Bima Craft (LBC) atau Pejuang kreatifitas Bima merupakan salah satu UKM yang berada di kampus STIT Sunan Giri Bima. Pejuang kreatif ini mengasah intelektual bersama alam (MIBA) di pantai Oi fanda yang beralamat di Jl. Lintas Ambalawi Kolo, Nipa, Ambalawi, Kabupaten Bima.

Miba yang dilakukan ini sudah menjadi agenda rutin UKM L. Bima craft sejak tahun 2015 didirikan UKM LBC hingga tahun 2021 dan seterusnya. Agenda Miba tersebut biasa diadakan satu kali dalam setahun sebagai syarat Mahasiswa/i untuk menjadi anggota L. Bima Craft.

Dosen Pembina UKM L. Bima Craft, Hermanyah M. P.d.I mengatakan bahwa L. Bima Craft pernah mengadakan  Miba di beberapa tempat yaitu di Pulau Kambing, kemudian di Pantai Nanga To'i Kilo dan sekarang di pantai Oi Fanda.

Tujuan diadakan kegiatan itu, Untuk melatih dan membina Mahasiswa/i yang menjadi peserta Miba sekaligus menguji kelayakan mereka supaya disyahkan sebagai anggota baru UKM  L. Bima Craft STIT Sunan Giri Bima.

"Sejak tahun 2015 hingga tahun 2020, mahasiswa/i yang tergabung sebagai anggota dan pengurus L. Bima Craft, telah banyak menemukan ide-ide kreatif yang bernilai ekonomis seperti membuat Tas dari talikur, gelas, note book, celengan, gantungan kunci, asbak, lampu hias, sablon, plakat, kaligrafi. Adapun bahan bakunya bisa dari bambu, potongan papan, pelepah pisang, talikur, ampas kayu dan semacamnya," bebernya, pada Jum,at, (1/1).

Ia juga berharap kepada Pemerintah untuk membantu UKM tersebut karena sejauh ini belum pernah ada partisipasi langsung dari pemerintah. Dengan bantuan pemerintah, pihaknya dan pemerintah bisa sama-sama berpartisipasi demi terbentuknya mahasiswa/i yang kreatif, ekonomis dan mandiri, membantu mereka agar tidak jadi pengangguran setelah mengakhiri masa kuliah.

"Walaupun ada beberapa kendala terkait anggaran dan hambatan-hambatan yang kita hadapi di masa pandemi covid19 ini, tetapi adanya hubungan kerja sama dengan sekolah, ini sangat membantu, Karena sebelum mereka wisuda kuliah, sudah ada tawaran untuk membina para siswa/i di sekolah," pungkasnya

Lanjut Herman, Sebenarnya dari pihak sekolah sudah lumayan banyak yang mengajukan surat kerjasama, karena sedang banyak pekerjaan, maka yang ia terima baru dua sekolah yaitu SMK Muhamadiyah Sila dan MA Al-madinah di Rada Kabupaten Bima. Selain itu baru-baru ini ada juga dari kampus STIKP yang ingin bekerjasama," katanya

Harapan besarnya, Setelah mahasisa/i yang ia bina di UKM L. Bima Craft nanti cara berfikir kreatifnya tetap berjalan, berintelektual, mereka menjadi orang yang kuat dan tangguh secara mandiri.

Sementara kepada pemerintah ia sangat berharap, karena ini adalah wadah penelitian, pembinaan serta  pembentukan Soft Skill mahasiswa, pihak pemerintah janga hanya mendukung tetapi juga harus membantu secara finansial, moral maupun moril," tutupnya. (Alfin)

Senin, 28 Oktober 2019

One Belt One Road Initiative (OBORI) RRT

One Belt One Road Initiative (OBORI) RRT
Beijing - “Orientasi pendidikan kami saat ini dan ke depannya adalah yang termasuk dalam One Belt One Road Initiative (OBORI) RRT. Indonesia adalah negara sahabat yang termasuk dalam OBORI, sehingga kami sangat senang hati berkolaborasi dalam sektor pendidikan sebagaimana yang kita sepakati hari ini. Kami berharap selain sektor pendidikan, bisa terus kita kembangkan dalam sektor lainnya, termasuk pariwisata yang juga menjadi fokus di Beijing Tiongkok maupun NTB,” ungkap Prof. Wenju. 

Sejak Agustus 2019, program beasiswa mahasiswa NTB ke luar negeri telah mengirim 3 mahasiswi ke BWU untuk berkuliah jurusan Manajemen Logistik. Ketiganya adalah Wila dan Larissa asal Sumbawa Besar, dan Sartika asal Lombok Timur. Selama 1 tahun pertama, ketiganya harus mengikuti program kursus Bahasa Mandarin sebagai bahasa pengantar utama kuliah, baru kemudian dilanjutkan dengan kuliah umum Manajemen Logistik. 

BWU sendiri sudah berusia 56 tahun, dengan spesialisasi mata kuliah Sistem, Teknologi dan   Manajemen Logistik dari tingkat S1 hingga S3. BWU berdiri di lahan seluas 40 hektar, dengan kelangkapan ruang kelas serba digital, wisma mahasiswa, 7 laboratorium inovasi sains dan teknologi dan 8 ruang simulasi riset ilmu pengetahuan. BWU saat ini memiliki lebih dari 8 ribu mahasiwa S1 hingga S3, termasuk dari mahasiswa internasional. Kampus ini memiliki 6 fakultas, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Logistik, Informatika, Sumber Daya Manusia dan Ketenagakerjaan, Bahasa dan Kebudayaan Asing, serta Hukum dan Ilmu Ketenagakerjaan.

KNPI Refleksi Keberanian Undru Untuk Generasi Muda KSB Agar Tidak Terlibat Narkoba

KNPI Refleksi Keberanian Undru Untuk Generasi Muda KSB Agar Tidak Terlibat Narkoba
Sumbawa Barat - Rangkaian hari sumpah pemuda ke 91 yang dilaksanakan di Kecamatan Brang Rea membuat Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sumbawa Barat Trisman, ST., MT mengajak generasi muda KSB untuk merefleksikan keberanian Undru.

Pemaknaan tunggal untuk bersatau dalam kata, bersatu dalam bangsa dan bersatu dalam bahasa yaitu Indonesia merupakan pengejewantahan dari Sumpah Pemuda 1928 oleh para Pemuda Indonesia dari seluruh nusantara. 

Semangat untuk selalu bersatu dan berkarya terus terpatri dalam benak generasi muda saat ini yang hidup dalam kondisi digitalisasi approach, artinya filterisasi internal terkait local wisdom penting juga sebagai akselerasi dari percepatan jaman now yang kerap disebut degan era 4.0. Kekuatan kearifan lokal itulah yang memberi motivasi tersendiri dalam rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 91 yang dilaksanakan di Brang Rea. 

Adalah Dea Mas Unru (Sapugara) yang telah menanamkan jiwa berani dan nasionalisme yang tinggi untuk tidak tunduk terhadap penjajahan kolonial Belanda, Serta rasa cinta terhadap potensi lokal telah memberikan Rule Model pemuda masa kini. 

Rule model Undru zaman now adalah pemuda yang mampu nyatakan komitmen diri untuk tidak terlbat kegiatan-kegiatan negatif baik itu zat aditif maupun lainnya. 

