Senin, 10 April 2017

NTB Permudah Investasi dan Budayakan Keramahan

wakil Gubernur
Wisata,lGeoNews. Keramahtamahan atau friendly   menjadi kunci penting dalam menciptakan daya tarik wisata. Keramahtamahan itu menyangkut seluruh aspek, mulai dari sektor birokrasi dengan menciptakan layanan  yang baik dan mempermudah investasi. Demikian juga perlunya mewujudkan keramahan destinasi, yakni seluruh obyek dan potensi wisata dikelola, ditata dengan indah, rapi, bersih,  menarik dan  mempesona  serta yang lebih penting lagi keramah tamahan masyarakat untuk menjaga keamanan, kenyamanan, kebersihan, melestarikan destinasi, adat budaya, tradisi, agama dan nilai nilai peradaban lainnya sebagai aset wisata yang sangat berharga.

Karena itu, “ Lombok – Sumbawa Friendly” dijadikan branding pembangunan Pariwisata NTB, dan Gubernur NTB, Dr. TGH.M.Zainul Majdi yang lebih akrab disapa TGB adalah gubernur yang dinilai oleh Menteri Pariwisata sebagai kepala daerah paling komitmen terhadap pembangunan sektor Pariwisata. Itulah sebabnya, geliat pembangunan Pariwisata NTB belakangan ini terus dipacu dengan mengangkat seluruh potensi yang ada dan melibatkan semua pihak.

Wakil Gubernur NTB, H.Muh. Amin, SH.,M.Si saat membuka Festival Lawata di Pantai Lawata Kota Bima, Minggu, 9/4-2017 mengajak semua pihak, utamanya para bupati/walikota menguatkan komitmen terhadap pembangunan sektor Pariwisata. Sebab sektor ini, kata Amin telah terbukti sebagai penyumbang devisa terbesar dari sektor non migas. Karena itu, pemerintah daerah terus berbanah untuk meningkatkan  pembangunan pariwisata. Termasuk  menyusun regulasi yang memudahkan para investor untuk mengembangkan investasinya di wilayah ini.

"Semua potensi dan peluang yang kita miliki terus dilakukan pembenahan-pembenahan dengan membangun berbagai infrastruktur, memperkuat destinasi, promosi baik di dalam maupun di luar negeri," jelas Wagub Amin.


Peneguhan komitmen tersebut, menurut Wagub tidak hanya program, namun juga penganggaran. Misalnya, Musrembang yang digelar beberapa hari lalu merupakan upaya pemprov. mensinergikan program dan anggaran untuk membangun kabupaten/kota, khususnya pariwisata. Dan, menurutnya promosi merupakan salah satu unsur penting untuk menyebar informasi terkait keunikan budaya, sosial, keindahan alam serta berbagai potensi daerah lainnya.

"Kita mengharapkan banyak orang datang, wisatawan mancanegara, investor, tapi kalau tidak ada promosi, maka tidak bisa jalan," ungkapnya di hadapan Walikota Bima, H.M. Qurais Abdidin yang hadir bersama wakilnya.

Karena itu, Wagub meminta pemerintah Kota Bima untuk segera membenahi infrastruktur, apalagi pasca bencana banjir beberapa bulan lalu.

"Percuma kita keluarkan dana besar, sementara infrastruktur dan SDM tidak siap. Kalau air bersih dan listrik sudah tersedia maka investor banyak yang datang," jelas pria kelahiran sumbawa itu.

Dengan upaya itu, pertumbuhan ekonomi bisa dijaga dan angka kemiskinan dapat diturunkan. Selain itu,  Pariwisata juga merupakan kebutuhan masyarakat. Dengan memenuhi kebutuhan itu, maka kebahagiaan masyarakat dapat dijamin, ujarnya. (hms)

Warga sambut meriah festival lawata

Wisata,lGeoNews. Festival Lawata yang merupakan rangkaian festival pesona Tambora 2017 disambut meriah warga kota bima dan sekitarnya pada Sabtu 09/04 lalu. 

