Selasa, 06 April 2021

3 Instansi Ini, Jalani Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama


LINTAS NTB
, Sumbawa Barat - Para pegawai Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat bersama Badan Narkotika Nasional dan Pengadilan Agama diberikan vaksinasi covid-19 yang dilakukan di Aula Kejaksaan Negeri, pada Rabu (7/4).

Vaksinasi tahap pertama ini, diikuti oleh sekitar 35 pegawai dan staf Kejaksaan, 23 pegawai dari BNNK dan 27 dari Pengadilan Agama, sehingga totalnya sebanyak 85 pegawai dan staf. Jadwal ini diberikan oleh pihak Dinas kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat dibantu personil RSUD Asy-Syifa.

Proses vaksinasi dimulai pukul 09.10 Wita, vaksinasi di Kantor Kejaksaan terlihat tertib. Semua pegawai Kejari, pengadilan agama dan BNNK terlihat mematuhi protokol kesehatan.

"Para pegawai yang akan divaksinasi tampak menjaga jarak. Tak ada kerumunan saat proses vaksinasi", jelas Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat Suseno, SH., MH kepada media ini menuturkan.

Dilokasi ada empat alur yang telah disediakan panitia untuk pegawai yang akan jalani vaksinasi. Meja pertama merupakan meja pendaftaran yang berguna untuk melakukan verifikasi data sesuai dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Di meja ini juga nantinya calon penerima vaksin harus menandatangani lembar persetujuan vaksinasi covid-19.

Meja kedua, yaitu meja screening dimana calon penerima vaksin, nantinya akan dilakukan pengecekan kondisi fisik termasuk penyakit yang diderita. Ini perlu dilakukan, supaya saat menjalani vaksinasi ada beberapa kriteria penyakit yang tidak diperbolehkan melakukan vaksinasi.

Meja ketiga, yaitu calon penerima vaksin akan disuntik dosis vaksinasi COVID-19. Setelah disuntik, penerima vaksin akan masuk ke dalam ruang evaluasi post, di sana mereka harus menunggu selama 30 menit untuk melihat apakah ada reaksi yang mengkhawatirkan atau tidak.

Meja keempat atau meja terakhir merupakan tempat, penerima vaksin akan mengambil kartu serta sertifikat yang menyatakan telah mengikuti vaksin COVID-19.

Dalam kesempatan itu, Kajari menghimbau kepada seluruh pegawai, sesudah mengikuti vaksin hari ini tetap mengikuti protokol kesehatan.

"Saya harap kepada pegawai yang bekerja di Kejaksaan ini sesudah divaksin tetap mengikuti protokol kesehatan", kata Kajari.

Pelaksanaan vaksin kepada pegawai Kejari, BNNK dan Pengadilan Agama hanya berjalan satu hari. (LNG05)

Minggu, 03 Januari 2021

Anggota Polsek Pelabuhan Tano Pantau Situasi Arus Penyebrangan Poto Tano


Sumbawa Barat
- Anggota Polsek Kawasan Laut Poto Tano bersama anggota piket TNI pelabuhan Tano menggelar kegiatan rutin memantau aktivitas penyebrangan pelabuhan Poto Tano untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada para pengguna jasa penyebrangan, Minggu (3/1).

 Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Poto Tano melalui Paur Humas Polres Sumbawa Barat Ipda Eddy Soebandi S.Sos saat ditemui di Taliwang, Minggu, mengatakan, kegiatan pengamanan dan pantauan pelabuhan Tano dilakukan secara rutin untuk mencegah tidak pidana yang dapat mengganggu Kamtibmas dan aktivitas penyebrangan. 

Dalam kegiatan itu juga anggota mengedukasi penumpang dan supir kendaraan bus maupun kendaraan pribadi agar tetap menjaga jarak, menggunakan masker di dalam kapal penyebrangan untuk menghindari penyebaran covid-19. 

Edukasi tersebut terus dilakukan untuk mencegah penyebaran covid 19 dan menyadarkan masyarakat untuk turut serta mendukung implementasi Inpres nomor 6 tahun 2020, perda Prov NTB nomor 7 tahun 2020 tentang penyakit menular. 

