Minggu, 24 November 2019

Gubernur NTB Lantik Ketua dan Pengurus KTNA NTB


Pelantikan Pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan 
Lombok Barat - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah melantik ketua dan pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi NTB, masa bhakti 2019-2024, di Kantor BPTP Narmada, Lombok Barat, Senin (25/11/2019).

Dalam sambutan sekaligus pengukuhan anggota KTNA NTB itu, Gubernur menegaskan keberadaan kelompok KTNA ini tidak hanya sekedar dilantik, namun untuk bekerja dan sebagi wadah untuk menjembatani aspirasi petani dan nelayan di NTB.

Gubernur mengatakan, KTNA harus mampu memberikan solusi bagi permasalahan petani dan nelayan serta mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan. 

Selain itu, keberadaan kelompok ini harus mampu juga mencari solusi untuk memajukan pertanian dan perikanan. Menghadirkan industrialisasi pertanian dan perikanan di NTB menjadi jawaban dari solusi itu. Dengan mengubah pola dari penghasil bahan mentah menjadi pengolah.

Seperti industri pengolahan pakan ikan, yang dipamerkan dalam acara tersebut. Gubernur memberikan apresiasi terhadap industrialisasi pakan ikan itu, karena sesungguhnya itulah konsep industri yang ingin dikembangkan di NTB.

Ia menyakini dengan industrialisasi, hasil pertanian dan perikanan di NTB, selain memberikan nilai tambah bagi pemasukan daerah, juga akan mampu meningkatkan margin penghasilan petani dan nelayan di NTB.

Untuk itu, KTNA diharapkan membangun komunikasi dengan pemerintah dan pihak-pihak terkait agar segala kesulitan yang dihadapi dapat segera dibantu mengatasinya.

"Tidak mungkin pertanian dan perikanan kita sejahtera tanpa hadirnya industrialisasi," ujarnya.

Senada dengan Gubernur, Ketua KTNA NTB, Drs. Haerul Warisin mengatakan,  
hadirnya KTNA NTB sebagai wadah musyawarah dalam menampung aspirasi dan menyelesaikan maslah petani dan nelayan di NTB.

KTNA akan menjadi jembatan dalam menyampaikan aspirasi petani dan nelayan kepada pemerintah dengan pola penyelesaian rembuk anggota KTNA dan rembuk wilayah.

"Keberadaan KTNA NTB untuk bisa memecahkan masalah yang dihadapi petani, khususnya sektor pertanian dan perikanan kita," harapnya.(LNG04)

ALYT MAMBO BERAKSI DI PUSUK PASS


Aksi Jugling Botol Oleh Alyt Mambo

Giri Menang, Senin 25 November 2019 - Satu event besar pertama diadakan Desa Pusuk Lestari Kec. Batulayar Kab. Lombok Barat. Event ini diberi nama Festival Pesona Pusuk Lestari 2019 dan bertempat di Pusuk Pas. Serangkaian kegiatan dilaksanakan, selain yang inti yaitu minum Tuak Manis (air nira) massal dan eksplore Pusuk Lestari melalui Trail Adventure, juga kegiatan-kegiatan lainnya. Salah satunya atraksi Miksologist andalan Pulau Lombok. 

Banyak yang sudah mengenal istilah bartender melalui aksi juggling-nya yaitu seseorang yang bekerja di bar membuatkan minuman bagi pelanggan dengan aksi melempar-lempar botol liquer yang biasanya membuat banyak orang terkesima. Namun istilah Miksologi (Mixology) mulai banyak dikenal dan didengungkan sekitar tahun 2011. Miksologi adalah ilmu yang mempelajari tentang cara mencampur minuman dari berbagai bahan yang diperlukan. Miksologi lebih dari sekedar bartender.

Adalah Alyt Mambo, pria asal Kampung Melayu Ampenan, Kota Mataram, yang unjuk kemampuan miksologi dalam Festival Pesona Pusuk Lestari. 

Seusai atraksi, di antara lelah Alyt yang baru tampil, Humas Lombok Barat mewawancarai pria lajang 30 tahun ini. 

