Senin, 10 Juni 2019

Apel Pertama Pasca Libur, Bupati Ingatkan ASN Beberapa Hal




Sumbawa Barat - Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M., bersama para ASN di lingkungan KTC melaksanakan halal bihalal di halaman depan Graha Fitrah, pada Senin Pagi, 10 Juni 2019. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya tersebut dihadiri Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin, ST., Sekretaris Daerah H. A. Azis, S.H.,M.H., para Asisten, Kepala OPD, beserta seluruh jajarannya.

Moment tersebut sangat baik untuk mempererat tali silaturahmi antara sesama ASN, karena selama melaksanakan tugas pasti ada salah dan khilaf baik yang disengaja maupun tanpa disengaja. Oleh karena itu melalui mementum tersebut, seluruh ASN saling maaf-memaafkan dengan harapan agar bisa mempertahankan kemenangan yang sudah diraih selama puasa dan kembali kepada kesucian hati.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan bahwa kebenaran individual sudah kita lalui yaitu kebenaran yang hakiki antara seorang hamba dengan sang Khalik yang sudah ditempa selama sebulan penuh pada bulan Ramadhan.  Kita juga harus mempertahankan kebenaran yang universal yaitu kebenaran yang dianut semua orang, bukan hanya kebenaran yang dianggap benar oleh individu-individu. Kebenaran universal harus kita pelihara dan dipertahankan karena akan menumbuhkan toleransi dan saling memahami antara sesama manusia. Dalam konteks ini saling memaafkan menjadi mutlak diperlukan. “Mudah-mudahan kemenangan yang kita raih akan semakin sempurna dengan saling memaafkan," kata Bupati.

Bupati juga mengingatkan para ASN mengenai beberapa hal, diantaranya adalah berkaitan dengan agenda penting yang harus segera diselesaikan terutama kegiatan yang membutuhkan asistensi dan persetujuan DPRD. Perlu di ketahui bahwa anggota DPRD Periode saat ini akan menyelesaikan tugasnya pada tanggal 19 Agustus mendatang, jadi selama kurang lebih 2,5 bulan terakhir, LKPJ, APBD Perubahan 2019 dan APBD 2020 harus sudah final dan disampaikan ke DPRD. “Semua agenda tersebut harus dilaksanakan, tidak boleh mundur. Kalau lewat akan mengganggu pelaksanaan APBD tahun 2020”. kata Bupati.

Bupati berharap agar dihari yang penuh kemenangan ini para ASN memahami posisinya sebagai pelayan publik. Resiko akan selalu disalahkan oleh masyarakat pasti dihadapi oleh karena itu harus siap mental, jangan mudah terpancing amarah dan berikan senyuman terbaik kepada masyarakat yang dilayani. Terlebih lagi Kita sudah mencanangkan Zona Integritas, maka kita harus bisa bebas dari perbuatan korupsi dan mewujudkan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani. Laksanakan semua itu dengan Spirit Ikhlas, Jujur, dan Sungguh-sungguh (IJS). Dengan spirit IJS maka kelemahan-kelemahan ataupun kesalahan yang mungkin dilihat oleh masyarakat akan semakin mudah dipahami dan dimaafkan. ( Ibrahim)

Minggu, 09 Juni 2019

Wagub Hadiri Pendaratan Perdana AirAsia Rute Perth-Lombok


 

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah ikut dalam menyaksikan pendaratan perdana pesawat AirAsia rute Perth-Lombok.

Lombok Tengah - Wagub NTB Bersama jajaran manajemen PT Indonesia AirAsia, Konjen RI di Perth, Dewi Gustina Tobing, beserta sejumlah pelaku pariwisata menyaksikan pendaratan perdana pesawat AirAsia Perth-Lombok.
Maskapai AirAsia, resmi mengoperasikan rute penerbangan yang menghubungkan Lombok dengan Australia. Hal ini ditandai dengan pendaratan perdana pesawat AirAsia jurusan Perth - Lombok di Bandara Internasional Lombok (BIL), Minggu malam, (9/6).

Pendaratan perdana ini tidak saja menandai terbukanya rute baru untuk wisatawan dari Australia ke NTB. Lebih dari itu, rute baru ini juga memperlihatkan kuatnya komitmen Pemprov NTB untuk mendongkrak arus kunjungan wisatawan ke NTB.