"Kita harus tegas dalam menerapkan protokol kesehatan karena hingga saat ini di Kabupaten Sumbawa Barat masih terdapat kasus covid 19", katanya. 

Ia berharap agar warga yang keluar masuk pelabuhan Poto Tano tetap mematuhi protokol kesehatan menggunakan masker menjaga jarak dan dan mencuci tangan dengan air bersih atau menyediakan hand sanitizer di kendaraan mobil atau motor. 

Eddy juga meminta warga Sumbawa Barat agar tetap menjaga kondusifitas di lingkungan masing-masing, dan tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Dia juga meminta masyarakat agar tidak mempercayai atau menyebarkan berita bohong atau hoax.

Sabtu, 02 Januari 2021

Pastikan Kondisi Prima, Urkes Polres Loteng Periksa Kesehatan Personel Pospam Lilin Rinjani 2020


Praya,
-Tim urkes Kesehatan Polres Lombok Tengah melakukan pengecekan dan memberikan masker serta vitamin kepada petugas yang terlibat dalam Operasi Lilin Rinjani 2020.

PaurKes Polres Lombok Tengah bersama tim urkes lainnya menyambangi Pospam dan Posyan Operasi Lilin Rinjani 2020 Di wilayah kabupaten Lombok Tengah. Minggu (03/01/21).

Kapolres Lombok Tengah AKPB Esty Setyo Nugroho, S.I.K melalui Ps. Paurkes Aipda Rosi mengatakan Pemeriksaan kesehatan dilakukan pada setiap anggota yang terlibat Operasi Lilin Rinjani 2020.

“Pemeriksaan kesehatan rutin oleh Urkes sebagai antisipasi untuk menjaga kondisi tubuh para personel pengamanan agar tetap sehat dan prima,” terangnya.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan meliputi pengecekan tensi darah, suhu tubuh dan pemeriksaan ringan kesehatan lainnya. Pada kesempatan tersebut Tim urkes juga menyerahkan masker dan sejumlah vitamin untuk menunjang stamina para personel pengamanan.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan Tim urkes, seluruh personel yang melaksanakan tugas dalam kondisi sehat dan tidak ada yang mengalami keluhan sakit. 

“Hasil dari pemeriksaan kesehatan anggota Pospam, tidak ditemukan anggota yang sakit, jikapun ada, hanya anggota yang terserang flu ringan, mungkin efek dari perubahan cuaca," ucap Paur Kesehatan. 

Tidak hanya itu, guna mengantisipasi penularan Covid-19 terhadap petugas tim urkes Polres Lombok Tengah juga lakukan penyemprotan disinfektan diseputaran Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan, baik diluar maupun didalam. 

"Kita juga lakukan penyemprotan cairan disinfektan diseputaran Pospam dan Posyan, untuk menghindari adanya penularan Covid-19 terhadap personel," ujarnya.

Nekat Gelar Acara Musik Ditengah Pandemi, Croser Motor Trail Dibubarkan Polisi


Masih dalam rangkaian Pengamanan Tahun Baru 2021, jajaran Polsek Sengigi Polres Lombok Barat, membubarkan Aniversary RTX Bgawe Lombok, yang digelar di Villa Melase House Dsn.Melase, Ds.Batulayar Barat, Kec.Batulayar, Kab.Lobar, Sabtu (2/1).

Kapolsek Senggigi AKP Bowo Tri Handoko, SE.SIK mengatakan, pembubaran dilakukan berdasarkan informasi Masyarakat tentang Kerumunan dari para peserta Croser Motor Trail.

“Kami dari jajaran Polsek Senggigi bersama Kepala Dusun Melase dan Tokoh masyarakat langsung mengecek atas informasi tersebut,” ungkapnya.

Di Lokasi Acara, ditemukan Kerumunan Masyarakat dari para peserta Croser Motor Trill kurang lebih 100 orang yang akan menghadiri Acara ANIVERSARY RTX BGAWE LOMBOK, diringi Lagu Music dengan pengeras suara berukuran Besar.