Pernyataan komitmen ribuan pemuda dan pelajar Brang Rea merupakan dedikasi awal dari dalam diri untuk selalu mawas diri dan terlibat aktif dalam kegiatan memerinagi narkoba di KSB pada umumnya. Pada rangkaian acara ini pula dilaunching Program Rumah Kreativitas dan Rumah Lestari Pemuda yang digagas oleh Polsek Brang Rea dan DPD KNPI KSB yang diamanatkan untuk ajang kreatifitas para pemuda agar tidak terpapar zat adiktif dan eks pengguna narkoba.

Selamat hari Sumpah Pemuda, kejar dan berlarilah dalam raih masa depan, karena pemilik masa depan adalah Pemuda KSB dan Pemuda Indonesia. (LNG01)

Wagub Minta Duta Forum Pelajar Indonesia Beri yang Terbaik untuk NTB

Wagub Minta Duta Forum Pelajar Indonesia Beri yang  Terbaik untuk NTB
Mataram - Wakil Gubernur Provinsi NTB, Dr. Hj Sitti Rohmi Djalilah menerima audiensi pelajar yang lolos seleksi Forum Pelajar Indonesia, yang diselenggarakan oleh Indonesia Student and Youth Forum (ISYF) di ruang kerjanya, Senin, (28/10/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Wagub berpesan agar para peserta mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, “Pahami budaya dan masyarakat NTB, dan berikan yang terbaik untuk NTB”, ungkap Wagub.

Baginya, kolaborasi pelajar se-Indonesia ini dapat memberi pengaruh terhadap pelajar-pelajar lainnya, sebab anak-anak muda adalah generasi penerus yang nantinya mau tidak mau akan mengemban tugas memajukan bangsa. 

Sebagai informasi, Forum Pelajar Indonesia adalah forum tahunan yang melibatkan sebanyak 250 pelajar tingkat SMA/SMK/MA dari seluruh Indonesia. Forum ini bertujuan membuka ruang belajar untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman dalam upaya menumbuhkan karakter kepemimpinan dan integritas pelajar Indonesia.

Adapun outcome-nya adalah para pelajar memahami hak dan kewajiban sebagai pelajar sehingga menjadi agen perubahan. Selain itu dapat menjadi duta promosi kebijakan dalam berbagai bentuk kegiatan positif di daerah masing-masisng. Kegiatan dari forum ini akan diselenggarakan pada tanggal 6-10 November 2019 di Jakarta.

Minggu, 27 Oktober 2019

Gubernur Tandatangani SK Pengangkatan 1.164 Guru Non PNS

Gubernur Tandatangani SK Pengangkatan 1.164 Guru Non PNS
Mataram – Penantian para guru honorer SMA/SMK dan SLB di NTB yang sudah mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG) terjawab. Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc telah menandatangani SK pengangkatan 1.164 guru non PNS hasil UKG tahun lalu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, H. Rusman, SH, MH mengungkapkan, gubernur telah menandatangani SK pengangkatan 1.164 guru non PNS tersebut. ‘’ Insya Allah minggu ini dibagi. Sudah ditandatangani Pak Gubernur. Petikan (SK) nya kami buat 1.164 guru UKG,’’ sebut Rusman dikonfirmasi di Kantor Gubernur, Senin, 28 Oktober 2019.

Ia menjelaskan, penggajian untuk guru non PNS ini diberikan sesuai jam mengajar. Dengan adanya SK pengangkatan tersebut, kata Rusman, maka seribuan guru tersebut dapat ikut program sertifikasi guru.

‘’Selama tak punya (SK) ini, sehingga tak bisa ikut. Dengan adanya SK ini, dia dapat sertifikasi. Makanya kita bersyukur dikeluarkan SK ini,’’ ujarnya. Ia menyebutkan, jumlah guru honorer atau Guru Tidak Tetap (GTT) untuk jenjang SMA/SMK dan SLB di NTB sebanyak 7.200 orang.

Baca juga:  29 Pelamar Otomatis Lulus SKD, Kemenpan RB Serahkan Formasi CPNS 2019
Soal pelaksanaan UKG tahap berikutnya, mantan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) NTB ini belum memastikannya. Pihaknya masih menyiapkan penyerahan petikan SK pengangkatan 1.164 guru non PNS yang merupakan hasil UKG tahun sebelumnya.

Terkait dengan jumlah guru SMA/SMK dan SLB negeri, Rusman menyebutkan Pemprov masih kekurangan 2.000 orang lebih. Tahun ini, Pemprov mendapatkan jatah CPNS formasi guru sebanyak 234 formasi.

Ia mengatakan Pemprov sangat membutuhkan guru produktif. Yakni guru yang ditempatkan di SMK seluruh NTB sesuai jurusan yang ada. Disebutkan, pada 2021 mendatang, sekitar separuh guru produktif yang berada di SMK Negeri akan memasuki usia pensiun.

Disebutkan, guru-guru produktif itu untuk jurusan pariwisata, tata boga, nautika dan lainnya masih sangat kurang. Rusman mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan. ‘’Untuk 2021, hampir separuhnya pensiun. Ini menjadi konsentrasi kita,’’ katanya.

Sebenarnya katanya, Pemda berharap kekurangan guru PNS dapat ditanggulangi dengan pembukaan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Dengan harapan guru honorer atau GTT yang jumlahnya mencapai ribuan orang dapat diprioritaskan.

‘’Kami sudah sampaikan ke Sekjen PGRI. Mudah-mudahan itu skenario terbaik untuk penyelesaian GTT,’’ harapnya.

Untuk menanggulangi kekurangan 2.000 lebih guru PNS jenjang SMA/SMK dan SLB. Rusman mengatakan, pihaknya memberdayakan GTT. Artinya, kegiatan belajar mengajar masih berjalan baik meskipun Pemprov kekurangan 2.000 guru.

‘’Tetapi khusus untuk guru produktif sangat kurang. Tapi kita memaksimalkan yang ada. Ada istilah guru keahlian ganda, bukan guru produktif. Tetapi diberikan pelatihan supaya bisa mengajar. Sementara di SMK dibutuhkan guru produktif sesuai jurusannya,” katanya. (nas)

UNRAM dan UIN Mataram Tanda Tangani MoU Kerja Sama Pendidikan dengan Beijing Wuzi University

UNRAM dan UIN Mataram Tanda Tangani MoU Kerja Sama Pendidikan  dengan Beijing Wuzi University
Beijing - Universitas Mataram (Unram) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram bersepakat melakukan kerja sama bidang pendidikan melalui nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/ MoU) dengan Beijing Wuzi University (BWU) di Kampus Ekonomi BWU, Senin (28/10/2019) siang waktu setempat. 

Penandatangan MoU itu dilakukan oleh Rektor Unram Prof. Lalu Husni dan Rektor UIN Mataram Prof. Mutawali Abdul Haqqi dengan Rektor BWU Prof. Wenju Wang, disaksikan oleh Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah dan delegasi dari dua pihak. 

Kerja sama pendidikan yang disepakati mencakup pengiriman mahasiswa dari dua Universitas NTB tersebut di BWU dengan skema beasiswa pendidikan, pertukaran pelajar dan dosen, kolaborasi dalam bidang penelitian dan seminar ilmiah bersama hingga pengembangan atau promosi bersama dalam bidang lainnya seperti seni budaya maupun pariwisata.

