Selasa, 11 Oktober 2016

Perubahan Lombok sejak Dinobatkan Destinasi Halal Terbaik Dunia

Lombok Nusa Tenggara Barat telah dinobatkan pemenang penghargaan World Halal Travel Summit 2015 di Abu Dhabi, UEA. Lalu, bagaimanakah perkembangannya sekarang ini….?

“Perkembangan Lombok Nusa Tenggara Barat sebagai Destinasi Halal Dunia sangat luar biasa, apalagi sekarang Lombok menargetkan 3 juta wisatawan mancanegara hingga akhir tahun,” jelas Rijanto Sofyan, Ketua Tim Percepatan dan Pengembangan Pariwisata Halal (TP3H) Kementerian Pariwisata Indonesia.

Dahulu jumlah wisatawan mancanegara ke Lombok hanya tak sampai 50 persen. “Dulu itu tak sampai 1 juta wisatawan mancanegara, tapi sekarang sudah 2,2 juta dan target untuk tahun ini 3 juta hingga akhir tahun ini.
Selain itu perubahan menuju destinasi halal terus diperlihatkan Lombok, Nusa Tenggara Barat. “Anda lihat saja sekarang di Senggigi. Di mana banyak restoran berbasis halal, banyak restoran arab. Tak itu saja, label sertifikat halal pun juga sudah banyak,” tukasnya.

Air Terjun Jereweh

Banyak sebutan untuk nama Air Terjun Jereweh antara lain Air terjun Semporon Tangkil, Kalela, Ai Koa dan Janup

Air Terjun Jereweh ini bentuknya sangat unik tidak seperti air terjun kebanyakan. Terjun airnya jatuh dari sebuah tebing batu yang berundak-undak dan berongga mirip gua. Di tebing tersebut tumbuh beberapa pohon yang menjulang tinggi dengan akar-akar panjang yang merambat di sekitar air terjun. Di bawah air terjun terdapat sebuah kolam yang airnya berwarna hijau. Perpaduan air terjun, tebing berongga, akar-akar pohon, dan kolam berair hijau menciptakan panorama alam yang mengagumkan.

Berjarak sekitar 18 km dari Kota Taliwang (ibukota Kabupaten Sumbawa Barat) atau 48 km Pelabuhan Poto Tano.

Untuk mencapai Air Terjun Jereweh ini, dari Pelabuhan Poto Tano arahkan kendaraan menuju Taliwang.  Selanjutnya dari Taliwang perjalanan diteruskan ke selatan menuju Kota Kecamatan Jereweh.   Dari Jereweh perjalanan diteruskan hingga ke lokasi air terjun berada.  Jarak dari Jereweh ini sekitar 3 km melewati area persawahan.  Kondisi jalan hingga Jereweh sudah beraspal bagus, akan tetapi selepas Jereweh masih berupa jalan tanah berbatu.

Setiba di tempat parkir kendaraan, perjalanan  diteruskan dengan berjalan kaki sekitar 200 m hingga tiba di lokasi air terjun berada dengan menyusuri jalan stapak ke bagian atas bukit

Meski memang tidak mudah untuk mencapai ke lokasi air terjun ini, namun semua orang yang pergi ke lokasi air terjun ini sangat puas karena begitu sampai, pemandangan indah akan langsung terpampang di depan mata anda. Air Terjun Jereweh ini memiliki keunikan yang berbeda dengan air terjun lainnya, karena tebingnya berbentuk seperti batu berundak yang memiliki rongga seperti gua. 

Apalagi di atas tebing terdapat sebuah pohon besar dengan akar-akar panjang yang menjuntai di sekitar air terjun ini, sehingga air terjun ini terlihat sangat hijau karena lumut. Air terjun ini juga memiliki sungai yang sangat unik, karena airnya yang berwarna biru kehijau-hijauan, dan sangat segar, apalagi jika cahaya matahari sedang menerobos dari celah-celah pohon, kilauannya semakin membuat pemandangan air terjun ini terlihat sangat indah. 

