Rabu, 04 September 2019

Mutasi Di Lingkup Polres Mataram Bergulir. Ini Pejabat Yang Baru!


Kapolres Mataram Kota, AKBP H. Saiful Alam, memimpin upacara serah terima jabatan (setijab) sejumlah pejabat utama Polres Mataram, di Mapolres setempat di Mataram, (5/9).

Mataram - Adapun sejumlah jabatan utama Polres Mataram yang disertijabkan adalah, Kapolsek Cakranegara, Kompol. Muslih di ganti dengan Pejabat baru, AKP Zaky Magfur. S.I.K, Kapolsek Ampenan, Kompol I Wayan Suteja diganti dengan, AKP Mohammad Nasrullah, S.pd. S.I.K Kapolsek Narmada, Kompol I Gusti Komang Bagia, kini pejabat baru, Kompol I Kadek Suparta, A.Md, dan Kasat Intelkam, AKP Suyadi dengan pejabat baru, AKP Refindo Pradikta Rulando, S.I.K, Kasat Lantas, AKP Ricky Suhada. S.I.K. di ganti dengan AKP Raditya Suharta, SH. S.I.K.

Kapolres Mataram AKBP H. Saiful Alam, dalam sambutannya mengatakan puji syukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT, sebagai satuan Polres Mataram pelaksanaan tugas para pejabat maupun personil lebih dari kesatuan yang lainnya. 


" Kami ucapkan terimakasih kepada para pejabat lama beserta istri yang telah mendedikasikan dirinya melaksanakan tugas secara maksimal selama ini, dan selamat kepada pejabat baru, selamat bertugas dan semoga dapat mendedikasikan diri dalam tugas ditempat baru, dimana tugas pokok Polri yaitu menjaga Kamtibmas di wilayah NKRI." ucap H. Saiful Alam.

Di tempat yang sama, Kapolsek Ampenan yang baru AKP. Moh. Nasrullah, SIK menjelaskan kepada awak media, setelah ia menempati jabatan barunya, maka ada beberapa hal yang akan menjadi perioritasnya dalam bekerja.

"Prioritas dalam menjabat sebagai sebagai Kapolsek ampenan yaitu berbenah internal baik mako maupun personil. Mako yang nyaman akan membut anggota yang bekerja akan nyaman. Di samping itu, kejahatan sasaran utama, 3C dan narkoba, karena mrupakan atensi pimpinan tanpa mengabaikan kriminalitas yg lainnya", ungkapnya.


Berikut profil AKP.Moh.Nasrullah,SIK:

MOH. NASRULLAH, SIK
AKP/ 82111279
KAPOLSEK AMPENAN..
TTL : LOTIM 07-11 -1982
ISTRI : NOVI EKA VIRGIANTI, S. KEP.

ANAK:
1.ZANETTA 
2.ATHAYYA
3. HAIDAR

RWYT JABATN:
1. DANTON 1 KIE 3 DEN A PELOPOR SAT BRIMOB POLDA PAPUA
2. WAKASUBDEN 1 DEN B PELOPOR
3. KASUBDEN 2 DEN A PELOPOR
4. KASUBDEN 1 DEN A PELOPOR
5. DANKI 1 YON D PELOPOR
6. PAMA POLDA PAPUA (DALAM RANGKA DIK PTIK)
7. PATUN MUDA PUSDIK BRIMOB (SPRI KALEMDIKLAT)

RIWAYAT PENDIDIKAN:
1. UMUM
- SD, MTs, MA, S1.

2. POLRI
- AKPOL 2009
- PTIK 2018

KEJURUAN:
- INTELMOB
- DASPA BRIMOB
- SEBASA


(LNG01)

Tugas Selesai, Yonzipur Kembali Di Tugaskan Ke KLU

Batalyon Zeni Tempur yang sudah bertugas selama 6 bulan di Kabupaten Sumbawa Barat kini kembali diperintahkan bertugas atau bergeser ke Kabupaten Lombok Utara Nusa Tenggara Barat.