Dalam acara tersebut, hadir kepala dinas pariwisata Kota Bima,Suprianto Msi. Dinas pariwisata NTB, H.M Faozal . Walikota Bima, H M Kurais Abidin, Wakil Gubernur NTB Drs. H.M Amin. Dan undangan lainnya. 

Suguhan kolaborasi Tarian pulau Sumbawa dan Lombok membuka festival Lawata. Dalam sambutannya kepala Dinas Pariwisata Suprianto mengatakan, acara tersebut dihajatkan untuk menghibur masyarakat agar tidak larut dalam kesedihan  Pasca banjir bandang yang menerjang kota Bima dan sekitarnya beberapa waktu lalu . Selain itu menurut Suprianto kegiatan tersebut juga untuk memberikan semangat baru  kepada masyarakat kota Bima yang sedang merayakan hari jadinya yg ke 15 tahun. 

Selanjutnya wakil walikota Bima,  H m kurais Abidin . Dalam sambutanya menegaskan bahwa Kota Bima mulai kembali merangkul seni dan budayanya untuk mengembangkan pariwisata dan Lawata sebagai salah satu destinasi wisata yang akan dibuka dan dikembangkan 

" lawata ini akan kita kembangkan menjadi tempat wisata kota Bima dengan segenap kemampuan keuangan daerah". Kata walikota.

Selain itu, wakil gubernur NTB. H.M Amin dalam sambutannya mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan tersebut sebagai wujud  semangat membangun kepariwisataan NTB. Amin berpesan kepada pemangku kebijakan kota dan kabupaten agar mendorong percepatan pembangunan di bidang pariwisata. 

" Sy mengajak kepada pemerintah kabupaten kota untuk memaksimalkan pembangunan di kota dan kabupaten di NTB'. Tutur wakil gubernur.

Festival lawata tersebut, dimeriahkan dengan undian berhadiah, lomba perahu hias yang di ikuti 72 perahu nelayan, lomba renang 100 meter dan sajian masakan  ikan laut. 


Dalam kesempatan itu juga,  wakil gubernur beserta tamu undangan lainnya menaiki perahu dan berkeliling di sekitar kawasan pantai Lawata. (Abd)

Rangkaian Tambora, semalam di istana dalam loka

 
Wisata,lGeoNews. Acara semalam di istana dalam loka, yang merupakan rangkaian dari Pesona festival Tambora 2017. Menggelar berbagai kegiatan. Dari atraksi budaya, promosi destinasi wisata, pameran foto,umkm, diskusi pariwisata hingga  pameran benda bersejarah kesultanan Sumbawa.

Dalam acara yg digelar pada jumat malam 07/04 tersebut. Ratusan pengunjung memadati istana dalam loka. Para pelaku wisata dan sejumlah komunitas pariwisata pun hadir. 


Menurut kepala dinas pendidikan pemuda olahraga dan pariwisata Ir. Junaidi . Kegiatan tersebut terselenggara untuk membangkitkan pariwisata kabupaten Sumbawa. "Kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan istana dalam loka sebagai pintu masuk dalam upaya mendorong kemajuan pariwisata di kabupaten Sumbawa". 

Selain itu menurut junaidi, kedepannya Sumbawa dapat mengembangkan destinasi wisata yang di miliki baik di darat maupun destinasi yang ada di laut. Namun kendala yang ada hingga saat ini luas wilayah yang tidak di dukung dengan infrastruktur  yang memdai. 

Pada tahun 2018 nanti, kabupaten Sumbawa dan dinas pariwisata akan menata destinasi dengan membuatkan dermaga dan menyiapkan kapal untuk kebutuhan penyeberangan  bagi para wisatawan.