Fotografer Papudaengoyang

Senin, 10 Oktober 2016

Gubernur NTB teken MoU Implementasi Program INOVASI di Enam Kabupaten di NTB

Implementasi Program INOVASI
Pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan penandatanganan memorandum of Understanding (MOU) dengan pemerintah kabupaten  NTB untuk implementasi program INOVASI,program peningkatan mutu pembelajaran  anak sekolah pada jenjang  pendidikan dasar .sebagai provinsi pertama mitra INOVASI di Indonesia, implementasi program  di  provinsi NTB secara resmi akan dilakukan di 6 ( enam ) kabupaten yaitu Lombok utara,Lombok tengah,Sumbawa,Sumbawa barat,Dompu dan Bima (11/10).

Penandatangan MOU tersebut dilakukan oleh Gubenur NTB, TGB.M.Zainul Majdi dengan masing –masing bupati di enam kabupaten tersebut ,yaitu Bupati kabupaten Lombok utara ,Najmul Akhyar;Bupati kabupaten  Lombok tengah,Suhaili Fadhli Thohir; Bupati kabupaten Sumbawa,Husni Jibril;Bupati Kabupaten Sumbawa barat,W.Musyafiri; Bupati kabupaten Dompu ,Bambang M.yasin; dan Bupati kabupaten Bima , indah Damayanti Putri

Gubnur NTB ,TGB.M.Zainul Majdi mengatakan,’’kami sangat senang NTB menjadi provinsi pertama implementasi program INOVASI akan dilakukan di enam kabupaten di NTB .Menggunakan pendekatan yang sesuai program INOVASI kita akan mendukung guru, kepala sekolah dan pengawas menjadi satu tim yang saling memperkuat dalam hal meningkatkan mutu hasil pembelajaran siswa,’’

Lebih lanjut M.Zainul Majdi mengatakan ,mutu dan kualitas pendidikan juga akan dihadapkan pada berbagai aspek yang sangat luas ,termasuk dukungan masyarakat , orang tua , dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan yang berkualitas bagi anak ,pendidikan yang baik akan membantu mendorong anak memiliki potensi yang dapat dikembangkan sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.

INOVASI merupakan program kemitraan  dibiadang  pendidikan antara Indonesia dan Australia-dalam hal ini kementrian pendidikan dan budayaan (kemdikbud)dan Departement of foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia,yang berfokus pada peningkatan  mutu pembelajaran siswa tentang literasi dan numerasi pada jejang pendidikan dasar. Dalam pelaksanaannya ,INOVASI akan menggunakan  pendekatan konteks yang  sesuai secara lokal dan bekerja sama dengan guru ,siswa ,orang tua,kepala sekolah ,pengawas,pemerintah kabupaten,dan pemangku kepentingan lainnya dalam melakukan kegiatan rintisan terkait dengan peningkatan pembelajaran dan kinerja siswa .

NTB telah terpilih sebagai provinsi pertama INOVASI di Indonesia melalui penandatanganan MOU antara Gubenur NTB dan kepala Balitbang, kemdikbud pada tanggal 8 juni 2016. Menurut Program Director INOVASI,Jessica ludwing-Maroof, ‘’ INOVASI sesungguhnya dapat di implementasikan di berbagai daerah di Indonesia dan dapat dilakukan bekerjasama dengan mitra mitra pemerintah daerah yang tertarik untuk bekerja sama demi perubahan yang lebih baik . kami bangga dengan dukungan dan kerjasama yang diberikan oleh pemerintah Provinsi NTB yang sangat berkomitmen untuk melakukan perubahan .’’

Triathlon 2016, Ajang Promosi Dan Kepedulian Gili Trawangan

LOMBOK UTARA, SEPUTAR NTB- Asosiasi Pengusaha Gili Trawangan (APGT) menggelar event Gili Trawangan Triathlon 2016. Selain sebagai ajang promosi, event tahunan ini juga sebagai ajang kepedulian.