Sumbawa Barat - Kepindahan Yonzipur ini berdasarkan perintah dari Danrem 162 Wira Bhakti Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani.

Dandim Sumbawa Barat Letkol Czi Eddy Oswaronto, ST mengucapkan terima kasih kepada pasukan Yonzipur 5 Kepanjen Malang yang sudah melaksanakan tugas rekap rekon rumah gempa dari Poto Tano sampai Sekongkang dengan baik di Sumbawa Barat.

"Acara malam ini merupakan perpisahan untuk menghantar tugas Yonzipur dari Sumbawa Barat ke Lombok Utara," jelasnya Dandim.

Ia mengungkapkan permohonan maaf apabila ada masyarakat KSB pernah berbuat salah kepada anggota Yonzipur saat melaksanakan tugas di lapangan.

Dia menghimbau kepada pasukan Yonzipur untuk mengingatkan kembali kepada anggotanya bila perlu semua persoalan diselesaikan dan apabila ada menjanggal bisa melaporkan ke Dandim.

Untuk di ketahui ada 1286 rumah rusak berat di Kabupaten Sumbawa Barat, sudah 800 lebih yang dibangun, sedangkan yang masih dalam pengerjaan tinggal 400 rumah.

"Sesuai tugas Yonzipur mengerjakan rumah rusak berat sampai 60 persen, setelah itu baru bergeser ke tempat lain," ungkap Dandim.

Kita ini tentara, sambung Dandim, kita ini TNI siap diperintahkan di mana saja. Yonzipur ini sudah 6 bulan berada di KSB. Sebelumnya ada 100 orang yang dikirim ke sini untuk membantu masyarakat KSB. Mereka ditugas di Tano, Seteluk, Taliwang dan Brang Rea.

Bupati Sumbawa Barat yang diwakili Asisten 1 Setda Kabupaten Sumbawa Barat, Irawansyah, SH., MH mengucapkan terima kasih kepada Yonzipur 5. Dia juga meminta permohonan maaf apabila ada kesalahan dari masyarakat Sumbawa Barat selama Yonzipur bertugas di sini.

Ia mengucapkan selamat bertugas kepada Yonzipur 5 di tempat yang baru. Dan semoga bisa menjalankan tugas dengan baik.

Danyon Zipur 5 yang diwakili Danki Zipur Kapten Czi. Sayitno mengatakan bahwa keberadaan yonzipur sangat membantu masyarakat Sumbawa Barat. Keberadaan yonzipur di sini berkat dukungan dari masyarakat dan Pemda KSB.

Dia meminta restu agar dipermudahkan Yonzipur menjalankan tugas di tempat yang baru. 

"Semoga kami tetap di berikan kesehatan agar menjalankan tugas dengan baik," katanya.

Hadir dalam kegiatan itu Dandim 1628/Sumbawa Barat, Asisten 1 Pemda KSB, Danki Zipur, Danton Zipur, Koramil, anggota Zipur. (LNG05)

Selasa, 03 September 2019

Integrasi Penanganan Anak Di KLU

 
Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Lombok

Utara bersama Lembaga Perlindungan Anak Provinsi NTB menyelenggarakan kegiatan Forum Diskusi Group ( FGD).


Lombok Utara - Kegiatan ini dilaksanakan di lesehan Ima Rasa Desa Gondang Kec.Gangga KLU pada hari Senin, 2 September 2019. Hadir dalam kegiatan tersebut Kabid perlindungan anak dan perempuan  KLU Ridwan dan Ketua Tim dari LPA Provinsi NTB Joko Jumadi. Peserta diskusi adalah lembaga jejaring penyedia layanan seperti Kankemenag KLU, Dinas Dikpora, Dinas Kesehatan, PMI, Kominfo, Endri Foundation, Bapeda, Ducapil, dan media dengan jumlah 20 peserta

Kegiatan diskusi yang dibuka langsung oleh Kabid PAP KLU Ridwan. FGD ini berkaitan dengan baseline dan sekaligus penguatan layanan kesejahteraan sosial dan perlindungan perempuan dan anak terpadu Lombok Utara. Dalam diskusi itu membahas juga berbagai jenis data yang dikumpulkan oleh panitia baik data anak, guru madrasah dan juga data layanan kesehatan lainnya.