Sementara itu, menurut kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa yang juga Dewan kesenian dan ketua Lembaga adat tanah samawa, Iskandar dalam seminar tersebut menjelaskan konsep pengembangan pariwisata sumbawa yakni dengan sekala prioritas yang dibagi menjadi empat zona yang tersebar baik di laut maupun darat. 

Menurutnya zona satu, akan dikembangkan menjadi Eko wisata, dengan potensi alam dan pegunungan. Zona dua, dengan mengembangkan wisata bahari dengan potensi pesisir dan laut. Kemudian zona tiga  mengembangkan wisata sejarah dan purbakala sedangkan zona empat merupakan pengembangan destinasi inti yakni kawasan Samota.

" Destinasi yang ada ini, akan kita kembangkan secara bertahap untuk memajukan kepariwisataan Sumbawa" kata Iskandar.

Keberadaan Istana dalam loka sebagai simbol peradaban kerajaan sumbawa yang patut untuk di jaga dan di lestarikan. Rumah panggung yg memiliki tiang 99 tersebut konon merupakan rumah panggung terbesar di dunia. (Abd)

Yamaha Kembali Ramaikan Pasar Otomotif dengan Motor Aerox155.

Yamaha
Mataram,lGeoNews. Yamaha kembali menunjukkan debutny di pasar otomotif di ntb dengan meluncurkan prodak baruny yaitu Aerox, Aerox sendiri memiliki performa mesin yang canggih dengan kapasitas mesin 155 VVA, dan kini aerox siap meramaikan jalan di nusa tenggara barat. 

Selain dari banyakny farian warna yang di berikan oleh yamaha sendiri,yamaha aerox matic ini juga memiliki berbagai ke unggulan seperti yang di jelaskan oleh manager service dan spare part yamaha mataram Benito musholin, Salah satu keunggulan dari aerox ini mempunya teknologi VVA (Variable Valve Accuation) dan bisa di bilang aerox sendiri yang mempunyai kemampuan teknologi canggih ini di indonesia sehingga aerox sendiri mempunya mesin motor yang selalu terjaga dalam putaran mesin yang kecepatannya rendah atau puntinggi. 

“Selain itu, mesin Aerox juga mempunyai sistem smart motor generator sehingga membuat mesin tak bersuara saat pertama kali dinyalakan. Aerox Juga mempunyai sistem Idling Stop System (ISS),” Ungkap Benito pada lombokgeographic saat Gathering dan Press Conference Yamaha Aerox di Mataram, Sabtu (8/4).

Walaupun body aerox sendiri bisa di bilang besar namun performa dan disaign yang di miliki oleh motor yamaha aerox 155 ini membuat motor ini tetap tampak sporty untuk di kelas metic sendiri, Dan selain mempunyai kemampua yang perkasa aerox 155 ini juga mempunyai bagasi yang luas dan yang sangat menarikny aerox 155 ini juga di lengkapai dengan elektric power socket untuk mengisi daya smartphon anda dalam perjalan jauh maupun dekat,dan tak luput juga dari maraknya pencurian kendaraan bermotor,aerox 155 ini di lengkapi dengan sistem keamanan keyless, sehingga tanpa adanya anak kunci colok ini membuat yamaha aerox ini jauh lebih aman dari pencurian kendaraan. 

Supervisor Marketing Main Dealer Yamaha Mataram Budianto juga menyebutkan, Aerok 155 VVA dengan mesin yang tangguh dan mempunyai tiga pilihan tipe dan banyak farian warna yang membuat Aerox ini tambil elegan,untuk tipe standar sendiri dibanrol dengan harga Rp. 22.700.00,Sedangkan tipe R dibanrol dengan harga Rp. 25.500.000 dan ubtuk tipe S sendiri di hargai dengan harga Rp. 27.900.000.(Ms) 


SAMBEL ENCIM, SAMBAL KHAS LOMBOK YANG DAPAT MENGGOYANG LIDAH PARAPECINTA PEDAS

SAMBEL ENCIM
Kuliner,Lombokgeographic. Sambal adalah salah satu makanan pedas yang banyak disukai oleh hampir seluruh keluarga di Indonesia, Tua, muda, remaja, bahkan anak-anak juga sangat menyukai sambal. Rasanya makan terasa kurang nikmat dan mantap tanpa adanya sambal, Bahan utama membuat sambal, yakitu cabe, cabe juga sangat mudah ditemukan di banyak pasar tradisional ataupun supermarket.