“Warga resah dengan diadakannya acara ini, dimana dimasa Pandemi saat ini, masih saja ada kelompok Masyarakat yang mengabaikan protocol Kesehatan,” jelasnya.

Kemundian pihak Kepolisian Memanggil Ketua Panitia Acara bersama Para Peserta acara tersebut, ternyata tidak ada pernah ijin melaksanakan acara tersebut ke Desa, Camat maupun pihak Kepolisian.

“Dari pengakuan Ketua Panitia dan peserta, rencananya hanya diadakan semalam saja di Villa tersebut, namun sesuai dengan Maklumat kapolri dan  Surat edaran Pemerintah, maka acara tersebut kami bubarkan,” ujarnya. 

Kapolsek menegaskan bahwa kegiatan tersebut sudah melanggar Protokol Kesehatan, karena menimbulkan kerumunan atau keramaian masyarakat banyak di era pandemi Covid 19.

“Dengan mengadakan kerumunan, jelas-jelas sudah melanggar protocol Kesehatan, apalagi disertai dengan music keras, dapat meresahkan masyarakat sekitar,” tandasnya.

Setelah mendapat penjelasan dari Pihak Kepolisian, para peserta kemudian meninggalkan lokasi acara yang di pantau terus oleh anggota, Kepala Dusun dan Tokoh Masyarakat melase.

“Dalam Pembubaran ini, diawasi ketat oleh Aparat Kepolsian, Bersama Kepala Dusun dan Tokoh Masyarakat melase, untuk memastikan acara tersebut bubar sepenuhnya,” tandasnya.  

Sementara dilokasi lainnya, para undangan atau anggota Croser- croser Luar Daerah  yang akan datang ke Lokasi acara, langsung diberhentikan dan di arahkan putar balik.

“Para peserta dari luar daerah yang akan menghadiri acara ini, langsung dirahakan putar balik oleh anggota yang sedang melaksnakan operasi penyekatan di depan Sasaku dan depan kantor camat,” tandasnya.


Sementara itu, M. Eksan Kepala Dusun Melase, Desa Batu Layar Barat mengatakan, berawal dari keresahan Warga, atas suara music mengganggu Warga yang akan melakukan ibadah Shalat ashar.

“Warga merasa Geram, atas suara music yang sangat mengganggu ketika akan melakukan ibadah, dan untuk mencegah hal-hal yang tidak dinginkan, segera melakukan pengecekan di Lokasi Bersama beberapa Tokoh Masyarakat,” ungkapnya.

Ehsan mengaku, sudah menegur pihak penyelenggara dan peserta untuk menghentikan acara ini, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Sempat diingatkan, namun tidak dindahkan, apalagi dimasa pandemic saat ini sudah mengabaikan protocol Kesehatan, sehingga kami langsung melaporkannya kepada Pihak kepolisian,” terangnya.

Laporan yang disampaikannya ini, langsung mendapat respon pihak Kepolsian yang langsung mengecek Lokasi dan melakukan Pembubaran.

“Terimakasih kepada Aparat Kepolisian yang bertindak cepat, sehingga tidak terjadi hal-hal yang dinginkan, dimana Warga merasa sangat terganggu atas kerumunan ini,” ucapnya.

Puluhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tiba di Bandara dikawal ketat Polisi ke Tempat Karantina


Praya,
-Sebanyak 81 warga Negara Pekerja Migran Indonesia (PMI) tiba di Bandara Lombok International Airport (LIA), Sabtu (02/1). Setelah menjalani pemeriksaan ketat di terminal kedatangan internasional, mereka langsung dikawal PJR Polda NTB ke pusat karantina kesehatan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Kepala kepolisian Resor Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho, S.I.K menerangkan puluhan pekerja migran itu dibawa menuju tempat karantina yang sudah disiapkan oleh Gugus Tugas Covid-19 provinsi NTB, yakni di Asrama Haji dengan pengawalan ketat Kepolisian. 

