Senin, 09 September 2019

Wagub Berharap Muncul Puteri Indonesia Asal NTB yang Mampu Bersaing

Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menerima kunjungan panitia persiapan pemilihan Puteri Indonesia NTB 2020. Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut digelar di ruang kerja Wakil Gubernur NTB, Senin (9/9/2019).

Mataram - Pemilihan Puteri Indonesia adalah salah satu ajang pencarian kecantikan yang digelar setiap tahun. Agenda ini merupakan salah satu kegiatan untuk mencari Puteri Indonesia yang tidak hanya berpenampilan menarik, tetapi juga memiliki prestasi dan didukung oleh attitude yang baik pula.

Hj. Rohmi memberikan semangat dan dukungannya kepada panitia pemilihan Puteri Indonesia NTB. Ia berpesan dengan adanya pemilihan ini tim juri dan masyarakat bisa menemukan puteri asal NTB yang kompeten dan mampu bersaing dengan puteri dari daerah lain.

"Seleksinya harus ketat, nanti harus menggunakan busana yang tertutup. Busana tertutup zaman sekarang banyak kok yang cantik-cantik," tuturnya.

Wakil Gubernur menginginkan agar pemilihan ini segera dilakukan mengingat waktu yang begitu singkat.

"Harus well prepare, perencanaannya harus dari sekarang untuk tempat, kapasitasnya berapa dan lain sebagainya," jelas Hj. Rohmi.

Sementara itu, dr. Farida Zaini salah seorang panitia pemilihan Puteri Indonesia NTB mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk membawa nama baik NTB di ajang nasional melalui Puteri NTB.

"Kita tidak ingin perempuan NTB dipandang sebelah mata. Oleh karena itu dengan adanya event ini bisa bersaing dengan puteri-puteri dari seluruh Indonesia" jelasnya.

Farida Zaini yang ditemani dua rekannya juga menyampaikan agar event ini didukung oleh pemerintah daerah. Ia berharap proses pencarian Puteri NTB di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa agar diberi kemudahan, sehingga dapat mengangkat nama NTB dikancah nasional.

"Kami berharap anak-anak yang mengikuti ajang tersebut adalah mereka yang menguasai bahasa, memiliki pendidikan yang bagus, dan memiliki wawasan luas khususnya tentang NTB" tutupnya. (LNG04)

Akibat Kemarau, Polres Sumbawa Barat Distribusikan Bantuan Air Bersih

Satuan SAMAPTA Polres Sumbawa Barat dalam menghadapi musim kemarau pada saat ini, menyalurkan distribusi bantuan air bersih sebanyak 5.000 Liter.

Kegiatan tersebut dilakukan di RT 14 dan RT 15 dusun Ai Olat Desa Senayan Kecamatan Poto Tano KSB, Senin, (09/9) pukul 13.30 Wita," Kapolres Sumbawa Barat AKBP Mustofa S. Ik., MH melalui pejabat Sementara Paur Subbag Humas Bripka Mayadi Iskandar.

Ia juga mengatakan pembagian air bersih ini sebagai tindak lanjut program Kapolri Nomor 11 tentang melanjutkan Quick Wins Polri giat 6 Polisi, sebagai penegak Revolusi Mental dan tertib sosial di ruang publik.

Anggota SAMAPTA, Polres Sumbawa Barat yang melakukan pembagian yaitu Aipda Teguh Sunaryo, Bripka Antoniu dan Brigadir Wawan Gunawan. 

Kegiatan yang dilakukan yakni bakti sosial, Pembagian air bersih dalam rangka  HKGB ke 67 Tahun 2019, pengurus cabang bhayangkari Sumbawa Barat membantu masyarakat yang kekurangan.

Dia berharap dengan pembagian air bersih ini bisa meringankan beban masyarakat. (LNG05)

Binmas Lakukan Dialog Kerukunan Di Kokarlian

Untuk menciptakan sinergitas dan toleransi kerukunan beragama dalam memperkokoh NKRI. Polres Sumbawa Barat mengadakan pertemuan dengan ummat Hindu.

Sumbawa Barat - Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Adat Hindu Desa Kokarlian pada Senin, (9/9) pukul 13.00 sampai 15.00 yang dihadiri sekitar 50 orang dari kalangan umat Hindu yang terdiri dari Pinandita, tokoh Agama, tokoh Masyarakat, Pemuda, Wanita Hindu Kabupaten Sumbawa Barat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Sumbawa Barat AKBP Mustofa, S. Ik., MH melalui Kasat Binmas, IPTU Ruslan Tayib sebagai narasumber, Ia menyampaikan bahwa pencegahan paham-paham radikal dikalangan masyarakat.

Dia mengajak masyarakat berpegang teguh pada posisi bermasyarakat, berbangsa dan bernegara Kesatuan Republik Indonesia, yaitu Pancasila sebagai ideologi dan pandangan hidup bangsa Indonesia, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 dan semangat Bhineka Tunggal Ika.