Nah, Buat parapencinta pedas di lombok sendiri,ternyata lombok juga mempunyai sambal khas dari daerah sendiri yakitu sambel encim yang berdiri pada tahun 2011, sambal ini menggunakan resep dari nenek moyang yang dapat mengguncang lidah parapencita sambal di lombok.

Banyak farian dari sambel encim sendiri salah satu best saler dari sambel encim yakitu rasa original superpedas dan terasi taliwang yang banyak di gemari parapencita pedas.Selain rasanya yang nikmat, harganyapun tidak sampai membuat kantong penikmatnya kebobolan, cukup hanya dengan merogoh kocek Rp 30.000 saja andapun sudah dapat membawa pulang sambel encim tersebut.

Nah jika anda penasara dengan rasa sambel encim yang dapat mengguncang lidah ini, anad dapat membuktikan sendiri sensasi super pedas dari sambel enceim ini. Anda tidak perlu repot untuk mencari cukup mampir ke toko oleh-oleh yang ada di lombok anda sudah dapat membawa pulang sambel encim dan menikmati dengan keluarga atau kerabat dekat anda. atau jika anda penasara dengat cara pembuatan dan ingin langsung menyaksika proses pembuatan sambel encim anda dapat langsung berkunjung ketempat produksi sambel encim yang berada di jln.Biduri gang lestari no 12 a sandik,Batulayar,Lombok barat (ms)

Rabu, 29 Maret 2017

Diprotes BeritaLima Soal Logo Dukungan Aksi, Ini Penjelasan FPII

Jakarta, lGeoNews. Polemik pemasangan Logo Media Beritalima dalam baliho milik Forum Pers Independen Indonesia (FPII) yang diprotes langsung oleh Pemilik logo tersebut, disikapi langsung oleh Sekretaris Nasional (Seknas) FPII Mustofa Hadi Karya dalam rapat terbatas yang digelar oleh FPII. Dalam penjelasan resminya, Seknas sudah menentukan jika pencantuman logo setiap Media yang tergabung dalam FPII harus seizin Pimpinan perusahaan atau Pimpinan redaksi media tersebut.

“Ada media yang merasa tidak diberitahukan logo medianya (Berita Lima) yang dimasukan ke dalam baliho digital sebagai media yang mendukung aksi FPII. Padahal sudah diumumkan jauh sebelumnya bagi wartawan- wartawan yang tergabung dalam FPII, yang siap memasang logo medianya harus membicarakan terlebih dahulu dengan pemilik media, jika disetujui, kami sebagai pengurus Setnas FPII akan memasangnya.” jelas Mustofa Hadi Karya saat dijumpai dibilangan Jakarta Selatan (28/3).

“Jadi para wartawan yang tergabung di FPII harus kordinasi dengan pimpinan redaksi dan pimpinan umumnya terlebih dahulu sebelum logo medianya dipasang sebagai aksi dukungan FPII,” ungkap Pria yang biasa disapa Topan ini.

Topan menuturkan, logo Berita Lima itu dikirimkan ke group FPII oleh wartawan dari media tersebut dan wajar saja jika kami berpikir dia (yang memberikan logo) sudah mendapatkan ijin dari pimpinan redaksinya. Namun terlihat konyol, media tersebut justru membantah dalam judul beritanya ‘Dewan Pers Didemo, Ini Bantahan Berita Lima.’ yang dirilis pada Selasa (28/3/2017), Sindir Opan.