"Dari tiba di bandara kita lakukan pengamanan, kemudian mereka kita kawal ketat sampai ke tempat karantina yang telah ditentukan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan," jelas Kapolres. 

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB Hj. Wismaningsih Drajadiah mengatakan pemulangan Pekerja Migran Indonesia sebanyak 81 orang yang terdiri dari 70 orang laki-laki dan 11 orang wanita ini merupakan TKI yang kerja di Malaysia karena sudah habis masa kontrak. 

"Mereka semua sudah habis masa kontraknya, makanya dipulangkan," kata Ningsih. 

Sesuai surat edaran dari satkes pusat dan pengumuman dari menteri luar negeri, bahwa semua yang datang dari luar negeri baik WNA maupun WNI menggunakan penerbangan langsung harus dikarantina selama lima hari dan untuk semua pekerja sementara akan dikarantina di Asrama Haji untuk dilakukannya pemeriksaan lebih lanjut. 

"Jadi mereka tidak bisa pulang langsung, kita harus karantina dulu selama lima hari untuk mencegah Covid-19," jelasnya.

Pengamanan Hari ke 2 Tahun Baru, Polres Lombok Tengah Amankan Wanita Bawa Sabu


Praya,
- Seorang perempuan diamankan oleh petugas Polres Lombok Tengah ketika menggelar operasi yustisi dan penyekatan di jalur depan Pos Labulia, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Dihari ke 2 liburan tahun baru, Sabtu (2/1/2021) pagi. 

Kasat Narkoba Polres Lombook Tengah IPTU Hizkia Siagian membenarkan peristiwa tersebut. Seorang perempauan SS (38), warga Rembiga Kelurahan Selaparang bersama seorang tukang ojek Y (45) warga Kelurahan Sayang-sayang Cakranegara, Mataram diamankan oleh petugas gabungan dari Polres Lombok Tengah dan Kodim 1620 Lombok Tengah, karena didapati membawa narkotika jenis sabu. 

"Pagi tadi didepan Pos Polisi Labulia, personel yang sedang melakukan razia yustisi dan penyekatan mencurigai pengendara," kata Kasat Narkoba. 

Petugas gabungan yang sedang melakukan razia langsung melakukan pemeriksaan terhadap pengendara yang dicurigai tersebut.

"Personel polwan yang terlibat pengamanan langsung lakukan pemeriksaan secara manual terhadap perempuan itu, ditemukan satu poket serbuk kristal bening diduga narkotika jenis sabu," ujar Hizkia. 

Barang haram itu ditemukan didalam tas pelaku, 

Tidak hanya itu petugas juga mengamankan barang bukti berupa dua buah korek api, duah buah pipet, satu HP merk Samsung warna putih, satu HP merk mito, uang tunai sebanyak Rp. 205.000, tas gandeng warna hijau dan perlengkapan kosmetik. 

Kini, perempuan itu beserta barang bukti langsung diamankan di Satuan Reserse Narkoba Polres Lombok Tengah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan Y mengaku hanya sebagai tukang ojek yang diminta untuk mengantar pelaku. 

"Pelaku sudah kita amankan di Sat Reserse Narkoba Polres Lombok Tengah untuk dilakukan pemeriksaan," terang Hizkia.

Jumat, 01 Januari 2021

Tingkatkan Kualitas Generasi Muda, Amman Mineral Beri Beasiswa Pendidikan Vokasi Bidang Mekanik Alat Berat


Lintas NTB, Sumbawa Barat – PT Amman Mineral Nusa Tenggara (Amman Mineral) menyelenggarakan program beasiswa pelatihan dasar teknik alat berat dan operator bagi generasi muda di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). 

Amman Mineral menggandeng United Tractors (UT) School, yang merupakan satu-satunya insitusi pendidikan vokasi pengoperasian alat berat di Indonesia yang telah menghasilkan para ahli yang tersebar di berbagai perusahaan. 

Acara seremonial pelepasan angkatan pertama penerima beasiswa berlangsung pada Sabtu, (2/1) di Gedung Serbaguna Bala Sangkaladi.