Ia bertekad mempersiapkan dan membentuk generasi muda yang memiliki jiwa nasionalisme yang kuat, demokratis, jujur, berkeadilan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai, etika akademik, hak asasi manusia, kemajemukan, kerukunan, persatuan dan kesatuan bangsa yang berwawasan Nusantara.

Menolak organisasi dan aktivitas yang berorientasi atau berafiliasi dengan gerakan radikalisme, terorisme, organisasi kemasyarakatan, organisasi politik yang bertentangan dengan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan peraturan perundang-undangan.

Ia mengajak seluruh komponen bangsa untuk melakukan upaya pencegahan penyebaran paham atau gerakan radikalisme, terorisme dan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Terakhir Kasat Binmas menyampaikan agar mengantisipasi masuknya berita hoax di kalangan masyarakat dengan cara cek narasumbernya, antisipasi judul berita yang Provokatif, waspada dengan gambar yang dikirimkan, jangan buru-buru sharing berita tersebut dan baca secara menyeluruh.

Kegiatan tersebut mendapat respon yang positif dan berlangsung aman dan lancar. (LNG05)

Sesosok Mayat Di Temukan Mengapung Bersama Perahunya Di Tengah Laut

Sesosok mayat di temukan mengapung di atas perahu Tengah Laut Pantai Bangsal Kel. Tanjung Karang Kec. Sekarbela yang di tumpanginya, (9/9).

Mataram - Korban yang identitasnya di ketahui bernama Bolang (Laki -laki), alamat Ling. Batu Ringgit Utara Kel. Tanjung Karang

Korban pertama kali di temukan di tengah laut oleh nelayan bernama Mashat, dalam posisi terlentang diatas perahu dan layar tidak terbuka kemudian saksi Mashat mendekati perahu korban dan menarik perahu tersebut untuk dibawa ke darat dan setelah dicek ternyata korban tubuhnya dalam keadaan kaku serta sudah meninggal dunia. 

Kapolsek Ampenan AKP Moh. Nasrullah, SIK yang di konfirmasi awak media membenarkan kejadian tersebut.

"Iya benar di temukan mayat terapung di tas perahunya milik korban. Adapun korban di ketahui pergi untuk mencari ikan dilaut pada hari Senin, 09 September 2019, pukul 04.00 wita", jelas AKP.Nasrullah

Jenazah kemudian di bawa ke RS Bhayangkara untuk melakukan visum luar, karena pihak keluarga menolak untuk di lakukan otopsi.

(LNG01)

Polsek Ampenan Amankan 10 Kendaraan Saat UKL, 5 Di Antaranya Di Duga Hasil Ranmor


Kepolisian Sektor Ampenan menggelar razia kendaraan khususnya roda dua (sepeda motor) dalam rangka UKL (Unit Kecil Lengkap)  imbangan dalam bentuk 21 dengan jumlah anggota sebanyak 30 orang yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Ampenan AKP Moh. Nasrullah,S.l.K, di depan Mapolsek Ampenan, (9/9).

Mataram - Adapun sasaran dari razia kendaraan kali ini yaitu sepeda motor yg di curigai sebagai hasil tindak pidana (curanmor), sepeda motor pretelan, tidak di lengkapi dengan stnk,  sajam, miras, narkoba, dan benda yg membahayakan lainnya.

Dari operasi ini, petugas dari Polsek Ampenan mengamankan 10 kendaraan yang tidak di lengkqpi surat - surat kendaraan, 5 (lima) kendaraan tanpa STNK dan 5 (lima) kendaraan bodong yang di duga hasil kejahatan (Ranmor).

"Oprasi ini dalam rangka operasi patuh gatarin, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat utk patuh berlalu lintas. Di samping itu kita akan menjaring kendraan yang tanpa surat - surat (bodong)", ungkap Nasrullah.

Iapun menghimbau pengendara untuk melengkapi surat surat dan kelengkapan kendaraaan.

"Saya himbau kepada masyarakat agar melengkapi surat - surat dalam berkendara dan melengkapi kelengkapn kendaraan bermotor. Karena operasi  ini akan kami lakukan stiap hari", tutupnya.



(LNG01) 

Pemprov NTB Sambut Baik Rencana DPIM Berinvestasi di NTB

Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Zulkieflimansyah menyambut baik keseriusan para investor asal Malaysia untuk berinvestasi di NTB. 

Mataram - Rencana untuk berinvestasi secara serius tersebut muncul saat dialog antara Gubernur NTB dengan Dewan Perdagangan Islam Malaysia (DPIM) di Ruang Rapat Utama (RRU), Kantor Gubernur NTB, Senin (9/9/2019).

Rombongan DPIM langsung diterima oleh Gubernur NTB, didampingi Wakil Gubernur, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah bersama Penjabat Sekda NTB, Dr. H. Iswandi,  dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur menjelaskan, kunjungan dari DPIM ini merupakan tindak lanjut dari kunjungannya ke Malaysia beberapa waktu lalu. Kini DPIM membalas kunjungan tersebut dengan membawa serta sejumlah investor dari Malaysia untuk berinvestasi di NTB. 