Ratusan penumpang AirAsia yang ikut serta dalam penerbangan perdana ini tampak antusias mendapat sambutan hangat di pintu kedatangan BIL. Terlebih, mereka langsung mendapatkan suguhan atraksi Gendang Beleq yang memang telah disiapkan untuk menerima para peserta penerbangan perdana tersebut. Juga, serangkaian suvenir dan penganan lokal.

Rod David, salah seorang penumpang pesawat AirAsia jurusan Perth-Lombok mengaku gembira dengan dibukanya rute baru ini.

"Penerbangannya sangat nyaman, dan saya sangat senang bisa mendapatkan akses yang bagus ke Lombok," ujarnya.

Rod mengaku baru pertama kali ke Lombok. Ia akan menghabiskan waktu sepekan berlibur di Lombok dan setelah itu akan kembali ke Perth.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub menegaskan bahwa dibukanya rute penerbangan Lombok - Perth merupakan buah kerja keras bersama antara pemerintah, maskapai penerbangan dan semua pihak terkait. Ia juga menegaskan bahwa di masa yang akan datang pihaknya bersama maskapai penerbangan terus mengupayakan dibukanya rute penerbangan baru ke Lombok, dari daerah-daerah lain di Indonesia.

"Untuk koneksinya, kita juga lagi dorong Lombok - Surabaya, Lombok - Jakarta dan Lombok - Denpasar," ujarnya.

Wagub menegaskan, antusiasme masyarakat di Perth terhadap dibukanya rute baru ini cukup menggembirakan. Hal ini ditandai dengan terpenuhinya kapasitas penumpang di penerbangan perdana malam itu. "Alhamdulillah, full 171 penumpang. Yang berikutnya juga udah mau 150-an," imbuhnya. 

Optimisme mengenai akan ramainya rute penerbangan ini juga ditunjang dengan tarif penerbangan yang dinilai cukup terjangkau. Wagub berharap, problem tingginya harga tiket pesawat yang terjadi saat ini bisa segera tuntas seiring adanya serangkaian kebijakan yang diambil pemerintah. "Mudah-mudahan harga tiket ini tidak menjadi isu lagi. Karena, kan sedang dibenahi juga oleh pemerintah," tandasnya.

Pembukaan rute penerbangan AirAsia yang menghubungkan Lombok dan Australia ini didahului dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Dirut PT Indonesia AirAsia, Dendy Kurniawan dengan Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah di kantor Air Asia di Tangerang, Kamis 14 Maret 2019 lalu.

Tiket AirAsia dengan rute Perth - Lombok sudah tersedia mulai Kamis 14 Maret 2019 hingga 24 Maret 2019 lalu. 

Pengguna rute ini juga berkesempatan menikmati tarif murah untuk perjalanan mulai 9 Juni hingga 26 Oktober 2019. Tiket Perth - Lombok dijual dengan tarif mulai dari Aus $ 99 atau Rp599 ribu.

AirAsia akan terbang melintasi rute Lombok - Perth sebanyak empat kali sepekan. Penerbangan ini akan tersedia di hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu.

Penulis : Alfy

Jumat, 07 Juni 2019

Lokasi Strategis Sasaran Utama Pengamanan Lebaran di Loteng



Lombok Tengah - Sehari setelah pelaksanaan lebaran Idul Fitri, terlihat beberapa tempat strategis menjadi pusat keramaian masyarakat. Personel Kodim 1620/Loteng yang terlibat langsung dalam pos pengamanan dan pelayanan terpadu operasi Ketupat Gatarin bergabung dengan personel Polres Lombok Tengah, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan instansi terkait berupaya untuk terus siap siaga memberikan rasa aman dan nyaman selama pelaksanaan lebaran.

Dandim 1620/Loteng Letnan Kolonel Czi Pratiwanto disela-sela kesibukannya memberikan apresiasi kepada personel pos pengamanan dan pelayanan terpadu wilayah Lombok Tengah yang telah memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat khususnya para pengguna jalan.
"Pos-pos pengamanan yang sudah disiapkan dibeberapa titik tertentu seperti pos pengamanan Kota Praya, Kuta Mandalika, pos jalur utama Kopang dan pos pelayanan Bandara Lombok International Airport bekerja ekstra untuk meminimalisir adanya kecelakaan maupun dari hal-hal yang tidak kita inginkan bersama," terang Dandim.