Joko Jumadi selaku ketua tim LPA provinsi kepada media mengungkapkan bahwa tujuan dari pelaksanaan kegiatan FGD ini untuk untuk melakukan kegiatan integrasi.

" Tujuannya untuk mengintegrasikan layanan, dimana layanan yang ada di masing masing SKPD seperti dinas kesehatan, Kemenag, dinas pendidikan perlu melakukan koordinasi didalam penanganan anak " ungkap Joko

Lebih jauh Joko menjelaskan ketika ada anak ditemukan dalam kondisi terlantar, tidak terawat lalu ditemukan oleh salah satu intansi misalkan dinas kesehatan, maka dinas kesehatan akan menangani terkait kesehatannya saja tidak melihat dari sisi lain misalnya pendidikan. Untuk itu melalui melalui forum Discussion Group ini akan terbentuk lembaga koordinasi yang menangani masalah tersebut.

Ridwan Kabid PAP KLU sangat berterima kasih atas kegiatan yang di gagas oleh LPA provinsi. 
" Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada LPA atas program ini " ungkap Ridwan

LNG06

Hindari Jamur, Melalui Bimbingan Perkawinan Pra Nikah

Muncul istilah baru di tengah masyarakat, Jamur ( Janda Dibawah Umur ) tidak mau terus bermunculan. seksi Bimas Islam kemenagklu menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Perkawinan Pranikah remaja usia nikah se kabupaten Lombok Utara . 

Lombok Utara - Kegiatan ini dilaksanakan di ponpes Ryadul Jannah NW Penjor Kec.Tanjung KLU pada hari Selasa, 3 September 2019. Acara dibuka langsung oleh kasubbag TU H.Suparlan dan didampingi oleh Kasi Bimas Islam serta Penyuluh Agama. Yang menjadi peserta para pelajar MA kelas 12 sebanyak 100 orang.

H.Aviv Affan, selaku ketua panitia dalam laporannya mengungkapkan bahwa seseorang yang melangsungkan pernikahan kadang berjalan mulus dan ada juga yang mengalami banyak rintangan. Melalui kegiatan bimbingan perkawinan pra nikah ini bisa menekan akan perceraian dan menurunkan angka perceraian.

H.suparlan dalam pemaparannya mengungkapkan masalah yang di alami pada usia remaja diantaranya resiko penyakit menular, gangguan emosional, gertakan,putus sekolah,resiko sekolah,resiko kehamilan,kenakalan dan penyalahgunaan obat-obatan dan alkohol

Selain itu, H.Suparlan para remaja yang akan memasuki jenjang perkawinan perlu memahami maksud dan tujuan dari perkawinan tersebut.

Para peserta yang merupakan para pelajar yang masih berusia remaja sangat antusias menerima materi dari data narasumber, bahkan diakhir pemaparan materi mereka mengajukan pertanyaan terkait dengan keluarga dalam berumah tangga. Banyak diantara peserta tidak mau menikah cepat karena takut akan menjadi Jamur alias Janda Dibawah Umur. 

LNG06

Pembentukan BWI Tingkat KLU

Badan Wakaf Indonesia ( BWI ) provinsi NTB bertemu langsung dengan Bupati Lombok Utara Dr H Najmul Akhyar di kediamannya di Pemenang KLU. BWI propinsi NTB di pimpin langsung oleh ketua BWI H Usman dan didampingi Divisi Nazir Dr Zaidi Abdad serta sekretaris BWI Hj.Fatihatul Munawarah pada hari Selasa, 3 September 2019. Dalam kesempatan itu juga hadir dari kantor Kemenag Lombok Utara H.Suparlan.