“Hari ini menjadi momen yang paling penting, menyenangkan dan membanggakan dalam lawatan kerja kami dari Nusa Tenggara Barat, bahwa dua universitas negeri di NTB, yaitu Unram dan UIN Mataram telah bersepakat menandatangani nota kesepahaman dengan Beijing Wuzi University. Saat ini sudah ada 3 mahasiswi asal NTB yang berkuliah di BWU melalui program beasiswa NTB.
Kedepannya, saya berharap akan ada puluhan hingga ratusan anak-anak muda NTB yang berkuliah S1 hingga S3 manajemen logistik ataupun prodi lainnya di BWU ini dari rintisan kerja sama ini. Bahkan kalau perlu seluruh kampus di NTB ikut dalam program yang sama,” kata Gubernur Zulkieflimansyah dalam penandatanganan MoU di kampus BWU, Distrik Thongzhou, Beijing.

Rektor Unram Prof. Lalu Husni menyatakan sangat senang bisa melakukan kerja sama dalam berbagai bidang pendidikan dengan BWU. Menurutnya, program studi yang paling banyak mahasiswa di Unram adalah Ekonomi dan Bisnis, di samping Teknologi Informatika dan Ilmu Komunikasi.

“Saya sangat bahagia dengan penandatangan nota kesepahaman hari ini. Tadi sudah sempat melihat-lihat beberapa ruang kelas, simulasi dan laboratorium riset dan pengembangan fakultas bisnis dan manajemen logistik, yang menjadi andalan dari BWU. Sangat lengkap canggih dan berorientasi pada teknologi digital masa depan. Saya terus berharap kerja sama beasiswa pendidikan dengan BWU ke depannya, termasuk pertukaran mahasiswa dan dosen maupun riset dan publikasi, bisa dikembangkan lebih luas ke depannya,” ujar Prof. Lalu Husni.

Sedangkan Rektor UIN Mataram Prof. Mutawali Abdul Haqqi menyebutkan sangat senang, karena ini adalah kerja sama kedua antara UIN Mataram dengan universita di Tiongkok. Sebelumnya, UIN Mataram juga bekerja sama dengan Wuyi University of Guangzhou pada 2016.

“UIN Mataram memang sebuah perguruan tinggi agama namun terbuka untuk semua kalangan. Program studi yang berorientasi pada pengembangan bisnis yang sesuai dengan prodi di BWU adalah Ekonomi dan Bisnis Syariah. Salah satunya turunan dari Ekonomi dan Bisnis itu adalah pengembangan pariwisata dengan kebutuhan aplikasi layanan jasa dan produk pariwisata, yang saya pikir relevan dengan prodi sistem dan teknologi logistik maupun manajemen rantai pasok dari BWU,” ucap Prof. Mutawali.

Bagi Rektor BWU Prof. Wenju Wang, penandatanganan MoU dengan Unram dan UIN Mataram akan menambah kredibilitas maupun akreditasi BWU melalui peningkatan jumlah kerja sama dengan kampus dan keberadaan mahasiswa asing di BWU. Menurut Wenju, platform kebijakan One Belt One Road Initiative Pemerintah RRT yang mencakup Indonesia sebagai mitra, menjadi dasar yang memudahkan kerja sama dengan pihak-pihak dari Indonesia.

“Orientasi pendidikan kami saat ini dan ke depannya adalah yang termasuk dalam One Belt One Road Initiative (OBORI) RRT. Indonesia adalah negara sahabat yang termasuk dalam OBORI, sehingga kami sangat senang hati berkolaborasi dalam sektor pendidikan sebagaimana yang kita 

Tertarik dengan Program NTB Satu Data, “Publish What You Pay” Audiensi dengan Wagub

Tertarik dengan Program NTB Satu Data, “Publish What You Pay” Audiensi dengan Wagub
Mataram - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menerima audiensi Yayasan Transparansi Sumberdaya Ekstraktif-Publish What You Pay ( PWYP) Indonesia di ruangannya, Senin (28/10/2019). Kedatangan Yayasan tersebut berkaitan dengan program NTB Satu Data yang sedang digagas oleh Pemprov NTB.

"Di Pemprov ini, kita mendapatkan informasi langsung dari masyarakat, melalui beberapa program diantaranya Jumpa Bang Zul dan Umi Rohmi, aplikasi NTB Care, medsos-medsos yang kita miliki, semua OPD pun kami wajibkan punya medsos," terang Wakil Gubernur.

Melalui program tersebut,  Pemprov NTB dapat langsung mengelola saran, kritikan maupun informasi dan dapat diolah tanpa memakan waktu lama. "Data adalah sesuatu yang penting di era ini, data itu adalah harta untuk merencanakan NTB kedepan, satu data adalah acuan semua perangkat untuk bersinergi dengan baik," tutur Wagub.

Umi Rohmi, sapaan akrabnya mengatakan, salah satu program yang dapat dijadikan sebagai sumber data adalah program Revitalisasi Posyandu. "Posyandu adalah jalur untuk pendataan, karena kegiatan posyandu dilaksanakan setiap bulan pada tingkat dusun dan dibarengi dengan pendataan oleh para kader," kata Ummi Rohmi.

Selain Revitalisasi Posyandu, Umi Rohmi juga menyampaikan informasi terkait pariwisata dan program zero waste yang sedang dijalankan. Pencanangan program satu data yang digagas oleh Provinsi NTB mendapat apresiasi oleh Yayasan Transparansi Sumberdaya Ekstraktif-Publish What You Pay Indonesia. 

Direktur Publish What You Pay Indonesia, Maryati Abdullah mengungkapkan ketertarikannya pada program NTB yang satu ini. Ia berencana mengundang Wakil Gubernur NTB  untuk hadir dalam acara Implementasi Satu Data  dan Tata Kelola Sektor ESDM yang juga dihadiri oleh perwakilan Kemenko Perekonomian, Edy Widarto.
Publish What You Pay Indonesia merupakan koalisi masyarakat sipil untuk transparansi dan akuntabilitas tata kelola sumber daya ekstraktif migas, pertambangan dan sumber daya alam yang terafiliasi dalam kampanye Publish What You Pay di tingkat global.

Kamis, 24 Oktober 2019

Alibaba Business School Siap Terima Mahasiswa NTB

Alibaba Business School Siap Terima Mahasiswa NTB
Hangzhou, Zhejiang, RRT – Kesuksesan raksasa e-Commerce dari Tiongkok, Alibaba milik Jack Ma, menjadi salah satu alasan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah berkunjung ke Hangzhou Normal University untuk menjajaki kerjasama bidang pendidikan khususnya beasiswa mahasiswa NTB. Hangzhou Normal University (HNU) adalah almamater Jack Ma dan berkolaborasi dengan lini edukasinya, yakni Alibaba Business School.

Di kampus HNU ini, rombongan Gubernur NTB bertemu dengan Prof. Zhang Zhijun, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Wu Xiaowei, Wakil Rektor Program Internasional, yang juga adalah dosen pembimbing Jack Ma selama kuliah dan Ma Liying, Direktur Program Internasional Alibaba Business School.

“Selamat datang di kampus kami, universitas yang sudah berusia lebih dari 100 tahun. Memang kami berawal dari jurusan kesehatan, keperawatan dan farmasi. Namun kami terus berkembang, membuka banyak jurusan baru yang relevan dengan perkembangan zaman. Mulai dari sains dan seni, musik, teknik, teknologi informatika, hukum hingga ekonomi bisnis,” ucap Zhang Zhijun menyambut delegasi NTB di Kampus Bahasa HNU, Hangzhou Jumat sore, 25 Oktober 2019 waktu setempat.

HNU, lanjut Zhan, hingga saat ini memiliki lebih dari 20 ribu mahasiswa, di mana lebih dari tiga ribu di antaranya adalah mahasiswa S2 dan S3. Seribu dosen di HNU, terdiri lebih dari 100 orang di antaranya doktor dan 283 lainnya master.

