Sabtu, 02 Januari 2021

Pastikan Kondisi Prima, Urkes Polres Loteng Periksa Kesehatan Personel Pospam Lilin Rinjani 2020


Praya,
-Tim urkes Kesehatan Polres Lombok Tengah melakukan pengecekan dan memberikan masker serta vitamin kepada petugas yang terlibat dalam Operasi Lilin Rinjani 2020.

PaurKes Polres Lombok Tengah bersama tim urkes lainnya menyambangi Pospam dan Posyan Operasi Lilin Rinjani 2020 Di wilayah kabupaten Lombok Tengah. Minggu (03/01/21).

Kapolres Lombok Tengah AKPB Esty Setyo Nugroho, S.I.K melalui Ps. Paurkes Aipda Rosi mengatakan Pemeriksaan kesehatan dilakukan pada setiap anggota yang terlibat Operasi Lilin Rinjani 2020.

“Pemeriksaan kesehatan rutin oleh Urkes sebagai antisipasi untuk menjaga kondisi tubuh para personel pengamanan agar tetap sehat dan prima,” terangnya.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan meliputi pengecekan tensi darah, suhu tubuh dan pemeriksaan ringan kesehatan lainnya. Pada kesempatan tersebut Tim urkes juga menyerahkan masker dan sejumlah vitamin untuk menunjang stamina para personel pengamanan.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan Tim urkes, seluruh personel yang melaksanakan tugas dalam kondisi sehat dan tidak ada yang mengalami keluhan sakit. 

“Hasil dari pemeriksaan kesehatan anggota Pospam, tidak ditemukan anggota yang sakit, jikapun ada, hanya anggota yang terserang flu ringan, mungkin efek dari perubahan cuaca," ucap Paur Kesehatan. 

Tidak hanya itu, guna mengantisipasi penularan Covid-19 terhadap petugas tim urkes Polres Lombok Tengah juga lakukan penyemprotan disinfektan diseputaran Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan, baik diluar maupun didalam. 

"Kita juga lakukan penyemprotan cairan disinfektan diseputaran Pospam dan Posyan, untuk menghindari adanya penularan Covid-19 terhadap personel," ujarnya.

Nekat Gelar Acara Musik Ditengah Pandemi, Croser Motor Trail Dibubarkan Polisi


Masih dalam rangkaian Pengamanan Tahun Baru 2021, jajaran Polsek Sengigi Polres Lombok Barat, membubarkan Aniversary RTX Bgawe Lombok, yang digelar di Villa Melase House Dsn.Melase, Ds.Batulayar Barat, Kec.Batulayar, Kab.Lobar, Sabtu (2/1).

Kapolsek Senggigi AKP Bowo Tri Handoko, SE.SIK mengatakan, pembubaran dilakukan berdasarkan informasi Masyarakat tentang Kerumunan dari para peserta Croser Motor Trail.

“Kami dari jajaran Polsek Senggigi bersama Kepala Dusun Melase dan Tokoh masyarakat langsung mengecek atas informasi tersebut,” ungkapnya.

Di Lokasi Acara, ditemukan Kerumunan Masyarakat dari para peserta Croser Motor Trill kurang lebih 100 orang yang akan menghadiri Acara ANIVERSARY RTX BGAWE LOMBOK, diringi Lagu Music dengan pengeras suara berukuran Besar.

“Warga resah dengan diadakannya acara ini, dimana dimasa Pandemi saat ini, masih saja ada kelompok Masyarakat yang mengabaikan protocol Kesehatan,” jelasnya.

Kemundian pihak Kepolisian Memanggil Ketua Panitia Acara bersama Para Peserta acara tersebut, ternyata tidak ada pernah ijin melaksanakan acara tersebut ke Desa, Camat maupun pihak Kepolisian.

“Dari pengakuan Ketua Panitia dan peserta, rencananya hanya diadakan semalam saja di Villa tersebut, namun sesuai dengan Maklumat kapolri dan  Surat edaran Pemerintah, maka acara tersebut kami bubarkan,” ujarnya. 

Kapolsek menegaskan bahwa kegiatan tersebut sudah melanggar Protokol Kesehatan, karena menimbulkan kerumunan atau keramaian masyarakat banyak di era pandemi Covid 19.

“Dengan mengadakan kerumunan, jelas-jelas sudah melanggar protocol Kesehatan, apalagi disertai dengan music keras, dapat meresahkan masyarakat sekitar,” tandasnya.

