Minggu, 09 Oktober 2016

Beberuk Terong, Primadona Kuliner Lombok Beberuk Terong

Holidayislombok. Kamu kenal Lombok, bukan? Bahkan kamu pun hapal dan sering mengunjungi destinasi wisata menarik yang ada di Lombok. Namun wisata atau jalan-jalan tanpa santapan lezat, masih belum bisa di katakan sukses berwisata. Yang berwisata jangan hanya mata saja ya, perut juga perlu sesekali berwisata lho! Biar tidak dilabeli “kurang piknik”.

Nah! ngomong-ngomong soal kuliner, kamu wajib tahu dan mencoba kuliner khas Lombok ini lho! Namanya Beberuk Terong. Masakan ini tidak kalah populer jika disandingkan dengan makanan khas Lombok yang lainnya seperti ayam taliwang, sate bulayak, sate tanjung plecing kangkung dan bebalung.

Malah, Beberuk Terong biasanya selalu ada bersama sajian ayam taliwang. Tidak kebayang kan, apa jadinya kalau makanan khas dengan keunikan dan rasa yang berbeda ini dipadukan dalam satu santapan di meja makan kamu. Nah! berhubung ayam taliwang sudah dibahas dalam artikel sebelumnya, jadi kali ini yang akan diulas hanya beberuk terong saja ya.

Beberuk Terong adalah lalapan khas Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kuliner ini berbahan dasar terong dan kacang panjang yang diiris, kemudian disiram kacang panjang. Terong yang digunakan untuk kuliner ini yaitu terong gelantik yang berbentuk bulat kecil berwarna putih keunguan. Terong jenis ini sangat cocok digunakan untuk lalapan karena teksturnya yang renyah dan rasanya sedikit langu tetapi tidak getir sama sekali.

Beberuk Terong masih populer dan menjadi primadona kuliner khas Lombok karena dapat membangkitkan selera makan dan diyakini memiliki khasiat ampuh untuk mencegah atheroskleorosis. Penyakit ini termasuk penyakit berbahaya karena terjadi penumpukan lemak dalam pembuluh darah. Wah! Hebat bukan? Terong yang sering dipandang sebelah mata ternyata besar khasiatnya.

Selain itu, mengkonsumsi terong dapat menurunkan kolesterol dan ketegangan syaraf. Terong juga dapat menekan resiko terkena kanker, mencegah hipertensi, serta menurunkan resiko penyakit jantung dan stroke. Bagi kamu pasangan suami istri, mengonsumsi terong dapat pula digunakan sebagai alat kontrasepsi. Maka dari itu terong tidak boleh diremehkan apalagi dilupakan ya guys.

Selain kaya menfaat, kesederhanaan dalam pengolahan makanan khas inilah yang menjadikan beberuk terong tetap digemari para pembeli maupun penjual. Hanya memerlukan beberapa langkah saja untuk menyajikan beberuk terong khas Lombok. Pertama, terong jenis gelantik dan tomat dipotong. Kemudian campurkan potongan tersebut dengan cabe merah keriting, cabe rawit, bawang putih, bawang merah, kencur, tersi bakar, gula pasir, garam dan minyak goreng. Bumbu tersebut dihaluskan terlebuh dahulu sebelum dicampur. Biar lebih segar, tambahkan perasan jeruk limau di atasnya. Alhasil beberuk terong siap menggoda lidah kamu. Dijamin kamu bakal ketagihan.