Menurut Topan, sedikitnya terdapat 200 media se-Nasional (cetak, online dan Tv local) yang mendukung aksi ke dua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) di gedung Dewan Pers (DP), DPR RI dan Kominfo, kamis mendatang, 6 April 2017 sebagai aksi penolakan kebijakan DP mulai dari verifikasi media, QR Code, sampai kepersoalan Panja RKUHP yang dipandang FPII bisa menjadi persoalan serius terkait dengan kemerdekaan Pers di Indonesia.

“Oleh karena itulah FPII meminta agar media yang mendukung Aksi kedua FPII menunjukan dukungan tersebut dengan bersedia menyertakan logo medianya dalam Baliho Digital FPII.” jelas Topan.

Diketahui, polemikpun muncul ketika PT.Media Berita Lima, selaku pemilik media “Berita Lima” dalam situsnya merilis pernyataan  sikap menolak Logonya dicantumkan dalam Baliho dukungan Aksi FPII itu.  “Berita Lima bukan merupakan anggota dari gerakan tersebut dan meminta agar pihak yang mencantumkan nama serta logo Berita Lima segera mencabut dan tidak menyebarkan selebaran tersebut dengan mencantumkan nama Berita Lima,” tegas Pemimpin Redaksi sekaligus CEO Berita Lima, Moch. Efendi, melalui siaran persnya, Selasa (28/3/2017).

Dengan tegas, Ketua Setnas FPII-pun menyatakan sikapnya terhadap Berita Lima, bahwa FPII tidak akan pernah mencantumkan logo media-media dalam baliho digital tanpa ada ijin dari Pemilik maupun pimpinan media untuk dukungan aksi “Wartawan / Media Independen Menggugat” yang digelar FPII.

“Jika kami mengetahui wartawan Berita Lima yang menyerahkan Logo tersebut tidak mendapat izin pemilik, maka tentu saja kami tidak akan mencantumkan Logo Berita Lima dalam baliho digital,” Jelas Topan menegaskan.

“ini hak jawab kami tentang pemberitaan Berita Lima dalam situsnya tersebut yang menurut saya sangat kurang pas dalam membuat pernyataan yang sudah dipublikasikan, seharusnya pimpinan media tersebut bisa lebih bijak dan santun, kami juga bersahabat dengan saudara Efendi pimpinan Berita Lima.”  Pungkas Topan.

Sementara itu, terhadap tudingan yang menyebut FPII sebagai organisasi yang terlihat memusuhi Dewan Pers,  dibantah tegas oleh Ketua Presidium FPII, Kasihhati.

Kepada Wartawan, Kasihhati mengatakan bahwa kehadiran FPII bukanlah musuh Dewan Pers, tetapi hadirnya FPII sebagai kontrol kinerja DP sekaligus menolak kebijakan kebijakan DP yang dianggap menyimpang dari UU Pers No.40/1999 terkait kemerdekaan pers.

Dukungan Media Terus Bertambah
Bambang Yudy Baskoro, Wakil Ketua Presidium FPII juga menyampaikan suaranya didepan puluhan awak media, Selasa (28/3) di Jakarta. Dalam jumpa pers tersebut, ia mengatakan “Dukungan dari teman – teman media terus berdatangan, dan akan dicetak balihoo besar ukuran 6 meter X 8 meter di aksi kedua FPI. Bagi kami, hilang satu tumbuh seribu. Tidak ada kata menyerah dalam menperjuangkan hak kebebasan pers yang semakin tidak jelas kebijakannya, “ jelas Bambang. (Amr)

Senin, 27 Maret 2017

90 PERSEN MASYARAKAT KELUHKAN PUNGLI DI OBYEK WISATA LOMBOK BARAT

Lobar, lGeoNews. Pungutan liar yang marak terjadi di destinasi wisata, hingga saat ini menjadi isu yang sedang berkembang. Bukan hanya sekedar cerita dan opini, di NTB beberapa oknum sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh aparat kepolisian.