Mengawali cerita, Alyt menjelaskan bahwa juggling merupakan atraksi khusus di bar dengan melempar alat-alat bar baik dari gelas maupun botol. Apa yang ditampilkannya, cerita Alyt, disebut dengan miksologi yaitu ilmu mencampur minuman dengan bahan-bahan tertentu. 

“Jadi si pembuat (minuman) itu memiliki ilmu yang lebih dari sekedar bartender, (dengan) ruang lingkupnya adalah bar,” ujar Alyt, Minggu (24/11).

Menurutnya, keterampilan miksologi adalah membuat minuman yang lebih tinggi dari bartender. Bila bartender hanya membuat minuman, seorang miksologis harus memiliki pengetahuan tentang fungsi bahan yang digunakan. 

“Jadi bukan sembarangan, kita nyampur-nyampur udah enak, (tapi) kita gak tahu fungsi dari bahan-bahan yang kita gunakan itu untuk apa,” kata pria yang sudah 11 tahun menekuni bidang pembuatan minuman di bar ini. 
Alyt menjelaskan, pada dasarnya di bar ada dua jenis minuman utama yaitu mocktail dan cocktail. Cocktail merupakan campuran sari buah dari buah-buahan segar dengan berbagai jenis minuman beralkohol. Sedangkan mocktail merupakan kombinasi jus buah dengan minuman bersoda dan tidak mengandung alkohol. Pada event kali ini, Alyt membuat minuman khusus. 

“Jadi minuman yang tadi itu buatan saya sendiri spesial untuk acara ini, bahan dasarnya tuak manis, dan konsep pembuatannya squash,” ujar Alyt meyakinkan.

Dikatakan Alyt, minuman tersebut dibuatnya dengan menetapkan tekstur tuak manis yang agak kental, kemudian ditembakkan dengan soda. Alyt menjaga agar minuman itu rasanya tidak terlalu watering alias terlalu banyak air. Hasilnya, sebut Alyt, minuman yang dibuatnya nikmat.

“Enak sekali karena terbuat dari tuak manis yang sudah alami terus ditembak dengan soda dan live sehingga mengundang rasa haus hilang,” ujar pria yang bekerja freelance, bar trainer, konsultan sekaligus mengajar di SMK Pariwisata Mataram dan Akademi Pariwisata Mataram (sekarang Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Mataram ini. 
“Kita pengen minum minum lagi. Saya tambahin mint jadi kesegaran di tenggorokan keluar dari daun mint itu sendiri,” ujar Alyt menggambarkan kualitas rasa minuman racikannya. 
Untuk makin membuat daya tarik minumannya, Alyt menambahkan sirup grenadine yang terbuat dari pomegranate atau buah delima untuk pewarnanya. Salah satu juri Lomba Jugggling di Festival Senggigi belum lama ini juga menjelaskan alasannya menggunakan warna yang agak berbeda.

“Banyak orang yang ngeliat tuak itu warnanya merah, pink, saya pengen buat warna tuak itu seperti yang beralkohol tapi tidak ada alkohol sama sekali, pure mocktail,” kata Alyt menjelaskan. 
Asal muasal kesukaan Alyt terhadap dunia racik minuman di bar adalah dari keluarganya yaitu empat saudaranya bekerja di pariwisata, khususnya kapal pesiar. Alyt pun pernah bekerja di Kapal Pesiar Princess.(LNG04)

600 TRAIL MERIAHKAN FESTIVAL PESONA PUSUK LESTARI


Siap siap Start, Para Pengendara Motor Trail

Giri Menang, Senin 25 Nopember 2019 - Tidak kurang dari 600 orang pengendara trail ikut memeriahkan Festival Pesona Pusuk Lestari 2019 yang start dan finish di Pusuk Pas Kec. Batulayar Kab. Lombok Barat. Hal itu disampaikan Kepala Desa Pusuk Lestari H Junaidi saat memberikan sambutan pada pembukaan event pertama di Pusuk ini.