Poteng Jaje Tujak, Kuliner Wajib Saat Lebaran Topat di Lombok

HolidayislombokLombok, berbagai destinasi wisata menarik ada pada pulau kecil berjulukan “Pulau Seribu Masjid” ini. Mulai dari wisata alam berupa pantai dan gunung atau perbukitan dan wisata air terjun. Bukan hanya wisata alam saja yang menggoda minat para wisatawan untuk datang. Keunikan tradisi dan kebudayaan masyarakat Lombok juga dijadikan sarana wisata budaya.
Wisata budaya yang populer di Lombok seperti halnya Tradisi Lebaran Topat (lebaran ketupat), Kesenian Gendang Baleq, Upacara Rebo Bontong dan Tradisi Pernikahan Sasak (Nyangkolan). Di antara berbagai wisata budaya di Lombok, salah satunya yang paling ramai adalah Tradisi Lebaran Topat. Tradisi ini biasanya dilaksanakan satu Minggu setelah Hari Raya Idul Fitri.
Nah, kalau kamu sedang berlibur ke Lombok pada saat-saat tersebut, jangan lupa menyempatkan diri untuk sejenak merasakan sensasi kentalnya tradisi ini di Lombok, ya! Sama dengan tradisi yang lain, biasanya sebuah tradisi akan menghadirkan kuliner khas. Memang, dalam Tradisi Lebaran Topat, biasanya tidak pernah terlepas dari makanan yang bernama Poteng Jaje Tujak. Namanya terdengar unik, akan tetapi masih terdengar asing bagi masyarakat yang tidak terlalu mengenal Lombok.
Poteng Jaje Tujak dalam bahasa Indonesia berarti tape jajan tumbuk. Makanan ini sebenarnya adalah sejenis tape yang diolah menjadi makanan ringan. Biasanya selalu disediakan tepat di perayaan Lebaran Topat. Hidangan Poteng Jaje Tujak terdiri dari 2 makanan yakni “poteng” atau “tapai” dan “jaje tujak” atau di Jawa sering disebut “tetel”. Bahan poteng menggunakan ketan putih.
Seseorang yang boleh membuat Poteng pun hanya orang-orang tertentu saja. Menurut kepercayaan masyarakat Lombok, yang membuat poteng harus dalam keadaan suci yakni tidak sedang haid. Sebab jika yang membuat sedang datang bulan, bisa merusak poteng. Sebaiknya, pembuatan poteng, khususnya saat akan menaburkan bubuk tape ketan dilakukan setelah selesai salat sehingga masih dalam kondisi suci atau berwudhu.

Sate Rembiga, Buruan Kuliner Wisatawan di Lombok

Holidayislombok. Sate Rembiga boleh dibilang ikon kuliner Lombok. Jika Madura terkenal dengan Sate Maduranya maka Lombok terkenal dengan Sate Rembiga yang lezat. Meskipun bahan dasarnya adalah daging sapi tetapi rasanya benar-benar berbeda dari sate daging sapi yang lainnya. Perbedaannya terletak pada bumbu yang digunakan. Itu semua karena pengaruh bumbu rempah yang melimpah. Tentunya kamu penasaran dong, bagaimana sate sapi yang tidak berasa sapi? Maka dari itu, kamu perlu menemukan sendiri sensasi khasnya Sate Rembiga.

Biasanya penjual Sate Rembiga menggunakan rempah-rempah sebagai senjata untuk meluluhkan lidah para penikmat kuliner. Sebenarnya resep bumbu  Sate Rembiga sangat sederhana yaitu cabe rawit, daging sapi, garam, gula, terasi, bawang putih. Bedanya dengan sate lainnya yang menggunakan kuah kacang. Untuk penikmat pedas, biasa menambahkan tambahan air jeruk nipis yang disajikan bersama sate ini, sehingga cita rasa pedas, gurih, manis bersatu di dalam sate ini.

Selain rasanya yang unik dan enak, harga satu porsinya pun cukup murah, hanya 15.000. Biasanya satu porsi berisi 15 tusuk Sate Rembiga. Untuk teman makan, Sate Rembiga bisa disantap bersama nasi atau tanpa nasi pun tetap cocok dan tidak mengurang cita rasa yang melegenda.

Nah jika kamu penasaran, kamu dapat membuktikan lezatnya Sate Rembiga di salah satu warung yang berada di jalan Dakota Nomor 2 kota Mataram. Warung ini biasanya selalu ramai pengunjung, baik pengunjung lokal maupun para wisatawan asing yang sedang menikmati liburan di Lombok. Namun kamu tidak perlu khawarir kehabisan karena warung tersebut selalu siap sedia stok yang banyak untuk pada pembeli. Sehingga meskipun menjadi buruan para wisatawan, Sate Rembiga pun tidak pernah mengecewakan.

Lemas Kurang Tenaga, Santap Bebalung Khas Lombok Dulu

Holidayislombok. Jika kamu sedang bertamasya di Lombok, rasanya ada yang kurang kalau kamu belum mencicipi makanan khas Lombok yang berbahan dasar tulang iga sapi atau kerbau ini. Namanya Bebalung. Masyarakat di luar Lombok sering mengira Bebalung adalah makanan yang serupa dengan gulai sapi atau soto sapi. Jika dilihat dari tampilannya memang hampir mirip.