Setelah mendapat penjelasan dari Pihak Kepolisian, para peserta kemudian meninggalkan lokasi acara yang di pantau terus oleh anggota, Kepala Dusun dan Tokoh Masyarakat melase.

“Dalam Pembubaran ini, diawasi ketat oleh Aparat Kepolsian, Bersama Kepala Dusun dan Tokoh Masyarakat melase, untuk memastikan acara tersebut bubar sepenuhnya,” tandasnya.  

Sementara dilokasi lainnya, para undangan atau anggota Croser- croser Luar Daerah  yang akan datang ke Lokasi acara, langsung diberhentikan dan di arahkan putar balik.

“Para peserta dari luar daerah yang akan menghadiri acara ini, langsung dirahakan putar balik oleh anggota yang sedang melaksnakan operasi penyekatan di depan Sasaku dan depan kantor camat,” tandasnya.


Sementara itu, M. Eksan Kepala Dusun Melase, Desa Batu Layar Barat mengatakan, berawal dari keresahan Warga, atas suara music mengganggu Warga yang akan melakukan ibadah Shalat ashar.

“Warga merasa Geram, atas suara music yang sangat mengganggu ketika akan melakukan ibadah, dan untuk mencegah hal-hal yang tidak dinginkan, segera melakukan pengecekan di Lokasi Bersama beberapa Tokoh Masyarakat,” ungkapnya.

Ehsan mengaku, sudah menegur pihak penyelenggara dan peserta untuk menghentikan acara ini, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Sempat diingatkan, namun tidak dindahkan, apalagi dimasa pandemic saat ini sudah mengabaikan protocol Kesehatan, sehingga kami langsung melaporkannya kepada Pihak kepolisian,” terangnya.

Laporan yang disampaikannya ini, langsung mendapat respon pihak Kepolsian yang langsung mengecek Lokasi dan melakukan Pembubaran.

“Terimakasih kepada Aparat Kepolisian yang bertindak cepat, sehingga tidak terjadi hal-hal yang dinginkan, dimana Warga merasa sangat terganggu atas kerumunan ini,” ucapnya.

Puluhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tiba di Bandara dikawal ketat Polisi ke Tempat Karantina


Praya,
-Sebanyak 81 warga Negara Pekerja Migran Indonesia (PMI) tiba di Bandara Lombok International Airport (LIA), Sabtu (02/1). Setelah menjalani pemeriksaan ketat di terminal kedatangan internasional, mereka langsung dikawal PJR Polda NTB ke pusat karantina kesehatan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Kepala kepolisian Resor Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho, S.I.K menerangkan puluhan pekerja migran itu dibawa menuju tempat karantina yang sudah disiapkan oleh Gugus Tugas Covid-19 provinsi NTB, yakni di Asrama Haji dengan pengawalan ketat Kepolisian. 

"Dari tiba di bandara kita lakukan pengamanan, kemudian mereka kita kawal ketat sampai ke tempat karantina yang telah ditentukan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan," jelas Kapolres. 

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB Hj. Wismaningsih Drajadiah mengatakan pemulangan Pekerja Migran Indonesia sebanyak 81 orang yang terdiri dari 70 orang laki-laki dan 11 orang wanita ini merupakan TKI yang kerja di Malaysia karena sudah habis masa kontrak. 

"Mereka semua sudah habis masa kontraknya, makanya dipulangkan," kata Ningsih. 

Sesuai surat edaran dari satkes pusat dan pengumuman dari menteri luar negeri, bahwa semua yang datang dari luar negeri baik WNA maupun WNI menggunakan penerbangan langsung harus dikarantina selama lima hari dan untuk semua pekerja sementara akan dikarantina di Asrama Haji untuk dilakukannya pemeriksaan lebih lanjut. 

"Jadi mereka tidak bisa pulang langsung, kita harus karantina dulu selama lima hari untuk mencegah Covid-19," jelasnya.

Pengamanan Hari ke 2 Tahun Baru, Polres Lombok Tengah Amankan Wanita Bawa Sabu


Praya,
- Seorang perempuan diamankan oleh petugas Polres Lombok Tengah ketika menggelar operasi yustisi dan penyekatan di jalur depan Pos Labulia, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Dihari ke 2 liburan tahun baru, Sabtu (2/1/2021) pagi. 

Kasat Narkoba Polres Lombook Tengah IPTU Hizkia Siagian membenarkan peristiwa tersebut. Seorang perempauan SS (38), warga Rembiga Kelurahan Selaparang bersama seorang tukang ojek Y (45) warga Kelurahan Sayang-sayang Cakranegara, Mataram diamankan oleh petugas gabungan dari Polres Lombok Tengah dan Kodim 1620 Lombok Tengah, karena didapati membawa narkotika jenis sabu. 