Ketua APGT Acok Zani Bassok kepada Seputar NTB menyampaikan, Gili Trawangan Triathlon kali ini diikuti oleh para wisatawan domestik dan mancanegara. Event ini terselenggara atas inisiatif para pengusaha untuk memikat wisatawan agar berkunjung ke Gili Trawangan. ”Banyak pesertanya, sebagai ajang promosi wisatawan agar berkunjung ke Gili Trawangan,” ujarnya. 

Selain itu, dalam momen ini panitia juga menggalang dana sosial. Dana yang terkumpul sedianya disalurkan untuk kemajuan pendidikan dan untuk kebersihan di Gili Trawangan. “Event juga bertujuan untuk memberikan sumbangan kepada anak-anak sekolah di Gili Trawangan dan penanggulangan untuk sampah-sampah di Gili Trawangan,” terangnya.

Event Gili Trawangan Triathlon 2016 bertempat di Trawangan Dive. Event ini melombakan olahraga renang, bersepeda, dan berlari. Ratusan orang mendaftar meramaikan kegiatan. Peserta dibagi menjadi dua yaitu kategori individu dan team.

Dalam perlombaan, peserta mengambil start renang dari tengah laut depan subsektor Gili Trawangan. Selanjutnya para peserta berenang hingga finish didepan hotel Trawangan Dive. Kemudian peserta melanjutkan dengan lomba balap sepeda mengitari pulau dan finish di Irish Bar Tir Na Nog. Terakhir, pserta harus lomba lari melewati Villa Kelapa dan mengitari pulau Gili Trawangan dengan finish kembali di Irish Bar Tir Na Nog.

Juara satu kategori individu diraih oleh Dan Coker dengan perolehan waktu 45 menit 23 detik. Disusul Widodo dengan waktu 48 menit 27 detik. Dan Henning Johnson dengan waktu 48 menit 48 detik.

Sementara untuk kategori team, juara satu diperoleh The Good the Bad the Ugly dengan perolehan waktu 49 Menit 37 detik. Juara dua oleh Hairy Pickless dengan waktu 52 menit 04 detik. Dan Buggery Nebun Nole dengan waktu 53 menit 09 detik.

Acok Zani Bassok menegaskan, event Gili Trawangan Triathlon menjadi salah satu cara untuk mendongkrak kunjungan wisatawan ke Gili Trawangan. APGT berkomitmen untuk memajukan dunia pariwisata. (As)

INTERNSHIP ARMM Philippines Youth Muslim Leaders

UNFPA (United Nations Population Fund) merupakan badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk dana kependudukan. UNFPA didirikan pada tahun 1969 dan beroperasi di lebih dari 150 negara di dunia. UNFPA di Indonesia mulai beroperasi 1972 dan bermitra dengan Pemerintah Indonesia antara lain dengan Bappenas, BKKBN, BPS, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan Komnas Perempuan. Bekerja melalui siklus lima tahunan, program kemitraan UNFPA dan Pemerintah Indonesia saat ini telah masuk siklus ke 9 tahun 2016-2020.

UNFPA bekerja untuk mewujudkan dunia dimana setiap kehamilan diinginkan, setiap kelahiran dilakukan secara aman, dan potensi setiap anak muda terpenuhi. Program UNFPA meliputi perbaikan sistem kesehatan khususnya layanan kesehatan reproduksi, termasuk kesehatan ibu, kesehatan reproduksi remaja, pencegahan HIV, serta keluarga berencana, termasuk dalam situasi darurat. UNFPA juga bekerja dalam peningkatan kesetaraan gender, khususnya dengan menghapuskan kekerasan berbasis gender dan praktik-praktik yang membahayakan seperti sunat perempuan dan pernikahan dini/anak. Penguatan data kependudukan (termasuk data kesehatan reproduksi, HIV, gender, anak muda, urbanisasi/migrasi), termasuk data untuk keadaan darurat seperti bencana, juga menjadi area kerja UNFPA.