Sementara untuk program internasional, HNU sudah memiliki 125 mahasiswa asing yang kuliah dengan bahasa pengantar Mandarin dan Inggris. Sementara kolaborasi HNU dengan lini edukasi Alibaba dalam disiplin ekonomi digital, membuat kampus itu menjadi kian populer beriringan dengan semakin pesatnya bisnis perdagangan digital (e-Commerce).

Hal itu membuat Gubernur Zulkieflimansyah antusias mengirim anak-anak muda terbaik NTB untuk mengenyam pendidikan di HNU.

“Kami ingin anak-anak muda NTB juga menjadi bagian dari pemain pasar ekonomi digital ke depannya. Menjadi enterpreneur-enterpreneur muda yang visioner dengan perusahaan-perusahaan UMKM, rintisan (startup), digital maupun konvensional berbasis teknologi digital,” kata Gubernur.

Gubernur yang akrab disapa Bang Zul ini menyebutkan, program beasiswa 1000 mahasiswa NTB ke luar negeri salah satunya untuk menciptakan para milenials dari Lombok dan Sumbawa yang bisa mandiri bahkan menciptakan lapangan kerja di bidang e-commerce, pariwisata, e-payment maupun sektor pertanian dan peternakan modern.

Oleh karenanya Dia mengajak dua Rektor kampus negeri di NTB untuk merintis kerjasama pendidikan dengan HNU dan Alibaba Business School.

Rektor Universitas Mataram (Unram) Prof. Lalu Husni, menyatakan sangat tertarik untuk bekerjasama dalam bidang pengiriman mahasiswa dan dosen maupun pertukaran belajar mengajar sesuai jurusan di kampus.

“Jurusan manajemen bisnis, teknik informatika dan farmasi bisa menjadi pilot project awal kerja sama ini. Apalagi setelah kami ikut tur keliling kampus melihat berbagai fasilitas penunjang kuliah yang begitu lengkap dan bagus. Mulai dari wisma mahasiswa, laboratorium riset hingga aplikasi terapan. Saya optimis ini awal kolaborasi yang baik,” cetus Prof. Husni.

Baca juga:  Gubernur : Belajar ke Luar Negeri Membangun Cara Pandang yang Luas
Sedangkan Rektor UIN Mataram, Prof. Mutawali menyebutkan e-Commerce memang menjadi sebuah realitas masif penguasaan teknologi digital atas perekonomian dunia saat ini. Jurusan Ekonomi Bisnis Syariah di UIN disebutnya bisa berkolaborasi dengan inti kurikulum ekonomi bisnis di HNU maupun Alibaba School Business.

“Tak bisa dipungkiri e-Commerce jadi kekuatan bisnis baru di ekonomi dunia, salah satunya belanja online. Dengan platform yang sesuai Syariah Islam misalnya transaksi non-riba atau tanpa kartu kredit dan pembayarannya menggunakan bank syariah. Banyak yang bisa dilakukan atau dimodifikasi yang baik, sepanjang tidak melanggar aturan-aturan Islam,” jawab Prof. Mutawali.

Pada kesempatan itu, Bang Zul yang juga didampingi Kepala Divisi Kerja Sama Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) NTB Immanuela Andi Lolo, langsung mengajak pihak Program Internasional HNU dan Alibaba Business School berkunjung ke NTB sehingga kerja sama segera bisa terealisasikan.

“Tradisi di institusi Tiongkok, biasanya mereka baru mau melakukan kesepakatan kerjasama atau nota kesepahaman jika sudah saling mengunjungi. Jadi kita menunggu mereka melakukan kunjungan balasan ke NTB, sembari kita siapkan segala prasyarat yang dibutuhkan supaya segera konkret kerja sama beasiswa pendidikan ini,” tukas Immanuela.

Bang Zul berharap dari kunjungan kerja itu, NTB mendapatkan kuota puluhan hingga ratusan mahasiswa.

Wagub NTB Buka Musda 2019 Gerakan Pramuka Kwarda NTB

Wagub NTB Buka Musda 2019 Gerakan Pramuka Kwarda NTB 
Lombok Barat - Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Daerah (Musda) 2019 Gerakan Pramuka Kwartir Daerah NTB, yang terselenggara di Hotel Jayakarta, Jumat (25/10/2019) sore.

Dalam Musda yang bertajuk "Kiprah Kwarda Gerakan Pramuka Menyukseskan NTB Gemilang" ini, Wagub menyampaikan bahwa Pramuka sangat strategis, dalam pembentukan karakter bangsa dan Pramuka sangat konsisten dalam hal itu. 

"Saya sangat ingin NTB ini juga menjadikan Pramuka, sebagai salah satu kegiata ekstra, yang betul-betul memiliki fungsi strategis, salah satunya pembentukan karakter. Pramuka menjadi tempat yg sangat baik untuk membimbing serta membina mental supaya bisa survive," lanjut Wagub. 

Lebih jauh Wagub menyampaikan rasa terimakasih Pemerintah Provinsi NTB, atas kontribusi  Kwarda NTB selama ini.  "Saya atas nama Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengucapkan terimakasih atas kontribusi Kwarda NTB," tutur Wagub.

Wagub juga menyampaikan agar Pramuka dapat  mendukung program-program unggulan Pemprov, utamanya yang bersinggungan langsung dengan Pramuka. 

"Ke depan kita harus menyediakan mitigasi bencana yang baik, mengingat daerah kita memiliki risiko bencana yang cukup tinggi. Tapi hal itu bukanlah menjadi masalah, akan tetapi hal yang utama adalah bagaimana kita mempersiapakan diri, untuk bisa menghadapi potensi itu dengan tenang serta, tahu apa yang harus dilakukan," terang Wagub. 

Wagub juga berpesan bahwa ke depan, di NTB tidak boleh ada lagi  bangunan dengan struktur dan atap yang tidak baik.  Lebih jauh, Wagub tidak henti-hentinya mengingatkan bahwa terwujudnya program zero waste tidak kalah penting.  Edukasi pemilahan sampah dari rumah amatlah perlu dalam terwujudnya NTB zero waste. 

Maka dari itu, kontribusi Pramuka menjadi penting dalam mewujudkan hal tersebut. Dan Pramuka dapat menjadi yang terdepan, dalam mengkampanyekan dan mengedukasi masyarakat, dan bersama-sama menuju NTB Gemilang. 

"Semoga membawa berkah, dan mendapatkan ketua yang mau belajar dan memiliki passion di Pramuka sehingga menjalankan tugas dan kewajibannya dengan cinta dan kasih, dan semoga Kwarda NTB, terus menurus dapat memberikan yang terbaik bagi NTB," harap Wagub sebelum menutup sambutannya.

Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka NTB, Dr. H. Rosiyadi H. Sayuti, menyampaikan ke depan agar Kwarda NTB dapat terlibat dalam kegiatan-kegiatan Nasional dan Internasional. 

"Kalau mungkin juga pada 2021 pada saat MotoGP ada di KEK Mandalika, Pramuka juga turut ambil bagian, mengambil salah satu bagian program perkemahan internasional seperti, menjadi tuan rumah perkemahan Pramuka se Asia-Pasifik," tutup Ketua Kwarda NTB atau akrap disapa Kak Ros. 