"Pagi tadi didepan Pos Polisi Labulia, personel yang sedang melakukan razia yustisi dan penyekatan mencurigai pengendara," kata Kasat Narkoba. 

Petugas gabungan yang sedang melakukan razia langsung melakukan pemeriksaan terhadap pengendara yang dicurigai tersebut.

"Personel polwan yang terlibat pengamanan langsung lakukan pemeriksaan secara manual terhadap perempuan itu, ditemukan satu poket serbuk kristal bening diduga narkotika jenis sabu," ujar Hizkia. 

Barang haram itu ditemukan didalam tas pelaku, 

Tidak hanya itu petugas juga mengamankan barang bukti berupa dua buah korek api, duah buah pipet, satu HP merk Samsung warna putih, satu HP merk mito, uang tunai sebanyak Rp. 205.000, tas gandeng warna hijau dan perlengkapan kosmetik. 

Kini, perempuan itu beserta barang bukti langsung diamankan di Satuan Reserse Narkoba Polres Lombok Tengah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan Y mengaku hanya sebagai tukang ojek yang diminta untuk mengantar pelaku. 

"Pelaku sudah kita amankan di Sat Reserse Narkoba Polres Lombok Tengah untuk dilakukan pemeriksaan," terang Hizkia.

Jumat, 01 Januari 2021

Tingkatkan Kualitas Generasi Muda, Amman Mineral Beri Beasiswa Pendidikan Vokasi Bidang Mekanik Alat Berat


Lintas NTB, Sumbawa Barat – PT Amman Mineral Nusa Tenggara (Amman Mineral) menyelenggarakan program beasiswa pelatihan dasar teknik alat berat dan operator bagi generasi muda di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). 

Amman Mineral menggandeng United Tractors (UT) School, yang merupakan satu-satunya insitusi pendidikan vokasi pengoperasian alat berat di Indonesia yang telah menghasilkan para ahli yang tersebar di berbagai perusahaan. 

Acara seremonial pelepasan angkatan pertama penerima beasiswa berlangsung pada Sabtu, (2/1) di Gedung Serbaguna Bala Sangkaladi.

Sebelum peserta diberangkatkan ke Magelang dan Jakarta untuk menjalani pelatihan selama satu tahun. Sebanyak 30 peserta yang merupakan lulusan SMK/sederajat dari wilayah lingkar tambang (Kecamatan Sekongkang, Maluk, dan Jereweh) terpilih dari antara 180 pendaftar untuk masuk angkatan pertama. Penjaringan ketat telah mereka lalui, antara lain seleksi administrasi, psikotes, wawancara, dan tes kesehatan.

Head of Social Impact Amman Mineral, Yudha Jayadikarta menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan dan pengembangan masyarakat (PPM) Amman Mineral, Sebagai perusahaan tambang yang beroperasi di Kabupaten Sumbawa Barat. “Beasiswa pelatihan ini bertujuan untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan. Peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), tepatnya generasi muda yang menjadi pemimpin di masa depan ini adalah kunci pembangunan yang menjadi fokus kami. Karenanya, tidak hanya hard skill saja yang akan diberikan, pelatihan soft skill dan kepemimpinan juga akan menjadi bagian program ini,” papar Yudha.

Meskipun pandemi COVID-19 menjadi kendala yang cukup signifikan dalam implementasi program PPM, seremonial pelepasan ini tetap bisa dijalankan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Dalam acara tersebut, hadir sejumlah perwakilan pemerintah KSB yang telah berkolaborasi mendukung pelaksanaan program pelatihan ini, antara lain Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DISNAKERTRANS), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DIKBUD), Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DIKBUD), Camat Sekongkang, Camat Maluk, dan Camat Jereweh.

“Kami sangat mendukung pelatihan vokasi ini bagi anak-anak muda di Kabupaten Sumbawa Barat. Selain mendapatkan ilmu keterampilan, mereka juga akan melatih secara profesionalitas mereka di dunia kerja. Tentunya perusahaan-perusahaan di seluruh Indonesia yang membutuhkan tenaga ahli di bidang alat berat juga akan sangat diuntungkan dengan program pelatihan ini,” kata Ir. H. Muslimin HMY, M.Si, Kepala Disnakertrans KSB.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan KSB, Drs. H. Mukhlis, M.Si. “Putera-puteri KSB memiliki banyak potensi. Dengan sinergi pihak pemerintah dan swasta seperti ini, Maka kita bisa membantu mereka mewujudkan cita-cita dan masa depan yang lebih baik. Kami mengapresiasi langkah Amman Mineral dalam membantu mencerdaskan anak-anak muda di KSB. Semoga upaya ini menjadi inspirasi bagi berbagai pihak swasta lainnya,” jelas Mukhlis.