Dijelaskannya, setiap pos jumlah personel pengamanan minimal 20 orang dengan harapan memudahkan untuk berkoordinasi apabila ada hal-hal yang bersifat menonjol untuk segera diselesaikan ditempat.

"Semoga pelaksanaan rangkaian lebaran ini berjalan dengan baik, aman dan lancar," pungkasnya.

Penulis : Amrin

Kasrem 162/WB Berangkatkan Cuti Lebaran Gel II Tahun 2019



Mataram – Kasrem 162/WB Letnan Kolonel Inf Endarwan Yansori mengambil apel pengecekan personel Korem 162/WB dan jajaran se Garnizun Mataram baik yang kembali melaksanakan cuti gelombang I maupun yang akan berangkat cuti gelombang II tahun 2019 di lapangan Yonif 742/SWY Gebang Mataram, Jumat (7/6).

Seusai menerima laporan kekuatan apel, mengawali arahannya Kasrem 162/WB mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H tahun 2019 bagi seluruh personel yang beragama Islam.

Kasrem kemudian mengucapkan selamat datang kepada personel yang kembali dari melaksanakan cuti gelombang I dan berharap tidak ada permasalahan yang bersifat menonjol dan merugikan diri personel dan satuan.

“Saya berharap selama melaksanakan cuti tidak ada permasalahan yang bersifat menonjol, apabila ada agar segera diselesaikan dengan baik. Namun apabila tidak bisa agar segera dilaporkan kepada pimpinan satuan pada kesempatan pertama sehingga bisa dilakukan langkah-langkah penyelesaian yang tepat dan benar,” ujar Kasrem.

Selain itu, Kasrem juga berpesan agar segera menyesuaikan dan menyelesaikan semua tugas dimasing-masing bagian selama ditinggalkan cuti, tentunya dengan etos kerja dan semangat kerja yang lebih baik sebagai cerminan dari satu bulan penuh melaksanakan ibadah puasa.  

Untuk personel gelombang II, lanjutnya, laksanakan cuti ini dengan baik, jangan ada pelanggaran sekecil apapun yang dapat merugikan diri dan keluarga serta satuan, dan tepat waktu saat kembali.

“Hati-hati dijalan, periksa kelengkapan kendaraan sebelum berangkat, tinggalkan rumah dalam keadaan aman dan salam hormat kami untuk keluarga,” pungkasnya.

Apel pengecekan tersebut juga dihadiri Danyonif 742/SWY Letkol Inf I Gde Putu Suwardana dan para Dan/Ka Satdisjan gelmobang II tahun 2019. 

Penulis : Amrin

Rabu, 05 Juni 2019

Gubernur Refleksikan Kembali Makna NTB Gemilang di Tengah Takbir Idul Fitri




Mataram – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc, mengajak semua pihak untuk merefleksikan kembali makna NTB Gemilang di tengah takbir yang dikumandangkan di tengah perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1440 H, Rabu (5/6).

Bagi Gubernur, ikhtiar mewujudkan NTB Gemilang adalah sebuah hal yang tidak mudah. Namun, spirit seruan Allahu Akbar, diyakininya bisa memberikan suntikan semangat. Suntikan yang dibutuhkan untuk mensinergikan kekuatan bersama. Sehingga, hal-hal besar seperti mewujudkan NTB Gemilang, akan terasa kecil.

Filosofi itu dipaparkan Gubernur yang akrab disapa Doktor Zul saat memberi sambutan sebelum salat Idul Fitri di Masjid Hubbul Wathan, Kompleks Islamic Center, Mataram.

Di hadapan ribuan warga NTB yang menghadiri salat Idul Fitri, Gubernur mengawali sambutan dengan memaparkan hal-hal yang ingin diwujudkan melalui tagline NTB Gemilang.

Pertama, NTB Gemilang bermakna bahwa NTB adalah menjadi rumah yang nyaman bagi bisnis dan investasi. Pelaku bisnis akan merasa NTB sebagai tempat yang bersahabat bagi iklim bisnis. Dengan demikian, investasi dan usaha-usaha akan berdatangan ke NTB dan ini diyakini akan mendorong roda perekonomian.

Kedua, NTB Gemilang berarti NTB harus mewujudkan iklim yang nyaman bagi pengunjung atau wisatawan.