Menurutnya, kedatangan DPIM bersama sejumlah investor, merupakan langkah kongkrit untuk berinvestasi di NTB di multisektor yang potensial. Ia menjelaskan bahwa cukup banyak peluang investasi di NTB, seperti di bidang farmasi, pengolahan sampah, pengolahan daging dan lain sebagainya.

Selain itu, Gubernur juga berharap, dengan banyaknya kesamaan antara Malaysia dan Indonesia, khususnya NTB, ke depan akan lebih banyak terbangun koneksi langsung antara Lombok-Malaysia. Karena dengan adanya direct flight antara dua daerah akan mampu meningkatkan angka kujungan wisata. Seperti yang terlihat di direct flight Lombok-Perth Australia telah mampu menaikkan jumlah kunjungan turis Australia ke NTB menjadi 200 persen.

Gubernur menuturkan bahwa Provinsi NTB memang sedang fokus untuk memberi nilai tambah pada hasil produksi masyarakat melalui konsep industrialisasi. Dengan hadirnya industri di dalam daerah, maka pengolahan bahan baku bisa dilakukan di sini dan bisa menjadi lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Untuk memberi kemudahan bagi investor, Gubernur meminta Kepala OPD untuk membantu dan memfasilitasi jika ada potensi-potensi bisnis di NTB, misalnya dalam bidang farmasi. "Pimpinan OPD bisa menjembatani, untuk pembangunan pabrik farmasi, sehingga bahan baku akan lebih berkembang di NTB," ujarnya.

Sementara itu, Presiden DPIM, Datuk Sahar, berharap kedatangannya bersama para investor ke NTB untuk melihat langsung potensi-potensi bisnis yang bisa dikembangkan di Lombok dan Sumbawa. Ia meminta penjelasan kepada dinas dan lembaga terkait di NTB yang berhubungan dengan regulasi atau aturan-aturan berinvestasi di Indonesia, khususnya di NTB. Terutama masalah perpajakan, biaya masuk dan lain sebagainya.

Wakil Presiden DPIM, Datuk Rizal menambahkan, bahwa semua investor yang datang bersamanya memiliki keseriusan untuk berinvestasi di NTB dalam waktu dekat. Ia mengharapkan agar proses investasi dipercepat dengan memperpendek alur birokrasi. Kebijakan ini perlu dilahirkan agar dapat segera ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU antara Pemprov NTB dengan Malaysia.

Di hadapan semua Kepala OPD yang hadir, ia menjelaskan bahwa kedatangannya ke NTB untuk melihat langsung potensi investasi, termasuk melakukan pembicaraan dengan sejumlah pemilik hotel di kawasan Senggigi. “ Investor Malaysia siap menghidupkan kembali hotel-hotel yang sudah mati di kawasan Senggigi,” ujarnya. (LNG04)

Gubernur Serahkan Bantuan Pembangunan Masjid di Labulia

Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Zulkieflimansyah menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Fastabiqul Khairat di Dusun Enjak, Desa Labulia, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Senin (9/9/2019).  

lombok Tengah - Gubernur dalam sambutannya mengatakan, dirinya sangat bahagia bisa menyapa, bersilaturahmi dan menyambangi masyarakat Desa Labulia, terlebih di acara yang sangat bagus seperti di peletakan batu pertama pembangunan Masjid. “Perlu kita terus menyapa masyarakat dengan tulus, dengan segenap cinta yang ada, di dalam nurani dan batin kita," ungkap Doktor Zul. 

Dalam kesempatan itu, Gubernur menyampaikan harapan agar dengan  hadirnya Masjid Fastabiqul Khairat ini akan selalu mengingatkan pentingnya mengejar kebajikan, mengingat konsep hidup yang terus mengejar kebaikan adalah kebutuhan setiap orang.  

"Mudah-mudahan Masjid Fastabiqul Khairat itu, nanti kalau berdiri, mampu menghadirkan ketenangan, kedamaian, menjinakkan pikiran, sehingga masyarakat kita, butuh hadir secara bersama-sama di dalamnya," tutur Doktor Zul dihadapan para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat serta masyarakat umum di Labulia.

Gubernur mengaku sangat menyambut baik kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu ia menyerahkan bantuan awal secara simbolis berupa dana pembangunan Masjid sebesar Rp 100 juta dari Pemerintah Provinsi NTB.

"Kami sangat senang untuk menghadiri acara ini dan kami meminta do’anya, mudah-mudahan jalan kami ke depan dimudahkan oleh Allah SWT, dan pembangunan Masjid yang kita cintai ini, juga diberikan kemudahan oleh Allah SWT," harapnya. 

Terakhir, Gubernur berpesan agar masyarakat terus menyiapkan diri menjadi tuan rumah di acara-acara yang besar di tahun-tahun yang akan datang. " Di Lombok Barat dan Lombok Tengah sebentar lagi banyak acara-acara besar. Perlu kesiapan anak-anak kita untuk tumbuh, apapun kondisinya, jangan sampai anak-anak kita tidak sekolah," tutupnya. (LNG04)