Dalam kerangka Kerjasama Selatan-Selatan dan Triangular, khususnya kerjasama bilateral antara Indonesia dan Filipina, UNFPA bekerjasama dengan BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) dan Kementerian Sekertariat Negara RI untuk mengembangkan program di bidang kependudukan, khususnya kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. Salah satu program kerjasama Indonesia dan Filipina adalah saling bertukar pengalaman dan kesuksesan program, termasuk dari sisi perspektif Islam serta peran masyarakat muslim serta peran Tokoh Agama Islam dalam memajukan program kesehatan reproduksi dan keluarga berencana.

Indonesia merupakan Negara dengan mayoritas penduduk muslim. Nilai-nilai Islam memiliki peran penting di dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Di tengah mayoritas penduduk muslim, Indonesia sukses menjalankan program kesehatan reproduksi dan keluarga berencana yang didukung oleh peran serta dari tokoh-tokoh Agama Islam. Berkaitan dengan hal ini, salah satu program Kerjasama Selatan-Selatan dan Triangular antara Indonesia dan Filipina adalah berbagi pengalaman dan implementasi program di bidang kependudukan (khususnya kesehatan reproduksi dan keluarga berencana) di dalam masyarakat muslim. Sebanyak 16 peserta dari Filipina, khususnya dari ARMM (Autonomous Region of Muslim Mindanao), akan mengikuti program magang di NTB, untuk melihat secara langsung tentang program pendidikan kesehatan reproduksi remaja, termasuk informasi dan pelayanannya, serta teknik pengajaran dan praktik di lapangan di dalam lingkungan masyarakat muslim. Program magang ini diselenggarakan di NTB, sebagai provinsi yang memiliki kesuksesan program kependudukan, kesehatan reproduksi dan keluarga berencana, dalam lingkup masyarakat muslim dan peran tokoh agama Islam (Tuan Guru) yang cukup penting dalam memajukan program.


“Melalui program magang peserta remaja Filipina di NTB, kita tidak hanya berbagi pengalaman dan kesuksesan, namun juga saling membahas tantangan yang kita hadapi, termasuk memastikan partisipasi anak muda, baik itu remaja perempuan maupun laki-laki, di dalam pembangunan”, Martha Santoso Ismail, Wakil Kepala Perwakilan UNFPA di Indonesia. 

Minggu, 09 Oktober 2016

Madu Sumbawa, Oleh-Oleh Khas Pulau Lombok

Holidayislombok. Lombok, pulau kecil yang selalu diidamkan oleh para traveller, selalu memiliki hal berbeda dari destinasi wisata yang lain. Kamu pun harus mencoba sensasi wisata yang ada di pulau seribu masjid ini. Nah, kalau kamu sudah puas menikmati panorama alam dan mendapat segudang kenangan dari surga wisata impian, jangan lupa membawa cendera mata untuk keluarga tersayang ya!

Nah! Lombok, menyediakan berbagai oleh-oleh khas yang tidak akan kamu dapatkan di kota lain. Diantaranya ada kain tenun Sasak, dodol rumput laut dan berbagai kuliner khas Lombok. Yang lebih menarik lagi, di Lombok tersedia oleh-oleh yang cukup bermanfaat untuk kesehatan yaitu madu khas Sumbawa.

Selain susu kuda liar, Sumbawa di NTB juga dikenal sebagai penghasil madu putih. Madu putih tak hanya dijual di Sumbawa saja. Beberapa toko oleh-oleh di Mataram juga ada yang menjual madu ini. Madu kebanyakan biasanya berwarna agak emas kecoklatan, akan tetapi madi Sumbawa berwarna putih. Maka tak heran jika madu putih menjadi sasaran buah tangan para wisatawan. Baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

Bagi kamu yang berminat membeli madu putih, harga jualnya sekitar Rp 75.000 untuk satu botol yang berisi sekitar 450 ml madu. Jika akan dibawa keluar kota, petugas toko akan membungkus botol sedemikian rupa agar tidak mudah pecah. Pelayanan yang diberikan oleh penjual juga sangat ramah dan menyediakan teaster untuk para pembeli.