Namun berbeda kaitannya dengan tampilan luarnya, bebalung justru memiliki arti yang tidak dinyana-nyana. Dalam bahasa Sasak bebalung berarti tenaga. Maka dari itu bebalung diyakini dapat memberikan tambahan tenaga  dan meningkatkan vitalitas tubuh. Wow sangat menarik bukan? Kamu ingin coba? Lombok menantimu untuk menyantap kuliner yang satu ini.

Bebalung adalah makanan yang terbuat dari tulang iga sapi atau kerbau. Kemudian tulang iga tersebut dicampur dengan racikan bumbu-bumbu khas Lombok. Bumbu-bumbu yang digunakan diantaranya cabe rawit, bawang putih, bawang merah, lengkuas dan lengkuas, kunyit ditambah jahe agar sensasi rasa pedasnya memiliki rasa khas yang berbeda dari masakan lainnya.Selain itu ditambah pula garam dan asam agar lebih sedap dan awet.

Cara membuat makanan ini sebenarnya sangatlah sederhana. Terlebih dahulu tulang iga sapi atau kerbau dipotong-potong, dibersihkan, lalu direbus hingga matang dan teksturnya menjadi empuk. Setelah matang barulah dicampur dengan bumbu-bumbu yang telah ditumis. Agar bumbunya meresap, maka rebuslah kembali kira-kira 30 menit.

Wah! kebayang gimana sensasi rasa panas, pedas dan kuah segarnya? Kamu tentu akan lebih bersemangat untuk melanjutkan perjalanan di Lombok setelah menyantap kuliner ini. Sebenarnya bebalung ini adalah menu tradisional dan wajib hadir pada acara hajatan dan tradisi di Lombok. Namun, saat ini Bebalung telah tersedia umung untuk wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Jadi kamu tidak perlu khawatir.

Biasanya kamu akan menemukan makanan khas Lombok ini di beberapa rumah makan yang ada di Lombok. Salah satu rumah makan yang menyediakan bebalung yaitu Depot Kelebet. Depot ini dapat kamu jumpai di Jalan HOS Cokroaminoto, letaknya tepat di belakang kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat. Kamu dapat menikmati seporsi Bebalung dengan harga RP 25.000 saja.

Naamun, kamu dijamin tidak akan kecewa dengan kelezatan rasanya. Tekstur daging yang empuk akan memanjakan lidahmu. Karena rasanya yang spektakuler ini, kamu harus bersiap untuk mengantre.

Ayo, tunggu apa lagi? Rasakan sensasi lezatnya dan dapatkan tenaga ekstra dari Bebalung khas Lombok!

Sensasi Rasa Ayam Pelalah Khas Lombok Siap Menciptakan Candu di Lidahmu

Lombok, bagi orang yang belum berkesempatan berkunjung ke pulau kecil ini pastilah selalu menjadikan Lombok sebagai tujuan utama saat liburan tiba. Sedangkan bagi kamu yang sudah pernah mertandang ke pulau yang menjadi surga wisata di Indonesia ini, tentu saja ingin lagi dan lagi. Kenapa begitu? Yap, Lombok memang selalu memunyai cara untuk menciptakan candu dalam dirimu.

Bagaimana tidak? Di Lombok kamu akan disuguhi berbagai destinasi wisata menarik dan populer. Bahkan tarafnya sudah di kancah Internasional, bukan hanya wisata regional. Lombok tidak hanya mengutamakan wisata alam, akan tetapi wisata budaya dan wisata kuliner pun banyak digemari oleh pengunjung yang datang. Tentu seiring dengan populernya wisata alam di Lombok.

Berbicara mengenai kuliner, Lombok sudah menyiapkan sajian khas untuk kamu lho! Banyak sekali makanan khas Lombok yang wajib kamu coba, di antaranya kuliner legendaris seperti ayam taliwang, sate bulayak, sate tanjung, bebalung dan beberuq terong. Selain itu ada pula makanan khas berbahan dasar ayam yang tidak kalah nikmatnya dibandingkan ayam taliwang. Ayam Pelalah, namanya.