Kegiatan yang diberi nama Trabas Trail Adventure ini mengeksplore pesona pusuk lestari melewati dua kecamatan yaitu Batulayar dan Gunungsari. Kegiatan ini mendatangkan tribal community trail adventure yang berasal dari berbagai daerah. Tidak hanya dari seluruh kabupaten sepulau Lombok tapi juga dari Bima, Sumbawa, Dompu, Bali, dan dari Pulau Jawa. 

Ratusan motor trail tampak berbaris hingga memenuhi Jalan Raya Pusuk. Dengan berbagai perlengkapan yang komplit, setiap pengendara tampak tidak sabar menunggu pelepasan oleh Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid. 

Di panggung kehormatan, Bupati Fauzan turut senang dengan trail adventure yang menyemarakkan event Festival Pesona Pusuk Lestari ini. 

“(istilah) trabas sering kita dengar,” ujar bupati berharap dukungan trail adventure akan menjadi sarana promosi bagi wisata Pusuk, Minggu (24/11).

Sebelum melepas trail advanture, orang nomor satu di Lombok Barat ini mengajak semua yang hadir untuk meneriakkan Salam Trabas. Yaitu ketika bupati meneriakkan “Salam Satu Jari”, para hadirin khususnya para peserta trail adventure meneriakkan “Gas Fuul”. 

Bupati: Salam Satu Jari!! 
Hadirin: Gas Full!! 
Selain bupati, event ini juga dihadiri Ketua TP PKK Lombok Barat, Hj Khaeratun, Ibu Ketua DPRD Lombok Barat Hj Nur Hidayah, Dandim 1606 Lombok Barat Kolonel Czi.Efrijon Scroll, Kapolres Lombok Barat, AKBP Bagus S.Wibowo, Sekretaris Daerah Lombok Barat, HM. Taufiq, sejumlah kepala SKPD, camat, kepala desa, BUMDes dan Kelompok sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Pusuk Lestari dan masyarakat lainnya.(LNG04)

FESTIVAL PESONA PUSUK LESTARI Bupati Fauzan: Ujian Terberat Adalah yang Kedua, Ketiga...

 Peserta Festival Pesona Pusuk Lestari 2019

Giri Menang, Senin 25 Nopember 2019 - Membuka dan memberi sambutan pada event akbar Festival Pesona Pusuk Lestari 2019 di Pusuk Pas Desa Pusuk Lestari, Kec. Batulayar, Kab. Lombok Barat, Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid mengingatkan bahwa setiap event tantangan terberatnya bukan pada penyelenggaraan yang pertama kali tapi yang selanjutnya.

“Kegiatan yang pertama kali itu bukan ujian yang terberat. Ujian yang terberat adalah penyelenggaraan yang kedua, ketiga, keempat, dan seterusnya,” ujar alumnus Magister Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini, Minggu (24/11).

Pernyatan bupati itu menggambarkan bahwa meraih sesuatu tidak lebih sulit daripada mempertahankannya. Dengan kata lain, mempertahankan satu kegiatan yang baik jauh lebih sulit daripada memulainya.

Oleh karena itu, bupati meminta agar kepala desa dan segenap perangkatnya termasuk masyarakat Pusuk Lestari untuk kembali mengadakannya pada tahun-tahun berikutnya dengan lebih sukses lagi. 

“Satu sukses, kedua lebih sukses, ketiga dan seterusnya harus lebih sukses lagi dan harus lebih variasi lagi,” ujar bupati menekankan agar event yang pertama kali dilaksanakan ini jadi pembelajaran untuk lebih baik dan lebih variatif lagi pada tahun-tahun mendatang. 
Acara yang didukung penuh sejumlah Operasi Perangkat Daerah Lombok Barat seperti Dinas Koperas dan UKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, ini memiliki beberapa kegiatan utama yaitu minum tuak manis massal 3.000 gelas, monkey forest tracking, trail adventure, bazaar UMKM hidroponik, olahan gula aren dan olahan krepek, lukisan dan kerajinan tangan, serta phoneography contest. Selain itu, ada juga musik perkusi, tarian dari mahasiswi-mahasiswi STIKES YARSI Mataram, tari gendang beleq, dan aksi miksologist juggling.