Lombok Utara - Dalam pertemuan tersebut pengurus BWI provinsi NTB menyampaikan rencananya akan dilaksanakan pembentukan pengurus BWI tingkat kabupaten Lombok Utara. Bupati Lombok Utara sangat menyambut baik rencana tersebut dan pada saat itu langsung meminta kepada pihak kantor Kemenag Lombok Utara untuk segera mungkin menyusun program.

Ketua BWI provinsi NTB melalui Divisi Nazir Dr Zaidi Abdad mengungkapkan tujuan pembentukan BWI Tingkat KLU.
" Bahwa tujuan pembentukan BWI di masing masing kabupaten itu sangat penting untuk membantu BWI diprovinsi dalam rangka pertama  penyelamatan aset aset wakaf yang sudah ada di masyarakat, kedua untuk melindungi aset aset wakaf dan ketiga untuk pemberdayaan wakaf " ungkap Zaidi kepada awak media

Menurut Zaidi bahwa selama ini tanah wakaf itu tidak dikelola dengan baik. maka dengan adanya lembaga BWI sesuai fungsi pemberdayaan sehingga tanah wakaf itu memiliki konstribusi kepada umat dan bisa dikelola menjadi wakaf produktif.

Zaidi mencontohkan sebuah masjid, bagaimana sebuah masjid itu bisa membiayai dirinya sendiri. Harapan dari BWI di kabupaten Lombok Utara itu bisa berkesinambungan dan berjalan secara maksimal.

Terkait keanggotaan, Zaidi menjelaskan bahwa anggota dari BWI terdiri dari 3 unsur yaitu unsur pemerintah, Tokoh Agama dan akademisi. Dan setelah itu dibentuklah beberapa nazir - nazir. Seperti yang disampaikan oleh Zaidi bahwa di NTB sendiri baru ada 5 kabupaten yang sudah memiliki kepengurusan BWI diantaranya kabupaten Bima, Kab
Lombok Timur, Kabupaten Dompu, KSB, Sumbawa. 

LNG06

Pembukaan APGN Memukau, Persembahan Tari Kolosal Dipuji Para Peserta

Acara pembukaan The 6th  Asia Pacific Geopark Networks (APGN) Symposium dilaksanakan pada Senin (03/09/2019). Ratusan delegasi dari berbagai negara memenuhi Hall Rinjani Hotel Lombok Raya, Kota Mataram, untuk mengikuti sesi serimoni pembukaan APGN oleh Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah.

Mataram - Sebagai tuan rumah, Pemerintah Provinsi NTB sejak awal telah menyampaikan komitmennya untuk menyambut para tamu sebaik-baiknya.  Hasilnya, komitmen yang lahir dari kerjasama apik berbagai kalangan mendapat penghargaan yang tinggi dari ratusan delegasi yang hadir. 

Pembukaan APGN 2019 ini memberi kesan mendalam bagi para peserta. Bahkan, para delegasi yang telah hadir di NTB sejak 31 Agustus 2019 lalu memberikan standing applause kepada pemerintah provinsi dan seluruh pihak  yang terlibat dalam event internasional itu.

Penghargaan diberikan oleh para peserta atas pembukaan acara yang berlangsung meriah dengan ditampilkannya sebuah tarian kolosal dengan judul "3 Secrets of Rinjani" Karya Sutradara dan Koreografer kenamaan NTB, Lalu Surya Mulawarman dari Sasak Dance.

Salah satu delegasi APGN Alireza Amrikazemi dari Iran merasa kagum dengan acara pembukaan itu. APGN Advisory Commitee itumengatakan, apa yang ditampilkan dalam acara itu sebagai sebuah kejutan yang tidak disangka-sangka. 

"Ini merupakan penampilan terbaik yang pernah saya lihat," ungkapnya usai pembukaan sembari menyampaikan selamat kepada pemerintah provinsi dan seluruh jajaran yang telah menyelenggarakan acara tersebut.