Sebelum peserta diberangkatkan ke Magelang dan Jakarta untuk menjalani pelatihan selama satu tahun. Sebanyak 30 peserta yang merupakan lulusan SMK/sederajat dari wilayah lingkar tambang (Kecamatan Sekongkang, Maluk, dan Jereweh) terpilih dari antara 180 pendaftar untuk masuk angkatan pertama. Penjaringan ketat telah mereka lalui, antara lain seleksi administrasi, psikotes, wawancara, dan tes kesehatan.

Head of Social Impact Amman Mineral, Yudha Jayadikarta menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan dan pengembangan masyarakat (PPM) Amman Mineral, Sebagai perusahaan tambang yang beroperasi di Kabupaten Sumbawa Barat. “Beasiswa pelatihan ini bertujuan untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan. Peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), tepatnya generasi muda yang menjadi pemimpin di masa depan ini adalah kunci pembangunan yang menjadi fokus kami. Karenanya, tidak hanya hard skill saja yang akan diberikan, pelatihan soft skill dan kepemimpinan juga akan menjadi bagian program ini,” papar Yudha.

Meskipun pandemi COVID-19 menjadi kendala yang cukup signifikan dalam implementasi program PPM, seremonial pelepasan ini tetap bisa dijalankan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Dalam acara tersebut, hadir sejumlah perwakilan pemerintah KSB yang telah berkolaborasi mendukung pelaksanaan program pelatihan ini, antara lain Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DISNAKERTRANS), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DIKBUD), Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DIKBUD), Camat Sekongkang, Camat Maluk, dan Camat Jereweh.

“Kami sangat mendukung pelatihan vokasi ini bagi anak-anak muda di Kabupaten Sumbawa Barat. Selain mendapatkan ilmu keterampilan, mereka juga akan melatih secara profesionalitas mereka di dunia kerja. Tentunya perusahaan-perusahaan di seluruh Indonesia yang membutuhkan tenaga ahli di bidang alat berat juga akan sangat diuntungkan dengan program pelatihan ini,” kata Ir. H. Muslimin HMY, M.Si, Kepala Disnakertrans KSB.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan KSB, Drs. H. Mukhlis, M.Si. “Putera-puteri KSB memiliki banyak potensi. Dengan sinergi pihak pemerintah dan swasta seperti ini, Maka kita bisa membantu mereka mewujudkan cita-cita dan masa depan yang lebih baik. Kami mengapresiasi langkah Amman Mineral dalam membantu mencerdaskan anak-anak muda di KSB. Semoga upaya ini menjadi inspirasi bagi berbagai pihak swasta lainnya,” jelas Mukhlis.

Setelah seremonial pelepasan, ketiga puluh peserta akan diberangkatkan ke Magelang untuk menjalani pelatihan kepemimpinan. Setelah itu, mereka akan berangkat ke Jakarta untuk menjalani berbagai metode pelatihan, seperti in class training dan on the job training (OJT). 

Harifandani, lulusan SMKN 1 Maluk mengatakan sangat bersemangat untuk memulai pelatihan. “Saya senang sekali mendapatkan beasiswa dari Amman Mineral ini. Saya gelisah juga karena baru pertama kali merantau, tapi orang tua saya terus menyemangati. Semoga saya bisa menyelesaikan pelatihan ini dengan baik dan jadi kebanggaan orang tua,” kata Harifandani.

Program beasiswa pelatihan dasar teknik alat berat serta pendidikan vokasi lainnya akan terus dikembangkan oleh Amman Mineral.  Hal ini merupakan dukungan terhadap pemerintah Republik Indonesia yang menjadikan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional melalui pendidikan vokasi. Program ini juga senada dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) pada poin keempat yakni menyediakan kesempatan belajar bagi semua. 

Tentang Amman Mineral

PT Amman Mineral Nusa Tenggara adalah perusahaan tambang dan pengolahan tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia. Amman Mineral memiliki Izin Usaha Pertambangan Khusus Operasi Produksi (IUPK OP) atas Tambang Batu Hijau yang terletak di Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. (LNG05)