Kepala Desa Pusuk Lestari H. Junaidi dalam sambutannya menyebut Desa Pusuk Lestari kaya akan keindahan. Monkey forest tracking, sebutnya, adalah kegiatan memberikan makan monyet di tempat yg sudah disediakan, bukan lagi di pinggir jalan yang membahayakan pengguna jalan. 

“Terimakasih Pak Bupati yang sudah menyiapkan area monkey forest,” ujar Junaidi berterima kasih.

Untuk trail adventure, dijelaskan kades, diikuti oleh sekitar 600 orang sepulau Lombok dan juga daerah lain seperti Bali, Sumbawa, Dompu, Bima bahkan dari Pulau Jawa. 
Selanjutnya, Junaidi memaparkan keistimewaan yang dimiliki desanya. Yang paling utama yaitu Pusuk Lestari sebagai kawasan agroforestry.

“Kalau mau cari hutan ada di kebun, kalau mau cari kebun ada di hutan, itu spesial hutan pusuk,” ujarnnya menyebut bahwa Pusuk Lestari memiliki hutan sekaligus kebun dengan berbagai hasil buah-buahannya. 
Dipaparkan Junaidi, desanya merupakan desa perbatasan yang menghubungkan Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Utara (KLU). Untuk itu ia berharap ramainya kunjungan ke tiga gili di KLU yaitu Gili Trawangan, Meno dan Air, seharusnya juga berdampak pada Desa Pusuk. 

“Kalau seribu tamu ke gili, seribu pula yang mampir di Pusuk Lestari,” harap Junaidi. 
Diakuinya, meskipun Pusuk Lestari tidak memiliki pantai tapi memiliki tempat yang indah untuk melihat pantai. Demikian juga dengan melihat sunset. 

“Kami tidak punya (pantai) tapi kami bisa melihat sunset itu,” ujarnya merujuk satu spot melihat sunset yang sangat indah di Pusuk Pas. 
Semua kekayaan yang dimiliki Pusuk Lestari ini, kata Junaidi, membuatnya optimis akan pengembangan wisata berbasis lokal Pusuk Lestari.

“Kami bangga dengan itu,” ucap Junaidi hingga empat kali dalam sambutannya. 

Bupati Fauzan pada bagian lain sambutannya menyinggung pihak-pihak yang membuat hoaks yaitu seakan-akan acara tersebut adalah ajakan mabuk-mabukan karena minum tuak.

“Kesannya negatif karena masyarakat kita cenderung negatif thinking,” ujar bupati.

Faktanya, lanjutnya, yang diminum adalah tuak manis alias air nira yang tidak beralkohol sama sekali.

“Mana mungkin desa, Bumdes mengadakan acara mabuk-mabukan, sekarang banyak hoaks yang mendominasi pikiran masyarakat,” ujar bupati. 
Namun demikian, hal itu tidak mengurangi rasa gembira dan apresiasi bupati terhadap event tersebut. Bahkan event pertama ini membuatnya bersemangat untuk membuka jalan baru di sekitar Pusuk.

“Tadi kita diskusi dengan Pak Dandim, Pak Kapolres, untuk segera membuka jalan atau akses sehingga semua desa ini bisa tersambung,” ujar bupati bersemangat. 
Selain bupati, event ini juga dihadiri Ketua TP PKK Lombok Barat, Hj Khaeratun, Ibu Ketua DPRD Lombok Barat Hj Nur Hidayah, Dandim 1606 Lombok Barat Kolonel Czi.Efrijon Scroll, Kapolres Lombok Barat, AKBP Bagus S.Wibowo, Sekretaris Daerah Lombok Barat HM. Taufiq, sejumlah kepala SKPD, camat, kepala desa, BUMDes dan Kelompok sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Pusuk Lestari dan masyarakat lainnya.(LNG04)

Uji Kemampuan Tempur, Korem 162/WB Gelar UST Kompi Yonif 742/SWY.