Pada kegiatan tersebut Wagub menyerahkan piagam penghargaan kepada 10 Kwartir Cabang se-NTB. Yakni, Kwarcab Bima, Kwarcab Kota Bima, Kwarcab Dompu, Kwarcab Sumbawa, Kwarcab Sumbawa Barat, Kwarcab Lotim, Kwarcab Loteng, Kwarcab Lobar, Kwarcab KLU dan Kwarcab Mataram. (*)

Selasa, 15 Oktober 2019

Ini Pesan Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saat Soft Lounching Gedung Baru UIN Mataram Dirawat

Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin berpesan kepada civitas akademika Universitas Islam Negeri - UIN Mataram agar merawat gedung baru UIN Mataram.

Mataram - Pesan ini disampaikan Menteri Agama RI Lukman Hakim saat acara soft launching pembangunan 9 gedung baru beserta infrastruktur pendukung UIN Mataram,(15/10).

Menurut Menteri Lukman Hakim, soft launching 9 gedung baru menjadi tanda berakhirnya sebuah pembangunan fisik dan juga menjadi awal dari pembangunan sebuah peradaban Islam di UIN Mataram.

Dikatakan berakhir pembangunan fisik karena sejak dimulai setahun lalu, kini pembangunan 9 gedung baru beserta infrastruktur UIN Mataram sekarang sudah hampir selesai.

Menjadi awal peradaban, karena UIN Mataram bakal menjadi sarana prasarana untuk menimba ilmu agama Islam.

"Makna dari soft launching itu kita sudah mengakhiri proses pembangunan fisik. Selain itu juga sekaligus menjadi awal memberikan makna bangunan baru dengan cara merawat agar manfaatnya bisa dirasakan," pesan Menag RI Lukman Hakim.

Dalam kesempatan ini Menag Lukman Hakim memberikan usul agar 9 gedung baru UIN Mataram diberi nama para pahlawan. Menurut Menag, diberinya nama para pahlawan diharapkan civitas akademika UIN Mataram bisa menteladani para kusuma bangsa.

"Beri nama tokoh nasional sehingga termotivasi untuk meneladani, ini bukan perintah tapi usulan," ujar Menteri Agama RI Lukman Hakim.

Untuk diketahui pada Selasa 15 Oktober 2019 berlangsung soft launching pembangunan 9 gedung baru beserta infrastruktur UIN Mataram di Aditorium. 

9 gedung baru ini adalah gedung Polyclinic, General Library & ICT Center, Integrated Class Room tiga gedung, Integrated Laboratory, Training Centre, Multi Purpose Building dan Research Centre.

Hadir dalam soft launching diantaranya Menteri Agama RI Lukman Hakim, Gubernur NTB Zulkieflimansyah, dan Prof. Dr. H. Mutawwali M.Ag.


(LNG01)

Bersama Menteri Agama, Gubernur NTB Resmikan Sembilan Gedung Baru UIN Mataram

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah berharap Universitas Islam Negeri (UIN) memiliki peran besar di tengah arus informasi dan teknologi yang berkembang pesat saat ini. Terutama, dapat menjadi penyejuk jiwa yang dapat membimbing seluruh masyarakat ke arah hidup yang lebih baik dan bermanfaat. 

Mataram - Seruan itu disampaikan Gubernur saat Soft Launching Proyek Pembangunan sembilan Gedung Baru dan Infrastruktur Pendukung UIN Mataram, Selasa (15/10/2019). Sembilan gedung UIN yang diresmikan Menteri Agama bersama Gubernur NTB, Rektor UIN, Prof. Dr. Mutawalli antara lain, Gedung Klinik, Auditorium, Laboratorium, ruang kelas, Perpustakaan, IC City Center, Training Center, Lesson center.

Di hadapan Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin dan seluruh civitas academica UIN Mataram, Orang nomor satu di NTB itu mengatakan, banyak lulusan perguruan tinggi yang lebih memilih untuk aktif di media sosial. Maka katanya, kalau tidak hati-hati dalam menyebarkan informasi, masyarakat bisa tersesat. 

"Beberapa hari yang lalu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) melaksanakan Rekernas di Mandalika Nusa Tenggara Barat. Dimana Ada harapan yang begitu membuncah dari masyarakat, bahwa institusi keagamaan, termasuk UIN ini bisa menjadi mercusuar, yang akan membimbing manusia di abad modern yang gelisah ini," jelasnya. 

Mahasiswa UIN di masa yang akan datang, dengan kemajuan artificial intelligent, harus bisa menjawab tantangan. Sebab di era semacam ini, orang sudah tidak bisa membedakan mana yang asli dan mana yang tidak. 

"Kemajuan artifical intelligent dan kemajuan teknologi, memerlukan petunjuk agar tidak salah arah," tegas Gubernur yang pernah menimba ilmu di berbagai negara di dunia ini.

Dengan kehadiran Gedung baru UIN kata Gubernur, UIN mampu menghadirkan interaksi yang menyejukkan bagi masyarakat.

Sementara itu, Menteri Agama berharap bahwa di akhir tahun ini pembangunan gedung UIN Mataram bisa diselesaikan 100%. Sehingga seluruh gedung yang dibangun di kampus baru tersebut bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh civitas academica UIN Mataram. 

Ia berpesan kepada seluruh civitas academica UIN Mataram bahwa gedung baru itu dapat dimanfaatkan dengan baik. Sebab, meski benda mati, namun bermanfaat atau tidaknya tergantung sungguh pada seluruh civitas akademika UIN. Ia mengajak seluruh pihak untuk memaknai gedung baru tersebut dengan merawatnya.

"Launching atau peluncuran gedung ini adalah awal kita untuk memberikan makna kepada gedung baru ini, dengan cara memanfaatkan gedung baru ini sehingga kita bisa merasakan manfaat baik civitas academica maupun masyarakat sekitar. Oleh karena itu saya titipkan, berikan nyawa/ruh kepada gedung ini dengan cara merawat gedung ini sebaik-baiknya dengan menjunjung tinggi kebersamaan," pesannya.

Lukman juga menambahkan bahwa seluruh bangunan dan sarana prasarana yang dimiliki oleh kampus ini adalah milik bersama. Maka bangunan beserta sarananya harus dijaga sebaik-baiknya.

Ia juga menyinggung cara mahasiswa menyampaikan aspirasi yang cenderung terpancing emosi bahkan merusak fasilitas umum dan kampus. Ia berharap kepada mahasiswa agar dalam menyampaikan aspirasi haruslah dengan cara yang intelektual dan tidak berperilaku anarkis yang dapat merusak fasilitas kampus. (*)

Rabu, 09 Oktober 2019

Facebook Hadir di Kota Mataram dalam Kampanye Facebook Laju Digital

Kampanye Facebook Laju Digital Hadir di Kota Mataram Sebagai Kota Penutup untuk Wilayah Indonesia Timur

Mataram - Mataram menjadi kota tujuan terakhir dalam rangkaian kampanye nasional Facebook Laju Digital untuk wilayah Indonesia Timur. Sejak September 2018 melalui kampanye Facebook Laju Digital, telah memberikan keterampilan digital dan pelatihan bagi pelaku usaha kecil dan menengah, komunitas, instansi pemerintah dan pelajar di 9 kota di Wilayah Indonesia Timur, termasuk Mataram, dan 7 Kota di wilayah Indonesia Barat. Kali ini Kampanye Facebook Laju Digital di adakan di Hotel Grand Palace, pada Kamis (10/10).

Facebook sudah menjadi platform trend sosial media di dunia sejak 15 tahun terakhir ini, dengan pengguna lebih dari 2 milyar di seluruh dunia. 