Setelah seremonial pelepasan, ketiga puluh peserta akan diberangkatkan ke Magelang untuk menjalani pelatihan kepemimpinan. Setelah itu, mereka akan berangkat ke Jakarta untuk menjalani berbagai metode pelatihan, seperti in class training dan on the job training (OJT). 

Harifandani, lulusan SMKN 1 Maluk mengatakan sangat bersemangat untuk memulai pelatihan. “Saya senang sekali mendapatkan beasiswa dari Amman Mineral ini. Saya gelisah juga karena baru pertama kali merantau, tapi orang tua saya terus menyemangati. Semoga saya bisa menyelesaikan pelatihan ini dengan baik dan jadi kebanggaan orang tua,” kata Harifandani.

Program beasiswa pelatihan dasar teknik alat berat serta pendidikan vokasi lainnya akan terus dikembangkan oleh Amman Mineral.  Hal ini merupakan dukungan terhadap pemerintah Republik Indonesia yang menjadikan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional melalui pendidikan vokasi. Program ini juga senada dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) pada poin keempat yakni menyediakan kesempatan belajar bagi semua. 

Tentang Amman Mineral

PT Amman Mineral Nusa Tenggara adalah perusahaan tambang dan pengolahan tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia. Amman Mineral memiliki Izin Usaha Pertambangan Khusus Operasi Produksi (IUPK OP) atas Tambang Batu Hijau yang terletak di Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. (LNG05)

Awal Tahun 2021, Gubernur Tangani Kesehatan Dua Balita Keluarga Tak Mampu


Mataram
- Mengawali tahun 2021,  dua balita mendapat atensi dari Gubernur NTB Dr. H Zulkieflimansyah. Mereka adalah Aan Sofian, balita usia 9 bulan yang tidak memiliki lubang anus, asal Dusun Sori Landi Desa Doromelo Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu dan Ahmad Imanudin (3) asal Dusun Batu Entek Desa Sukarara Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok tengah.

Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, H. Ahsanul Khalik S.Sos MH mengaku  mendapat pesan WhatsApp langsung dari Gubernur yang menginstruksikan agar Dinas Sosial segera melakukan asessment kepada dua balita, yaitu balita di Lombok Tengah dan balita di Dompu.

Pada respon sosial awal tahun ini, Gubernur membantu dua balita di dua kabupaten tersebut. Bantuan yang diberikan berupa sejumlah dana, sembako, susu formula dan obat-obatan serta telah dikoordinasikan juga untuk mendapatkan layanan pemeriksaan lebih lanjut.

“Proses kooordinasi dan instruksinya seperti ini, Bang Zul tidak kaku dan fleksibel. Serba harus cepat, baik cepat tanggap, cepat temu, cepat tindak dan cepat tuntas. Ini yang biasa dilakukan selama ini dalam merespon medsos,” ungkap Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, H. Ahsanul Khalik, S.Sos., M.H., pada siaran persnya, Sabtu (2/1).

Terkait dua balita yang membutuhkan perhatian tersebut. Khalik menyebutkan, Bang Zul langsung merespon dengan aksi cepat Dinas Sosial Provinsi/Kabupaten melalui Pilar Sosial Pendamping Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Dompu dan Satgas P3S Provinsi NTB dan TKSK Kecamatan Jonggat di Lombok Tengah. Hal ini dilakukan untuk mengetahui dengan cepat kondisi dari dua balita tersebut sehingga dapat segera ditindaklanjuti penanganannya.

Lebih lanjut, bahwa hasil assesment pendamping di Dompu, Aan Sofian adalah balita dari pasangan suami istri, Andika Putra dan Ayutini. Informasinya, balita tersebut direncanakan akan dirujuk ke RS Sanglah untuk mendapatkan tindakan medis. Secara fisik balita tersebut nampak saja. Akan tetapi untuk Buang Air Besar (BAB) melalui anusnya tidak memungkinkan.

Sementara Aan Sofian memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan yaitu  BPJS mandiri yang dterbitkan dan berfungsi sejak bulan Maret 2020, ketika menjalani operasi.