Kuliner ini wajib dicoba saat kamu sedang berada di kawasan wisata Suranadi. Sensasi sedapnya Ayam Pelalah berendam bumbu santan akan menciptakan candu di lidah kamu, lho! Perpaduan bumbu rempah dalam santan yang meresap ke daging ayam dijamin mampu menggoyngkan lidah kamu. Besar kemungkinan kamu akan ketagihan, maunya nambah lagi dan lagi.

Nah, kalau kamu berniat untuk mencicipi kuliner khas Lombok ini, kamu dapat memesannya di RM Suranadi. Memang lokasinya cukup jauh dari pusat Kota Mataram, namun perjuangan kamu sudah pasti terbayarkan setelah menyantap Ayam Pelalah. Biasanya Ayam Pelalah disajikan dalam piring kecil. Suwiran ayam yang berendam dalam bumbu santan sekilas terlihat berwarna cokelat muda seperti bumbu kacang. Sebagai pelengkap, diatas hidangan itu ditaruh irisan jeruk limau.

Rasa Ayam Pelalah sangat unik dan nikmat. Daging ayam bertekstur empuk yang berpadu dengan bumbu santan sedikit pedas menciptakan rasa khas yang luar biasa. Terlebih lagi ditambah dengan perasan jeruk limau, pastinya akan lebih segar. Ayam Pelalah cocok jika disantap bersama dengan nasi hangat.

Untuk satu porsi Ayam Pelalah, kamu harus mengeluarkan budget Rp 20.000, twntu bukan harha yang mahal jika dibandingkan dengan kelezatan yang ditawarkan. Sudah tak sabar dan makin penasaran, bukan? Yuk, datang ke Lombok dan segera pesan Ayang Pelalah!
Dikutip dari holidayislombok

Ayam Rarang Presiden, Menu Kuliner Khas Lombok yang Menggoda

HOLIDAYISLOMBOK.com –  Berbicara tentang wisata kuliner khas Lombok tidak hanya berbicara tentang Ayam Taliwang dan Pelecing Kangkung-nya yang khas, namun juga berbicara tentang Sate Rembiga, Sate Ikan Tanjung, Nasi Balap Puyung, Opak Pelecing, Ares Kedebong, juga Kuliner khas Tradisional Lombok Ayam Rarang.

“Rarang” sejatinya adalah nama sebuah tempat di dekat perbatasan antara Lombok Tengah dan Lombok Timur. Desa ini terletak di pinggir jalan utama yang menghubungkan antara Mataram dan Lombok Timur. Letak yang strategis ini rupanya tidak disia-siakan oleh sebagian penduduknya. Mereka yang punya insting bisnis memanfaatkannya, salah satunya, dengan membuka warung yang menawarkan menu kuliner khas Sasak yakni ayam pelecingan. Resep turun temurun orang Sasak ini kemudian dimodifkasi ala Rarang sehingga cocok dengan semua lidah.

Kini, resep pelecingan tersebut lebih dikenal dengan sebutan Ayam Rarang. Popularitas Ayam Rarang kian memuncak sehingga semakin hari semakin banyak yang kenal dan ingin mencoba cita rasa pedasnya yang menggugah selera. Dulu, setiap kali ingin menikmati Ayam Rarang, para penikmat kuliner harus pergi ke Lombok Timur dan menghabiskan waktu yang lumayan untuk menuju ke sana. Kini kabar baiknya untuk kamu para petualang kuliner khas daerah, Ayam Rarang hadir di pusat kota Mataram, tepatnya di Jalan Adi Sucipto Mataram, 200 meter di sebelah barat eks bandara Selaparang Mataram.

Kehadiran Ayam Rarang di Mataram benar-benar memudahkan para penikmatnya, baik mereka yang tinggal di kota Mataram atau bagi mereka yang sedang travelling ke Pulau Lombok. Bagi kamu yang ingin mencoba Ayam Rarang, kamu bisa datang ke Waroeng Presiden yang terletak di jalur yang sangat strategis dan mudah untuk di jangkau. Jalur ini biasa dilalui wisatawan yang ingin kembali ke Senggigi setelah wisata shopping di Kota Mataram.

Di Waroeng Presiden, kamu tidak hanya bisa menikmati Ayam Rarang-nya yang khas, tapi juga bisa narsis di photobooth / selfie corner khas Waroeng Presiden lalu mengirimkan foto selfie kamu ke medsos. Kini, menikmati menu khas di Waroeng Presiden Ayam Rarang tidak lagi hanya berorientasi “empat sehat lima sempurna”, tapi “empat sehat lima selfie”.