Ruben Hattari selaku Kebijakan Publik untuk Facebook di Indonesia mengatakan, 

"Kami sangat bangga dapat menghadirkan kampanye Facebook Laju Digital di Mataram, yang menjadi kota terakhir di Wilayah Indonesia Timur. Kami di Facebook berkomitmen untuk membantu pemerintah, pelaku usaha kecil dan menengah, komunitas, serta generasi muda di seluruh Indonesia." 


"Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan pengguna facebook indonesia bisa menggunakan facebook secara optimal . Jadi mereka ini kalau menggunakan facebook bukan hanya sekedar kita terhubung sama teman atau kerabat kerja kita atau keluarga. Tapi juga bisa bagaimana meningkatan sosial experience." Tambah Ruben. 

Kampanye Facebook Laju Digital akan memperluas dan meningkatkan Keterampilan digital bagi pencari kerja, pelaku usaha kecil dan menengah, instansi pemerintah, komunitas, dan pelajar tingkat SMA/SMK.

"Pelatihan yang kami berikan membahas banyak hal dari praktik terbaik dalam pemasaran digital, keselamatan online, hingga membangun komunitas di era digital, dan masih banyak lagi. Kami dapat membantu anda yang ingin sukses di era digital tanpa memandang kemampuan digital anda. Apakah anda seorang pengguna baru maupun yang sudah mahir menggunakam facebook, Instagram, ataupun WhatsApp" jelas Ruben. 

Kampanye Facebook Laju Digital merupakan hasil kerjasama Facebook dengan kantor Staf Presiden RI, Kementrian Komunikasi dan Informatika, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Relawan TIK, Siberkreasi, Center for Digital Society (CfDS) Universitas Gadjah Mada. Facebook juga bekerjasama dengan YCAB Foundation untuk menghadirkan pelatihan bagi pelajar tingkat SMA/SMK di empat kota di wilayah Indonesia Timur sepanjang tahun 2019. (LNG04) 

Facebook Laju Digital, Memanfaatkan Medsos untuk Pengembangan Usaha dan Interaksi Sosial

Facebook Indonesia melaksanakan literasi digital melalui event Facebook Laju Digital. Event ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital kepada pemerintahan di NTB, pelaku UMKM, hingga beberapa komunitas yang menggunakan Facebook sebagai salah satu media untuk menyebarkan informasi.

Mataram - Event ini dikampanyekan oleh Facebook di 17 Provinsi di Indonesia. Provinsi NTB memiliki kesempatan menjadi provinsi ke 16 yang dikunjungi oleh Tim Facebook Indonesia. Kampanye Laju Digital diisi dengan seminar dan pelatihan terkait media sosial yang dilaksanakan di Hotel Golden Palace, Mataram, Kamis (10/10/2019).

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTB, Najamuddin Amy, S.Sos., MM dalam kesempatan itu menjelaskan Facebook merupakan salah satu media sosial yang memiliki dampak luar biasa bagi pemerintah. Ia mengatakan tidak banyak pemimpin di Indonesia atau kepala daerah yang aktif menggunakan media sosial agar lebih dekat dengan masyarakat, padahal media sosial bisa menjadi media untuk mendengar langsung aspirasi masyarakatnya.

Gubernur NTB Dr. H Zulkieflimansyah menjadi salah satu kepala daerah yang menggunakan media sosial sebagai sarana berinteraksi dengan masyarakat NTB. "Kami telah membuktikan dari media sosial Gubernur NTB, sampai saat ini kita mendapatkan banyak masukan dan kritik yang di dalamnya memberikan arah dan saran. Kita mendengar dan melihat aspirasi masyarakat dari dekat," ungkap Karo Humas yang kerap disapa Bang Najam tersebut.

Pada kesempatan ini pula, Bang Najam menjelaskan terkait enam misi dari NTB Gemilang, salah satunya yaitu NTB Aman dan Berkah. NTB Aman dan Berkah sangat dibutuhkan bagi masyarakat NTB khususnya dalam bermedia sosial. 

"Jika kita ingin aman, maka amankan mulai dari jari-jari kita, pikiran kita, dan niat kita. Sehingga kita menjadi orang yang menyebarkan hal-hal yang positif bagi lingkungan dan semesta," tutup Bang Najam.

Di kesempatan yang sama, Kepala Kebijakan Publik Facebook di Indonesia, Ruben Hattari menjelaskan Facebook memberikan pelatihan kepada pemerintah, komunitas, LSM dan organisasi tentang bagaimana menggunakan sosial media untuk menyampaikan pesan-pesan positif.

"Sejak tahun 2016, Facebook telah melakukan literasi digital kepada lebih dari 30.000 siswa, orang tua dan guru untuk melatih kemampuan berpikir secara kritis dalam menggunakan media sosial" katanya.

Ruben juga mengatakan, suksesnya kegiatan ini merupakan buah dari dukungan berbagai pihak dan berharap agar kegiatan ini dapat meningkatkan daya saing masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat NTB untuk sukses meraih era digital. (LNG04) 

Selasa, 08 Oktober 2019

Pelajar dan Guru NTB Punya Kesempatan Belajar di Australia

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah didampingi Penjabat Sekretaris Daerah, Dr. H. Iswandi menggelar pertemuan dengan Menteri Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kerja Northern Territory (NT), Hon Selena Uibo MLA. Pertemuan tersebut berlangsung Senin (06/10/2019) malam, di Hotel Santika, Kota Mataram.

Selain Menteri pendidikan dan Pelatihan Tenaga kerja, hadir juga Cathy White dari Business and Workforce NT dan Rachael Shanahan dari Study NT serta perwakilan dari Charles Darwin University Group Training Northern Territory, Alana Kaye College dan International College of Advance Education.

Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul mengatakan para pelajar, guru, ustadz dan ustadzah, baik di sekolah umum maupun di pondok pesantren, memiliki kesempatan untuk belajar di NT Australia.

"Anda bisa bayangkan, jika kita bisa mengirim 300 atau 500 pelajar dari tingkat SMA, perguruan tinggi, guru ke North Teritory, untuk mengikuti program singkat, dua atau tiga minggu, akan memiliki dampak besar bagi masyarakat NTB untuk melihat dunia di masa yang akan datang," jelasnya dalam Bahasa Inggris.

Bang Zul menjelaskan saat ini masyarakat hidup di tengah era ekonomi yang cukup terbuka. Salah satu tandanya adalah persaingan di bidang industri teknologi. Persaingan industri ini lanjutnya, adalah kemampuan sebuah negara untuk menghasilkan barang dan layanan sesuai dengan standar pasar internasional. 

"Untuk menghasilkan barang dan layanan sesuai dengan standar internasional, kita memerlukan inovasi, kita memerlukan teknologi. Karena, untuk bisa bersaing, kita harus memiliki produk, cara baru untuk melakukan sesuatu dan itu memerlukan teknologi," ungkap orang nomor satu di NTB tersebut.

Ia menegaskan, pengiriman para pelajar dan mahasiswa ke luar negeri, tidak hanya untuk meraih gelar, atau hanya sekedar untuk meningkatkan kemampuan dan sumber daya manusia. Namun yang lebih penting katanya adalah mengubah cara pandang terhadap dunia.

Karena itu, Bang Zul berharap agar program kerjasama dengan NT terkait Short Course dapat segera didetailkan. Sebab, tidak hanya memberikan manfaat bagi NTB, namun juga bagi Australia.

"Malam ini adalah malam bersejarah, jika kita bisa mempercepat proses pengiriman para pelajar ke NT," katanya.