BACA :   Yuk, Eksplor Taman Wisata Alam Gunung Tunak Lombok!
Rasa madu Sumbawa yang manis membuat jenis oleh-oleh ini diburu banyak pengunjung. Selain sensasi rasa yang nempel banget di lidah, madu putih khas Sumbawa ini memiliki banya manfaat, yaitu dapat menambah stamina dan menyembuhkan berbagai macam penyakit. Wah, dengan budget yang tidak terlalu mahal, kamu akan mendapat khasiat yang luar biasa.

Jika keluarga di rumah, kamu belikan madu putih khas Sumbawa saat kamu pulang dari Lombok, pastilah mereka senang, bukan? Nah! Tunggu apa lagi, jangan mau kalah dengan pemburu madu putih yang lainnya ya guys!

Yuk! Cicipi Sayur Ares, Kuliner Unik yang Identik dengan Lombok

Holidayislombok. Apa sih yang kamu tahu tentang Pulau Lombok? Surga wisata dunia, kata orang sih begitu. Namun, ada sebutan yang lebih keren untuk pulau cantik dengan sejuta pesonanya ini. Lombok dengan beragam kuliner yang disajikan patut menyandang gelar surga kuliner dunia atau Lombok kulinernya Indonesia. Wah! keren bukan?

Sebutan itu tentu sangat bersesuaian dengan kekayaan kuliner yang ada di Lombok. Mulai dari ayam taliwang yang mantap dengan rasa pedasnya hingga kuliner unik dan aneh yang bernama ares. Dari namanya saja sudah unik apalagi rasanya. Kamu penasaran bukan? Kalau begitu wajib hukumnya untuk mencicipi kuliner ini saat kamu sedang berada di Lombok.

Sayur ares adalah makanan dengan bahan dasar daging batang pisang yang masih muda. Masakan yang diracik dengan santai ini memiliki cita rasa yang unik, gurih dan sedikit manis. Pelepah daging pisang yang digunakan untuk sayur ares pun tidak sembarangan. Hanya pelepah dading pisang yang belum berbunga saja yang dapat digunakan. Ares diperoleh dengan menguas batang pisang hingga tersisa sedikit bagian dalamnya saja. Bagian dalam batang pisang tersebut kemudian diiris tipis dan diberi garam secukupnya, lalu diremas serta dicuci sampai bersih dan kemudian diolah. Nah! prosen mendapatkan sayurnya saja sangat unik bukan?

Sayur ares yang unik itu, kemudian diolah dengan racikan bumbu lengkap. Biasanya bumbu yang dipakai hampir seperti bumbu kari yaitu ketumbar, lengkuas, jinten, bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit dan jahe. Bumbu itu terlebih dahulu direbus dengan pelepah daging pisang yang telah dipotong-potong ditambah garam dan gula. Kuliner Ares juga dapat ditambahkan daging sapi agar lebih nikmat. Namun masakan ini memang tidak menggunakan penyedap rasa karena dapat merusak cita rasa dari sayur tersebur.

Kuliner khas Lombok ini, sebenarnya merupakan makanan khas Suku Sasak. Dulunya makanan ini disajikan pertama kali saat acara pernikahan atau sering disebut acara begawe oleh orang Sasak. Namun, sekarang sayur ares sudaah banyak ditemukan di Lombok, khususnya saat kamu berjalan-jalan di putaran Cakranegara dan Mataram. Di kawasan itu banyak berjejeran warung makan yang menyediakan menu tersebut.

Ares tidak hanya terpercaya soal rasa, tetapi makanan khas yang satu ini memiliki sejarah yang memikat. Munculnya makanan ini berlatar belakang dari musim kering yang berkepanjangan hingga sudah tidak ada tanaman yang dapat hidup selain pohon pisang. Awalnya pohon pisang itu dijadikan sebagai pengganti rumput untuk mkanan ternak, namun seorang pria dari desa tersebut merasa penasaran, dan memiliki ide berlian untuk menciptakan sayuran dari daging batang pisang. Pria itu bernama L. Ares dan sayur yang diciptakan pun diberi nama Ares.