Doktor Zul menerangkan, NTB, Lombok baru saja terpilih sebagai the best halal destination in the world. Sebagai destinasi wisata halal terbaik di seluruh dunia. Predikat terbaik itu menurutnya bukan sebatas teraplikasi dalam hal makanan atau busana saja.

“Tapi mudah-mudahan, yang disebut dengan halal destination adalah kerendahan hati, dan kemauan masyarakat NTB untuk hidup di dalam naungan Al Quran dan hidayah Allah SWT,” ujar Doktor Zul.

Gubernur menyerukan, warga NTB harus menunjukkan kepada dunia, bahwa Islam tidak berlawanan dengan kemajuan. Islam bukanlah agama yang menentang semangat zaman. “Kita tunjukkan bahwa Islam adalah agama yang compatible dengan modernitas,” ujarnya.

Gubernur berharap, lewat perwujudan NTB Gemilang ini, di NTB orang bisa melihat penerapan kehidupan beragama Islam yang menginspirasi, sesuai tuntunan Allah SWT dalam Al Quran.

“Sehingga di NTB, orang melihat the living quran, Quran yang berjalan. Kita punya seribu masjid di Nusa Tenggara Barat, kita punya seribu masjid di Pulau Lombok. Mudah-mudahan, semua nama Allah yang kita agungkan di masjid-masjid, juga kita agungkan di berbagai tempat di luar masjid,” serunya.

Cita-cita ketiga sekaligus yang terpenting yang ingin diwujudkan NTB Gemilang adalah, NTB harus menjadi rumah yang nyaman bagi penduduk NTB sendiri.

“Tentu bukan hanya menyenangkan investasi, tentu bukan hanya menyenangkan pengunjung. Tapi on the top of that, NTB Gemilang harus bisa menjamin dan memastikan bahwa penduduk Nusa Tenggara Barat, rakyatnya harus bahagia,” tegas Gubernur.

Gubernur menegaskan, masyarakat NTB dengan berbagai aktivitas yang akan terjadi di tempat kita tidak boleh jadi penonton.

“Kita tidak boleh menari dengan gendang yang ditabuh oleh orang lain. Kita harus meng-upgrade capacity masyarakat kita, perbaiki pendidikan. Mudah-mudahan kita mampu menari dengan gendang yang kita tabuh sendiri,” ujarnya.

Gubernur mengingatkan, upaya mewujudkan NTB yang Gemilang, menghadirkan baldatun tayiibatun warobbun gafur, bukanlah persoalan sederhana. “Tapi pagi ini, di Islamic Center, di tempat yang bersejarah ini, mudah-mudahan apa yang kita ikhtiarkan bisa menjadi nyata,” ujarnya.

Meskipun hal-hal tersebut bukanlah sesuatu yang mudah, namun Doktor Zul meyakini akan menjadi ringan jika umat Islam di NTB meresapi dan menggaungkan semangat dalam kalimat takbir yang dikumandangkan di hari Idul Fitri.

Penulis : Alfy

Rayakan Kemenangan, Gubernur Ajak Masyarakat Wujudkan NTB Gemilang



Mataram - Gubernur Provinsi Nisa Tenggara Barat (NTB), Dr. Zulkieflimansyah melaksanakan sholat Idul Fitri 1 syawal 1440 H di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center Mataram, rabu (5/5/2019). Sholat Idul Fitri ini diikuti oleh ribuan masyarakat NTB dari berbagai daerah dan memenuhi 

Sebelum sholat dimulai, Gubernur NTB berkesempatan memberikan sambutan yang mana Gubernur mengajak seluruh masyarakat NTB turut serta membangun dan mewujudkan NTB Gemilang.

"Di hari kemenangan ini, tidak ada kata lain selain bersyukur kepada Allah swt. karena telah memberikan kita kesempatan untuk menjalankan ibadah di bulan suci ramadhan hingga selesai, dalam kesempatan ini juga, kami mengajak semua masyarakat NTB untuk mewujudkan apa yang kami cita-citakan yaitu NTB yang Gemilang," kata Gubernur Doktor Zul.

Doktor Zul mengungkapkan bahwa diperayaan Idul Fitri pertamanya di NTB ini membawa semangat untuk membangun NTB yang Gemilang agar masyarakat merasakan kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya.

"Sebelum membangun NTB yang gemilang tentunya kita sebagai masyarakat NTB harus mengetahui apa yang ada dalam tubuh NTB gemilang apa yang dimaksudkan dengan NTB Gemilang itu," tambahnya.