Kepala Staf Korem 162/WB Letnan Kolonel Inf Endarwan Yansori

Lombok Barat – Korem 162/WB mengelar Uji siap tempur (UST) Kompi senapan Yonif 742/SWY di Kecamatan Sekotong komplek Lombok Barat dengan pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh Komandan Latihan Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, Senin (25/11).

Apel pengecekan dan pemberangkatan latihan uji siap tempur dipimpin Wadanlat Kepala Staf Korem 162/WB Letnan Kolonel Inf Endarwan Yansori di Lapangan Yonif 742/SWY Gebang yang juga dihadiri para pelatih dan pendukung latihan.

Pada kesempatan tersebut, Kasrem memberikan arahan dan beberapa penekanan untuk dipedomani selama pelaksanaan latihan uji siap tempur (UST)

Dijelaskannya, latihan UST bukan merupakan latihan biasa, namun merupakan ujian kesiapan tempur satuan Yonif 742/SWY dalam hubungan kompi, yang dalam pelaksanaannya tidak lagi dikoreksi atau diulang-ulang, melainkan akan dinilai dengan ketentuan lulus atau tidak lulus.

Selain itu, lanjut Kasrem, penilaian terhadap para peserta uji siap tempur ( UST) mulai dari kemampuan dan gerakan perorangan, disiplin tempur, kemampuan menilai dan memilih medan dengan PKT/PKM, penguasaan materi, kemampuan melakukan langkah-langkah dalam setiap materi kegiatan, serta kemampuan para Danki dalam memimpin dan mengendalikan anggotanya dilapangan dihadapkan dengan situasi medan dan sasaran.

"Tunjukkan bahwa Yonif 742/SWY patut dibanggakan sebagai satuan tempur di wilayah Korem 162/WB yang terlatih dan siap digerakkan dalam pelaksanaan tugas dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara," harap Kasrem. 

Kepada para pendukung, penilai dan pengawas kata Kasrem, agar melaksanakan tugas fungsi sesuai ketentuan sehingga sasaran uji siap tempur dapat tercapai seperti apa yang diharapkan dari tujuan penyelenggaraan ust kali ini. 

Mengakhiri pengarahannya, Kasrem menekankan agar memperhatikan faktor keamanan personel dan materiil dalam setiap kegiatan, baik dalam hubungan perorangan, kelompok/tim hingga dalam hubungan kompi.Usai memberikan pengarahan dan penekanan, para personel peserta latihan dan pendukung bergerak menuju lokasi latihan menggunakan kendaraan truk dengan membawa perlengkapan yang dibutuhkan selama pelaksanaan latihan berlangsung.

"Selamat melaksanakanan ust dan tetap semangat," pungkas Kasrem dengan penuh semangat sambil mengepalkan  tangan keatas.

YBM PLN GELAR PELATIHAN MENGHAFAL AL QURAN SEMUDAH TERSENYUM DI LOMBOK


Pelatihan Menghafal Alqur'an di Islamic Center

Mataram - Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN bekerja sama dengan Askar Kauny menyelenggarakan Pelatihan Menghafal Al Quran di Islamic Center – Mataram pada hari Minggu (24/11). Kegiatan ini dihadiri oleh 1.100 peserta yang berasal dari seluruh provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Salah satu tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan minat untuk menghafal Al Quran, terutama di kalangan anak muda di Lombok. Namun tidak hanya lebih mudah, tapi juga membuat seluruh peserta lebih paham dan mengerti arti dari ayat-ayat suci yang dihafal, sehingga dapat meningkatkan kualitas ketaqwaan kita terhadap Allah SWT.", jelas Sumarno, Senior Manager SDM dan Umum PLN Unit Induk Wilayah NTB dalam sambutannya. 

Pelatihan Al Quran yang mengusung tema Semudah Tersenyum Lombok ini dihadiri pula oleh Asisten II Kota Mataram, Bpk.Mahmudin Tura dan dipimpin oleh Ustaz Habiburrahim, Lc dan Ustaz Bobby Herwibowo, Lc. Dari pelatihan tersebut, dipilih 2 orang peserta yang mendapatkan hadiah 2 (dua) paket umrah, yaitu Hartini (23 thn) yang berasal dari Desa Sesela – Gunung Sari dan dan Nadia Yuli (21 thn) dari Batukliang – Praya.