Untuk mengantisipasi hal tersbut tidak berkembang di destinasi wisata yang ada di kabupaten Lombok Barat. Dinas pariwisata bersama Forum Tata Kelola Pariwisata (FTKP) kabupaten  lombok barat  menggelar edukasi bersama regulasi penarikan rekribusi parkir dan saber pungli di destinasi wisata di salah satu rumah makan di kecamatan bau layar Lombok Barat,  kamis lalu (23/03).

Selain dinas pariwisata, acara tersebut juga melibatkan Binmas Polres Lombok Barat dan Dinas pendapatan kabupaten Lombok Barat. Hadir sebagai narasumber kepala dinas pariwisata lombok barat  Ispan Junaidi, kasat binmas polres lombok barat  Raden Nagus Ismail, ketua forum tata kelola pariwisata (FTKP) H Tahrir, kepala dispenda kabupaten lombok barat, sejumlah kepala desa dan pegiat pariwisata.

Menurut kepala dinas pariwisata lombok barat, kegiatan tersebut dilakukan untuk mendengar masukan dari para pelaku wisata terkait aktifitas kepariwisataan dan isu pungutan liar. Ispan menjelaskan, laporan yang masuk ke kesbangpoldagri mencapai 90 persen terkait pungli di tempat obyek wisata.

Dengan merangkul dan melibatkan masyarakat, para pembisnis pariwisa , para pakar pariwisata dan komunitas pariwisata atau colaboratif government, dapat secara bersama mengawasi dan memajukan kepariwisataan lombok barat.

Selain itu, dalam sambutannya tersebut, ia juga mengingatkan kepada seluruh kepala desa dan pegiat wisata untuk tidak melakukan pungli diluar ketentuan yang berlaku.

“ hati hati dengan parkir yang dilakukan di obyek wisata, karena harus di koordinasikan dengan pemerintah, saya ingin clear ditempat pariwisata, dan tidak ingin terjadi hal hal yang tidak di inginkan ”kata ispan

Sementara itu, dinas pendapatan kabupaten lombok barat yang diwakili oleh, bidang pendataan, l. Supriawan dalam materinya menjelaskan,  pajak daerah dan penarikan retribusi daerah sudah diatur dalam  uud. Menurutnya ketentuan pajak dan retribusi parkir sudah diatur dalam uud sehingga siapapun yang mengadakan pungutan harus melalui regulasi yang jelas. Namun bila dilakukan diluar ketentuan hal tersebut termasuk pungutan liar.

“ terkait retribusi dan parkir sudah diatur dalam UUD dan peraturan daerah.   Termasuk juga dalam peraturan bupati lombok barat nomor : 34 tahun 2015 “. Jelasnya supriawan.

Selain itu, kepolisian juga sangat berperan untuk memberikan tindakan tegas kepada oknum yang melakukan pungutan diluar ketentuan atau pungli. Menurut kasat binmas kabupaten lombok barat, Iptu Raden Bagus Ismail ,pungli tersebut disebabkan oleh beberapa hal. Menrut Raden, beberapa faktor tersebut diantaranya, penyalahguaan wewenang, faktor mental, faktor ekonomi, kultural, budaya organisasi, terbatasnya sdm, lemahnya sistem kontrol dan kurangnya pengawasan pidana pungli.

Menurut raden, masyarakat harus tetap mematuhi peraturan perundang undangan yang berlaku, karena bagi pelaku pungli diancam dengan ancaman pidana yang tertuang dalam uud no 32 tahun 1999 dengan pidana seumur hidup atau paling singkat empat tahun penjara  dengan denda paling ringan 200 juta.

“ Menurut saya, solusi terbaik yakni bekerja dengan masyarakat dan para pegiat wisata untuk saling mengingatkan agar tidak terjadi pungli yang mengakibatkan hukum pidana dan merugikan diri sendiri”.

 ( OMS)