Oh iya, selain menyediakan menu andalan Ayam Rarang, Waroeng Presiden juga menyajikan menu Ayam Pelalah, satu lagi menu khas kuliner Lombok yang gurih dan lezat; patut dicicipi juga. Apa pun olahan ayam khas Lombok pilihan kamu, dipastikan ayam yang digunakan adalah ayam kampung beneran, bukan ayam pejantan yang disuruh ngaku ayam kampung.

Waroeng Presiden selain mempertahankan citarasa khas juga sangat memperhatikan kebersihan, baik kebersihan dining area maupun kithcen dan bahan makanan yang akan diolah. Di Waroeng presiden Ayam Rarang, tempat yang sederhana tidak membuat standar kebersihan menjadi terabaikan.

Hmm, Waroeng Presiden Ayam Rarang memang benar benar hadir untuk memenuhi selera kuliner kita semua para pecinta kuliner. Jalan-jalan ke Lombok, pastikan kamu pernah mencicipi ayam rarang di Waroeng Presiden agar liburan kamu menjadi lebih sempurna dan akan menjadi cerita indah untuk kamu dan juga travelling mate kamu.

Lombok Terima 4 Penghargaan di Malam Anugerah Kompetisi Wisata Halal

HOLIDAYISLOMBOK.com, Jakarta, 7 Oktober 2016 – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memberikan penghargaan Anugerah  Pariwisata Halal Terbaik 2016 kepada para pemenang Kompetisi Pariwisata Halal Tingkat Nasional (KPHN) 2016 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata,  Jumat  malam (7/10)

Sebanyak 15 pemenang KPHN 2016 yang terbagi dalam 15 kategori ini, 5 pemenang di antaranya yakni; Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam/Aceh (Destinasi Budaya Ramah Wisata Muslim Terbaik); Provinsi Sumatera Barat/Sumbar (Destinasi Wisata Halal Terbaik), The Radhana Kuta Bali (Hotel Keluarga Ramah Wisatawan Muslim Terbaik); Novotel Lombok Resort & Villas, Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat/NTB (Resort Pantai Ramah Wisatawan Muslim Terbaik); Wonderful Lombok Sumbawa – www.wonderfullomboksumbawa.com (Website Travel Ramah Wisatawan Muslim Terbaik),  dan ESQ Tours Travel Jakarta (Operator Haji dan Umroh Terbaik) ini diusulkan akan mewakili Indonesia ikut  dalam ajang World Halal Tourism Award (WHTA) 2016 yang akan berlangsung di Abu Dhabi, Uni Emeriat Arab (UEA) pada  Desember 2016 mendatang.

Menpar Arief Yahya mengatakan, tim pemenangan di ajang WHTA 2016  menargetkan akan mendapatkan sedikitnya 3 awards atau prestasi ini sama seperti yang diraih dalam WHTA 2015 dengan memperoleh 3 awards yakni : World’s Best Halal Tourism Destination (Lombok), World’s Best Halal Honeymoon Destination (Lombok), dan World’s Best Family Friendly Hotel (Sofyan Betawi Hotel Jakarta). “Dua Provinsi Aceh dan Sumbar,  yang disiapkan sebagai destinasi wisata halal andalan, kita harapkan akan mendapat  World’s Best Award di WHTA 2016 melengkapi NTB yang lebih dulu pada tahun lalu meraih 2 penghargaan World’s Best Halal Tourism Destination dan World’s Best Halal Honeymoon Destination,” kata Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya mengatakan, perolehan awards dalam ajang WHTA 2016 akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kunjungan wisman dan ini telah dialami destinasi Lombok, NTB. “Indonesia memang sangat potensial menjadi destinasi wisata halal paling unggul di dunia. Mengapa? Karena memiliki keragaman destinasi dan kekayaan budaya nusantara dan hal semacam itu merupakan modal utama yang tidak dimiliki negara lain. Kita juga semakin yakin dengan tingginya kesadaran masyarakat dan industri pariwisata nasional terhadap perlunya pariwisata ramah wisatawan muslim atau muslim  friendly  tourism,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya  menegaskan tekad Indonesia ingin menjadi destinasi pariwisata halal nomor satu dunia pada 2019. Oleh karena itu, halal tourism menjadi fokus Indonesia karena memenuhi syarat 3S (size, sustainable, dan spread). Size pasar wisata halal dari 6,8 miliar penduduk dunia, 1,6 miliar di antaranya adalah muslim dan 60% usianya di bawah 30 tahun. Menurut laporan  Comcec Report February 2016, Crescentrating, tahun 2014 ada 116 juta pergerakan halal traveler dan diproyeksikan tahun 2020 akan menjadi 180 juta perjalanan atau naik 9,08%, sementara di Indonesia dalam 3 tahun terakhir ini juga naik rata-rata 15,5%.Tercatat total pengeluaran wisatawan muslim dunia tahun 2014 mencapai US$ 142 miliar.