Sementara itu, Hon Selena Uibo MLA menjelaskan Indonesia dan NT sejak lama telah menjalin kerjasama di bidang perdagangan. Namun, saat ini tidak hanya pedagangan. Indonesia dan NT lanjutnya telah menjalin kerjasama di bidang pendidikan, pelatihan, industri dan teknologi. 

"Kerjasama pendidikan, termasuk para pelajar yang belajar di NT dan program pendidikan di NT menyediakan program pendidikan berkualitas bagi masyarakat NTB atau bahkan Indonesia," katanya.  

Saat ini juga katanya, masih banyak anak anak Indonesia yang belajar dan menjalankan program training di NT. Ia berharap dengan pendidikan yang berkualitas di NT, akan banyak anak NTB yang belajar di sana. 

Pada pertemuan itu juga, diserahkan sertifikat bagi PNS NTB yang telah menjalani program short course di NT. (LNG04)

Sabtu, 05 Oktober 2019

Gubernur : Lulus Kuliah Harus Berani Ukir Masa Depan Sendiri

Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc memberi motivasi kepada wisudawan/wisudawati agar tetap berani mengukir masa depannya setelah selesai melaksanakan studinya.  Hal itu disampaikan Gubernur saat menghadiri acara wisuda mahasiswa Universitas Cordova di Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, Minggu (6/10/2019).

Gubernur dalam kesempatan tersebut  mengutip sebuah cerita motivasi, tentang keberanian seorang yang mengukir cerita hidupnya walaupun dikelilingi oleh berbagai masalah yang berbahaya.

"Para wisudawan dan wisudawati Universitas Cordova harus memiliki keberanian, dan Alhamdulillah keberanian tersebut sudah terlihat dari kehadiran para wisudawan dan wisudawati saat ini," kata Gubernur.

Ia mengungkapkan bahwa perjuangan panjang para wisudawan dan wisudawati, akhirnya berbuah manis pada hari ini. Satu kutipan sederhana yang sering dikatakan orang yaitu perjalanan panjang, memang selalu harus dimulai, dengan langkah pertama.

”Alhamdulillah dengan langkah pertama dan keberanian yang luar biasa, akhirnya semua dapat diwisuda pada hari ini. Kita harus memiliki keberanian menulis cerita dan kesimpulan hidup kita sendiri, karena jika tidak, kesimpulan hidup kita akan ditulis oleh orang lain," terangnya.

Gubernur Bang Zul menuturkan, ia yakin Universitas Cordova dapat menjadi universitas yang luar biasa dan dapat bersaing dengan universitas-universitas lainnya.

“Adik-adik harus meyakini betul dunia kita sudah dunia berbeda, tidak lagi melihat kampus di mana, tapi pada kemampuan adik-adik untuk menciptakan peluang dan menulis cerita hidupnya sendiri," tutup Bang Zul.

Rektor Universitas Cordova, Dr. KH. Zulkifli Muhadli, MM., mengungkapkan rasa terimakasihnya atas kedatangan Gubernur NTB pada acara wisuda tahun 2019 ini.

"Terimakasih kami ucapkan atas kedatangannya pak Gubernur. Ini adalah bukti perhatiannya terhadap pendidikan di NTB ini," terangnya.

Turut hadir dalam acara ini, Bupati Kabupaten Sumbawa Barat, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat dan Kasub Bag. TU dan BMN LLDIKTI Wilayah VIII Dra. Putu Anggraeni Sri Adnyani.

Jumat, 27 September 2019

Gubernur Ajak Alumni UTS Ikut Kembangkan SDM di NTB

Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc menghadiri acara Sidang Terbuka Senat dan Wisuda Program Sarjana (S-1) Universitas  Teknologi Sumbawa (UTS) tahun 2019 di Sumbawa, Sabtu (28/9/2019).

Sumbawa - Dalam kesempatan itu Gubernur menyampaikan bahwa mahasiswa yang telah lulus diharapkan ikut berkontribusi dalam pembangunan di Provinsi NTB ini, utamanya dalam bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM).

"Human Development Index di Nusa Tenggara Barat ini masuk dalam kategori rendah. Hal itu bukan karena standar hidup masyarakat yang rendah, namun karena mayoritas anak-anak kita lulusan SMA kuliah di luar daerah seperti Jakarta, Jogja, Malang, Surabaya dan lainnya ," terang Gubernur.

Oleh karena itu, salah satu upaya yang bisa dilakukan yaitu dengan cara mengubah taraf pembangunannya dengan membuat lembaga pendidikan tinggi di Indonesia timur, utamanya di NTB ini.

Tentunya lembaga pendidikan ini harus aktraktif dan inovatif agar seluruh masyarakat Indonesia tertarik untuk menempuh pendidikan tinggi di NTB.

Gubernur yang akrab disapa Bang Zul ini menuturkan bahwa sebagai kampus baru, UTS harus memiliki ciri khas tersendiri. "Lembaga baru, kampus baru, tidak boleh menjadi kampus yang biasa, harus menjadi kampus yang istimewa, itulah sebabnya ada jurusan bioteknologi dan lain sebagainya," ungkap Bang Zul.

Sementara Rektor UTS, Dr. Andi Tirta., M.Sc mengucapkan terima kasih atas kedatangan Gubernur NTB, yang juga sebagai inisiator pembangunan UTS dalam acara wisuda ini. Ia mengatakan, UTS adalah salah satu Universitas di Indonesia yang berkembang sangat pesat.

"Terimakasih kepada bapak Gubernur sekaligus pendiri yang telah berkesempatan hadir di UTS ini. Perlu kami laporkan bahwa, pada hari ini UTS mewisuda 324 wisudawan dari berbagai jurusan. Hari ini para alumni UTS telah tersebar di berbagai belahan dunia dengan bekerja di sektor pertambangan, pertanian, perbankan, wirausahawan dan lainnya" terang Andi.

Ia menambahkan, selain berkiprah di dunia kerja, alumni UTS juga banyak tersebar di berbagai universitas di Asia dan Eropa, baik itu di Malaysia, Taiwan, Polandia dan sebagainya.

"Dengan melihat lulusan-lulusan UTS yang sukses di dunia kerja, bukan tidak mungkin para wisudawan yang hari ini duduk di tempat ini, sudah banyak perusahaan yang menunggu di dalam maupun di luar negeri," tuturnya. (LNG04) 

Kamis, 26 September 2019

Gubernur NTB Persilahkan Demonstrasi Dengan Tetap Menjaga Kemanan Dan Ketertiban Daerah

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyampaikan sejumlah seruan menanggapi gelombang demonstrasi yang juga melanda sejumlah daerah di NTB, Kamis (26/09/2019). Melalui seruannya, Gubernur mempersilakan mahasiswa dan berbagai elemen untuk menggelar demonstrasi penyampaian aspirasi dengan tetap menjaga ketertiban dan keamanan daerah. 

Menghadapi gelombang unjuk rasa ini, Gubernur mengaku telah berkomunikasi dan menghimpun masukan dari berbagai pihak. Mulai dari pimpinan DPRD NTB, Kapolda NTB, Danrem 162/WB, para unsur pimpinan daerah, tokoh pemuda, mahasiswa, dan elemen masyarakat lainnya.

Dari komunikasi yang dilakukan, Gubernur mendapatkan gambaran bahwa secara umum, aksi demonstrasi yang terjadi di NTB, berlangsung dalam suasana yang relatif terkendali. Kondisi daerah NTB, menurutnya juga masih sangat terjaga. “Meskipun ada demo di sejumlah tempat, tapi kehidupan sosial-ekonomi kita masih tetap berlangsung, tidak ada gangguan yang berarti,” ujar Gubernur yang akrab disapa Bang Zul ini.