“Kebutuhan saat ini susu formula dan obat yang dibeli d apotek. Semoga ananda bisa kembali pulih. Aamiin,” kutip mantan Kalak BPBD Provinsi ini.

Sedangkan untuk kondisi ekonominya, orang tua dari Aan Sofian sementara bukan dari kalangan penerima bantuan sosial PKH dan BPNT, karena data keluarga tidak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Demikian juga dengan balita kedua bernama Ahmad Imanudin adalah buah hati dari Gunawi dan Tini asal Dusun Batu Entek Desa Sukarara Kecamatan Jonggat. Berdasarkan asesment, balita tersebut menderita tumor ginjal kiri (Nefroblastoma). Kondisi Ahmad baru diketahui sebulan yang lalu, tepatnya bulan Desember 2020. Pernah mendapatkan perhatian dari Pemerintah Desa Sukarara. Pernah menerima bansos JPS Gemilang, bahkan juga dari Laskar Comunity.

“Untuk BPJS masih memakai mandiri, sedang diurus oleh Dinsos dan Dinkes Lombok Tengah untuk masuk dalam PBI JKS Pemda Lombok Tengah,” jelas Khalik.

Bahkan kata Khalik, Bang Zul menyempatkan diri usai menghadiri pernikahan anak salah seorang Kepala Perangkat Daerah Provinsi NTB di Puyung, saat itu juga langsung menyambangi kediaman orang tua balita Ahmad Imanudin untuk melihat secara langsung kondisi balita tersebut sekaligus membicarkan penanganan lebih lanjut anak tersebut.

“Aksi respon sosial ini terus akan berlanjut. Pengaduan di medsos sangat transparan dan dapat ditindaklanjut secara transparan pula. Karena Bang Zul konsen dengan kondisi sosial dan Kesehatan masyarakat di NTB, khususnya yang belum disentuh kebijakan Pemerintah,” pungkas AKA.(Humas NTB)

998 Personel Satgas Rehab Rekon NTB Laksanakan Rapid Test Antigen Sebelum Kembali ke Kesatuan


Mataram
- Personel Satuan Tugas (Satgas) Rehabilitasi dan Rekonstruksi pasca gempa di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengikuti Rapid Test Antigen yang dilaksanakan oleh Tim kesehatan dari Denkesyah 09.04.02 Mataram di beberapa Posko Satgas wilayah Kabupaten Lombok Utara (KLU) dan Lombok Barat, Sabtu (2/1/2021).

Rapid Test Antigen yang diikuti oleh 998 orang personel Satgas yang purna tugas tersebut dalam rangka persiapan untuk kembali ke satuan masing-masing pada tanggal 5 Januari 2021 mendatang.

Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., terkait kegiatan tersebut menyampaikan, Rapid Test Antigen yang dilaksanakan hari ini bertujuan untuk memastikan kondisi seluruh personel sehat wal'afiat sebelum kembali ke kesatuannya masing-masing.

"Sebelum diberangkatkan kita harus pastikan kembali sampai benar-benar yakin para prajurit tidak terpapar Covid-19," ungkapnya.

Menurutnya, selain sebagai syarat untuk melakukan perjalanan ke daerah lain, kegiatan ini juga merupakan wujud perhatian dan tanggung jawab pimpinan guna menjamin keamanan dan keselamatan prajurit beserta keluarganya dari Covid-19, khususnya bagi prajurit TNI yang kembali dari medan tugas.

"Ini semua karena Pimpinan TNI sangat sayang dan peduli dengan keselamatan prajurit serta keluarganya," terangnya sambil tersenyum.

Sementara itu, Dandenkesyah 09.04.02 Mataram Letkol Ckm dr. I Gusti Ngurah Gede Kartika, Sp.An., menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan secara serentak oleh personel Denkesyah Mataram yaitu di KLU bertempat di Posko Satgas RTG Kantor Camat Bayan, Kantor Camat Kayangan, Shalter ACT Lapangan Gondang Kecamatan Gangga dan Posko RTG Koramil 1606-02/Tanjung.

Sedangkan di Kabupaten Lombok Barat bertempat di Posko Satgas RTG kediaman H. Izzul Islam Kecamatan Gunungsari dan Posko Satgas RTG Kantor Koramil 1606-08/Naramada.

"Kegiatan Rapid Test Antigen di wilayah KLU maupun Lombok Barat berjalan aman, tertib dan lancar," pungkas Dandenkesyah Mataram.