Sustainability atau growth  halal tourism  mencapai  6,3%  atau lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan pariwisata dunia sebesar 4,4%  ataupun pariwisata ASEAN  sebesar 5,5%. Begitu pula  spread atau benefit halal tourism  sangat besar; untuk pengeluaran wisman  dari Arab Saudi rata-rata US$ 1.750 per kunjungan/wisman dan wisman Uni Emirat Arab US$ 1.500 per kunjungan/wisman atau lebih besar dibandingkan pengeluaran wisman dari Asia US$ 1.200 per wisman/kunjungan.

Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal (TP3H) Riyanto Sofyan mengatakan penyelenggaraan KPHN 2016 yang baru pertama kali tersebut mendapat sambutan yang tinggi dari masyarakat. “Tingginya antusiasme masyarakat ini terlihat dari jumlah peserta KPHN 2016 yang semula ditargetkan hanya 100 peserta, namun jumlah pendaftarnya  mencapai 117  hingga kemudian ditetapkan sebanyak 111 nominator. Juga perserta votingterbuka melalui website www.halaltourism.id atau tautan: www.mlife.id dan http://svy.mk/2bZnYK2  yang semula ditargetkan 50 ribu hingga akhir voting  sebanyak 115.462 votter,” kata Riyanto Sofyan.

Riyanto Sofyan mengatakan, tingginya antusiasme masyarakat untuk melakukan vote tersebut  menjadi pendorong untuk memenangkan wakil Indonesia dalam ajang WHTA  2016 yang mulai mengadakan  voting secara terbuka pada Oktober 2016 ini.

Ketua Tim TP3H  berharap  kompetisi pariwisata halal nasional dapat diselenggarakan setiap tahun itu akan memacu laju pertumbuhan dan perkembangan pariwisata halal di Indonesia serta mewujudkan target  20 juta wisman pada 2019.

Sebanyak 15 pemenang KPHN 2016 yang  mendapat  penghargaan Anugerah  Pariwisata Halal Terbaik 2016 yakni;

1. Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Aceh (Airport Ramah Wisatawan Muslim Terbaik)
2. The Rhadana  Kuta, Bali (Hotel Keluarga Ramah Wisatawan Muslim Terbaik)
3. Novotel Lombok Resort & Villas,   Lombok Tengah  NTB   (Resort Ramah Wisatawan Muslim Terbaik)
4. Ero Tour  Sumbar ( Biro Perjalanan Wisata Halal Terbaik)
5. Wonderful Lombok Sumbawa (www.wonderfullomboksumbawa.com), NTB (Website Travel Ramah Wisatawan Muslim Terbaik)
6. Kawasan Lembah Sembalun, Lombok Timur NTB (Destinasi Bulan Madu Ramah Wisatawan Muslim Terbaik)
7. ESQ Tours Travel Jakarta Selatan, Jakarta  (Operator Haji & Umroh Terbaik)
8. Sumbar (Destinasi Wisata Halal Terbaik)
9. Sumbar (Destinasi Kuliner  Halal Terbaik)
10.Aceh (Destinasi Budaya Ramah Wisatawan Muslim Terbaik)
11.Kantin Salman ITB Bandung,  Jabar (Sentra Kuliner Halal Terbaik)
12.Botani Square Bogor, Jabar (Pusat Belanja Ramah Wisatawan Muslim Terbaik)
13.Rumah Makan Lamun Ombak Padang, Sumbar (Restoran Halal Terbaik)
14.Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Aceh (Daya Tarik Wisata Terbaik); dan
15.Ayam Taliwang Moerad, NTB (Kuliner Halal Khas Daerah Terbaik)