Selain pelatihan Al Quran, pada kesempatan tersebut YBM PLN juga membagikan 1000 paket sembako kepada kaum dhuafa di lokasi tersebar yaitu Islamic Center, Masjid Nurul Furqon Peteluhan Indah - Lingsar, Masjid Ittihad Gerepek - Lombok Tengah dan juga Masjid Mertak Gawah Bebie - Lombok Tengah. 



“YBM PLN ini adalah yayasan yang mengelola zakat, infaq dan shodaqoh dari pegawai PLN se-Indonesia. Penyalurannya juga dilakukan ke seluruh wilayah, salah satunya NTB. Semoga ke depannya, YBM PLN dapat menggelar kegiatan seperti ini dengan melibatkan lebih banyak lagi peserta.”, jelas Sumarno.



Dalam kesempatan tersebut, Sumarno juga memohon doa dari seluruh peserta yang hadir agar sistem kelistrikan di NTB selalu andal dan PLN bisa lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (LNG04)

Kontak Person
Taufiq Dwi Nurcahyo
Manager Komunikasi PLN UIW NTB
HP : 081 2177 0423 23

PLN SUKSES GELAR TURNAMEN TENIS LAPANGAN PLN CUP 2019

Salah Satu Peserta Yang Sedang Bertanding di Ajang Turnamen Tenis

Mataram, 24 November 2019 - PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTB kembali sukses mengadakan Turnamen Tenis Lapangan PLN Cup, Jumat hingga Minggu (22-24/11). Turnamen yang digelar untuk keempat kalinya ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Listrik Nasional ke-74 dan Hari Ulang Tahun Provinsi NTB ke-61. 

Sebanyak 22 tim yang berasal dari berbagai daerah, termasuk NTB, Bali, dan Jawa Timur ikut serta dalam turnamen yang digelar 22-24 November 2019 di Akbar Ali Sport Center, Kota Mataram dan beberapa lapangan tenis yang lain, yaitu Lapangan Handayani, Lapangan Korem 162 Wira Bhakti, Lapangan Bank Indonesia Perwakilan NTB, dan Lapangan Kejaksaan Tinggi NTB.

General Manager PLN UIW NTB, Rudi Purnomoloka saat pembukaan Turnamen Tenis PLN Cup mengatakan, selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini utamanya dapat menjadi wadah silaturahim antar instansi, khususnya yang ada di Provinsi NTB.

"Ini tidak hanya menjadi wadah pembinaan bakat, tetapi juga menjadi sarana komunikasi kita semua untuk memajukan Nusa Tenggara Barat," tutur Rudi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) NTB, diwakili Sekretaris Dispora NTB, Dra. Baiq Honey Suprihatin mengapresiasi kegiatan ini. Dirinya menilai PLN telah menjadi BUMN pelopor kegiatan olahraga antar instansi. 

"Instansi-instansi lain kalau bisa juga ikut memasyarakatkan olahraga dengan membuat kegiatan-kegiatan semacam ini," ucap Honey.

Turut hadir dalam pembukaan turnamen tenis PLN Cup 2019, antara lain Danrem 162 Wirabhakti, Direktur Polairud Polda NTB, Asdatun Kejaksaan Tinggi NTB, Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTB, dan beberapa Pimpinan BUMN/BUMD.

Pada turnamen tahun ini, Yugisah Tenis Club berhasil menjadi juara pertama setelah mengalahkan Tim PLN Jawa Timur H&R 1 yang menjadi juara kedua. Sementara peringkat ketiga bersama diraih oleh Tim Tenis Handayani dan Tim PLN Jawa Timur H&R 2.


Kontak Person
Taufiq Dwi Nurcahyo
Manager Komunikasi
PLN Unit Induk Wilayah NTB
+6282177042323

(LNG04)