Sebagai perpanjangan tangan pemerintah di daerah, Gubernur juga telah menghimpun poin-poin aspirasi yang disampaikan oleh mahasiswa ke DPRD NTB. Menurutnya, aspirasi mahasiswa dan elemen masyarakat di NTB ini telah diteruskan ke pemerintah untuk dijadikan pertimbangan dalam menyikapi keadaan nasional.

Sebagai sosok yang pernah memimpin Senat Mahasiswa Universitas Indonesia, Bang Zul mengapresiasi apa yang disampaikan mahasiswa sebagai inisiator demonstrasi ini. Ia menegaskan, gerakan mahasiswa merupakan gerakan intelektual yang memiliki integritas dan idealisme yang teruji.

“Karena itu, kita berharap ciri khas ini tecermin dalam aksi di lapangan. Silakan menyampaikan aspirasi, tapi jauhi cara-cara penyampaian aspirasi yang menghinakan orang lain, merusak fasilitas umum, atau sampai menciderai orang lain,” tegasnya.

Kepada masyarakat NTB secara umum, Gubernur juga menyerukan agar tidak melakukan perbuatan yang bisa menciderai kerukunan dan kondusivitas daerah. Khususnya, dalam menyikapi merebaknya berbagai jenis informasi seputar aksi dan demonstrasi dalam beberapa hari belakangan.

“Kepada semua warga, ayo kita bijak dalam mencerna informasi. Apapun informasi yang kita terima, jangan ditelan mentah-mentah. Jangan buru-buru disebarkan. Cek dulu kebenarannya. Jangan sampai kita ikut-ikutan menyebarluaskan informasi yang justru mengakibatkan kebahagiaan dan kenyamanan hidup bersama jadi rusak,” ujarnya.

Bang Zul menegaskan, saat ini NTB sedang bangkit untuk menyongsong banyak pekerjaan besar. Menurutnya, situasi ini membutuhkan energi dan dukungan dari berbagai pihak. “Kalau ada energi yang lebih, mari kita pakai untuk berkontribusi pada terciptanya kebaikan bersama. Jangan dicurahkan untuk saling menyebarkan kebencian, apalagi permusuhan,” pungkas Gubernur. (LNG04) 

Selasa, 24 September 2019

Gubernur Dorong Anak Muda NTB Tangkap Peluang Lewat Teknologi Digital

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah mendorong agar anak muda NTB menangkap peluang yang besar dari hadirnya teknologi digital. Karena masa depan adalah era bagi big data, maka kemampuan untuk mengidentifikasi semua potensi didalamnya menjadi sangat penting. 

Mataram - Hal itu disampaikan Gubernur saat menghadiri acara Telkomsel On The Mission 2019 yang  bertempat di Cultural Park, Taman Budaya Provinsi NTB, Selasa, (24/09/2019) pagi. Menurut Gubernur, Telkomsel selalu mendorong anak muda Indonesia untuk memanfaatkan era digital, membantu menumbuhkan komunitas serta untuk menggenggam peluang masa depan. 

“Tadi saya sudah bicara dengan Stefanus Steve Saerang, selaku Director The Nextdev Telkomsel, bahwa, mereka siap menampung sekitar 45 anak muda NTB untuk belajar dengan harapan bisa menjadi pengusaha besar dan membuka lapangan pekerjaan di bangsa yang kita cintai ini” kata Gubernur. 

Gubernur yakin anak muda NTB mampu meraih kesuksesan dengan memanfaatkan era digital jika diberikan kesempatan yang sama serta dukungan. Perusahaan startup kata Gubernur semakin berkembang pesat dengan aneka layanan yang diberikan kepada konsumen.

“ Startup company adalah perusahaan yang diberikan kesempatan oleh kemajuan teknologi dan zaman untuk muncul tidak sampai melewati rute – rute yang dilewati oleh perusahan tradisional, namun dia muncul ke permukaan kemudian menjadi besar,” katanya.  

Sementara itu, Director The Nextdev Telkomsel Stefanus Stave Saerang melaporkan bahwa saat ini sebanyak 220 anak muda NTB mengikuti tahapan assesment untuk kemudian diseleksi menjadi 45 orang.  Mereka akan melaju ke tahap berikutnya dan berhak mengikuti program intensif selama 11 hari. 

Stave berharap agar 45 orang yang lulus ke tahap selanjutnya nanti bisa memiliki masing-masing satu produk dan bisa menjadi developer untuk bisa membuka lapangan pekerjaan di NTB. “Harapan kami, setelah mengikuti program ini, mereka semua memiliki 45 produk, satu orang satu produk, karena kami fokus mencari developer” Tutupnya

Adapun pesertanya meliputi mahasiswa, karyawan dan kalangan umum. Mereka yang lolos seleksi akan mendapat kurikulum training dan coaching yang bertujuan untuk membentuk dasar pemahaman dalam merancang produk digital. Selain di Kota Mataram, Telkomsel On The Mission 2019 juga digelar di Minahasa dan Jayapura.

Muda Berkarya Melalui Pembuatan Film

Proses syuting pembuatan film AKU TERDAMPAR DISINI yang laksanakan selama 3 ( tiga ) hari mulai tanggal 20 s.d 22 september 2019 berlangsung sukses. Film yang berdurasi 5 menit dan di sutradarai Sucipte sekaligus sebagai penulis scenario Film. 

Para pemeran dan pemain film rata – rata adalah para mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di mataram dan mereka berasal dari Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Barat  dan Sumbawa. Beberapa tempat lokasi pengambilan gambar dimataram menjadi perhatian warga dan masyarakat. Masyarakat sekitar lokasi menyaksikan proses pengambilan gambar per adegan namun tidak mengganggu proses pelaksanaan syuting.
Sucipte selaku sang sutradara kepada awak media menceritakan proses pembuatan film tersebut.

“ Tujuan kami melaksanakan shooting film ini selain dalam rangka mengikuti Lomba juga mengajak temen – teman dari Forum Lingkar Pena ( FLP ) untuk membangun dunia perfilaman di NTB “ ungkap Sucipte
Terkait film yang sedang dibuat, Sucipte menjelaskan bahwa untuk saat ini dirinya bersama kru dan pemain film sedang membuat film pendek yang berdurasi 5 menit dengan waktu kegiatan syuting selama 3 hari. Syuting film dilaksanakan dibeberapa tempat yaitu Kabupaten Lombok Tengah, Mataram dan kabupaten Lombok Barat.

Terkait para pemeran dan pemain film, mereka berasal dari kalangan para mahasiswa yang masih aktif di beberapa perguruan tinggi di Mataram. Dan disela – sela mereka menuntut ilmu sekaligus juga aktif di FLP, mereka terlibat langsung dalam pembuatan film tersebut. Selain itu juga, ada yang sudah bekerja seperti Mustiadi Sutrisna sebagai PNS di Kantor Kemenag KLU. Beruntung kegiatan shoting dilaksanakan diluar jam kerja, mereka ada waktu untuk ikut mendukung proses pembuatan film tersebut.

Setelah proses shooting dan proses editing di dapur produksi, rencananya akan langsung dikirim ke panitia lomba ke Kantor Bahasa di Jakarta dan paling lambat harus diterima tanggal 30 september 2019. Sucipte tidak menjelaskan berapa hadiah lomba namun dirinya sangat berharap bisa menang di lomba ini