Doktor Zul menjelaskan point penting yang ada dalam NTB Gemilang tersebut, pertama NTB harus menjadi tempat yang kondusif dan nyaman bagi perkembangan investasi agar perkembangan ekonomi di NTB ini berkembang dan jelas ada efek positif yang ditimbulkan dari investasi tersebut.

Kedua, NTB harus menjadi tempat yang ramah bagi para pengunjung baik itu dari luar maupun dari dalam negri, "NTB terpilih menjadi destinasi wisata halal dunia karena keramahan, oleh karena itu mari kita pertahankan dan bahkan harus ditingkatkan agar NTB semakin dikenal dunia," jelas Doktor Zul.

Ketiga NTB yang Gemilang harus memastikan masyarakatnya sejahtera dari segi finansial dan memiliki pendidikan yang tinggi agar masyarakat NTB tidak menjadi penonton di wilayahnya sendiri.

"Dahulu bung Tomo menyerukan kalimat takbir untuk melawan penjajah, sekarang mari dikesempatan ini mari kita gemakan takbir sebagai penyemangat kita untuk mewujudkan NTB yang gemilang, kami atas nama pemerintah provinsi NTB mengucapkan selamat idul fitri, mudah-mudan kita diberikan keberkahan oleh Allah swt," tutupnya.

Penulis : Alfy

Korem 162/WB Pusatkan Sholat Ied di Lapangan Yonif 742/SWY



Mataram - Pelaksanaan sholat Idul Fitri 1 Syawal 1440 H yang bertepatan dengan tanggal 5 Juni 2019 dilaksanakan secara serentak oleh kaum muslimin di seluruh Indonesia tidak terkecuali di wilayah Provinsi NTB. Kaitan dengan itu, Korem 162/WB menggelar Sholat Ied yang dipusatkan di lapangan Yonif 742/SWY asrama Gebang Mataram dengan Imam dan Khotib Ustadz Lalu Ma'sum Ahmad, M.Pdi., dosen UIN Mataram.

Terlihat hadir Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., beserta keluarga, Kasrem 162/WB Letnan Kolonel Inf Endarwan Yansori, para Kasi dan Pasi Korem dan seluruh keluarga besar Korem 162/WB dan jajaran.

Seusai melaksanakan Sholat dan Khutbah Ied dan halal bihalal bersama seluruh anggota, Danrem 162/WB menyampaikan taqabbalallahu Minna Wa mingkum, Wasiamana wasiamakum. "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H, semoga amal ibadah kita selama di bulan suci ramadhan diterima oleh Allah SWT, diberikan rahmat, diampuni segala dosa dan kesalahan dan dibebaskan dari siksa api neraka," ujar Danrem.

Menurutnya, melalui hari yang fitrah ini, kita kembali kepada kesucian diri baik lahir dan bathin. Untuk itu, sambung Danrem, sebagai seorang khalifah di muka bumi ini sudah seharusnya kita mengambil ibrah dari perjalanan ibadah selama satu bulan penuh untuk menjadi insan yang beriman dan bertaqwa.

"Apa yang sudah kita perbuat selama satu bulan penuh dengan berbagai macam kegiatan ibadah siang dan malam agar kita pertahankan dan ditingkatkan sehingga hikmah bulan ramadhan tertanam dalam diri pribadi sebagai hamba dengan predikat taqwa," harapnya.

Selain itu, Danrem juga mengajak seluruh Prajurit Korem dan jajaran agar hari yang fitrah ini dijadikan sebagai tonggak untuk meningkatkan etos kerja dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara dalam bingkai NKRI.

"Kepada segenap komponen masyarakat NTB, mari kita jaga dan pelihara serta pererat kesetiakawanan sosial dalam merajut kebersamaan, persatuan dan kesatuan bangsa yang sejalan dengan hikmah perayaan Idul Fitri sebagai kemenangan bersama," pungkasnya.

Setelah menggelar halal bihalal, Danrem 162/WB bersama rombongan melaksanakan silaturrahmi ke jajaran Forkopimda NTB yakni ke Pendopo Gubernur NTB, Kapolda NTB, Bupati Loteng dan kekediaman Aster Kasad Mayjen TNI Agus Fadjari Bakti di Lombok Tengah.

Penulis : Amrin