Lalu Surya Mulawarman, sebagai kreator Tari "3 Secrets of Rinjani " itu mengaku bangga dan bahagia. Sebab ia tidak menyangka hasil karyanya itu mendapatkan apresiasi yang tinggi dari para delegasi APGN. Bahkan ia mengaku terharu, karena selama ini belum pernah mendapatkan standing applause panjang atas karyanya. 

"Baru saya merasakan lagi di Indonesia, di daerah sendiri,  di tanah kelahiran, dari Peserta APGN dari 34 negara, memberikan standing applause yang panjang," ungkapnya saat diwawancara di lokasi acara.
Ia menjelaskan bahwa NTB bisa menaklukkan dunia dengan menampilkan seluruh potensi dan kearifan lokal yang ada. Termasuk tradisi yang tumbuh di tengah-tengah masyarakat, dapat ditampilkan dalam bentuk kekinian dengan tidak meninggalkan akar-akar tradisi yang ada. 

Ia juga menuturkan, tarian dengan lima adegan itu menggambarkan masyarakat Sasak masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang. Dalam cerita itu, dikisahkan masyarakat Sasak yang senantiasa hidup bersanding dan bersahabat dengan alam sebagai sebuah kekuatan. Mereka selalu mendaki Gunung Rinjani yang di dalamnya dipenuhi potensi dan keindahan alam yang luar biasa.

"Saya ingin mengangkat Rinjani ini dalam tiga prespektif," jelasnya. 

Pertama lanjutnya, Rinjani sebagai pusat energi bagi masyarakat. Ketika melihat Rinjani katanya, maka energi masyarakat itu langsung terbangun. Kedua adalah Rinjani sebagai pusat peradaban masyarakat. Yang ketiga lanjutya, adalah sebagai pusat vulkanologi."Kita ingin menunjukkan pada dunia bahwa Rinjani itu sangat luar biasa," tuturnya. 

LNG04

APGN Symposium, Agenda Bersejarah Bagi Masyarakat NTB

Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan, ditunjuknya Lombok sebagai lokasi The 6th  Asia Pacific Geopark Networks (APGN) Symposium tahun 2019 sangat berarti bagi masyarakat NTB. Agenda ini akan menjadi sejarah bagi masyarakat NTB dan sebagai pendorong  untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki oleh daerah.

Mataram - Gubernur NTB saat memberi sambutan dalam acara pembukaan acara Simposium APGN 2019 di Hotel Lombok Raya, Mataram, Selasa (3/9) mengatakan, masyarakat NTB telah dilanda bencana gempa bumi tahun 2018 lalu. Beberapa kali gempa besar dan ribuan kali gempa kecil. Namun Gubernur memuji semangat masyarakat NTB yang terus berupaya bangkit pascagempa.

“Orang yang kuat adalah orang yang terjatuh tujuh kali, namun mampu bangkit delapan kali,” tutur orang nomor satu di NTB itu dihadapan Presiden Global Geopark Network, Guy Martini,  Executive Chairman of Indonesian National Commission for UNESCO,  Prof. Dr. H. Arief Rachman, dan pihak terkait lainnya.

Ia menambahkan, menjadi tuan rumah APGN merupakan momentum untuk menunjukkan pada dunia bahwa masyarakat NTB itu kuat. “ Tahun lalu, kami dilanda gempa bukan hanya tujuh kali, namun lebih dari dua ribu kali. Namun masyarakat NTB mampu menunjukkan kepada dunia bahwa mereka bangkit lebih dari tiga ribu kali,” kata Gubernur yang diikuti oleh tepuk tangan para peserta. 

Gubernur mengatakan, pihaknya sadar dan setuju untuk mengelola warisan geologi dengan pendekatan kebijakan yang ril yaitu dengan melakukan perlindungan kawasan, memajukan pendidikan serta pembangunan berkelanjutan.

“ Saya berharap kegiatan APGN menjadi forum untuk berbagi pengalaman serta untuk belajar bagaimana mengelola potensi alam demi kelangsungan hidup masyarakat di masa mendatang,” ujarnya. 
LNG04