Jumat, 14 Oktober 2016

Fasilitas Pendidikan Ala Lombok Timur, Sekolah Berdinding Gedek dan Berlantai Tanah

Kondisi bangunan  TK/SD/MA Pondok Pesantren AL-HIKAM  di Dusun Montong Sugia Desa Toya, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur memprihatinkan. Dindingnya dari gedek (belahan bambu yang dianyam). Orang yang berada dalam ruang kelas bisa terlihat dari luar melalui celah-celah dinding yang dikerjakan kurang rapih. Atap Asbes, sementara lantai semua ruang masih tanah.

Bangku dan meja belajar juga seadanya. Bangku terbuat dari batang kayu yang disusun rapat sejajar, sepanjang dua meter. Meja dari selembar papan dengan panjangnya sekitar dua meter. Bangku dan meja ini dirancang menyatu, digunakan siswa-siswi untuk kegiatan belajar mengajar. Sementara ruang guru dan ruangan kepala sekolah pun tidak luput dari pembatas yang terbuat dari anyaman.

“Gedung sekolah ini dibangun tanggal 16 Juli 2012 dibangun secara swadaya oleh masyarakat," jelas pengelola Pondok Pesantren AL-HIKAM , H.Sunardi, saat ditemui di ruang kerjanya. Lebih lanjut beliau menjelaskan, “awal berdirinya sekolah didasari karena keprihatinan kami terhadap dunia pendidikan. Untuk mendapatkan pendidikan yang layak, anak anak harus berjalan kaki sepanjang 2km dengan menyebrangi jembatan dan sungai. Seusia mereka harus berjuang mempertaruhkan nyawa untuk mengenyam pendidikan yang layak”,terangnya.

Sekolah itu memiliki 6 ruang kelas ukuran 5x6 meter  yang di gunakan secara bergilir oleh siswa/siswi dari TK sampai SMA/MA. Jumlah siswa/siswi yang mengenyam pendidikan di Ponpes ini sekitar 400 oarang.
Meskipun fasilitas pendidikan yang jauh dari layak ini, siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar  dengan semangat. Demikian pula dengan para guru walau hanya mendapatkan honor sebesar Rp.100.000 perbulan, mereka tanpa beban mengajari muridnya dengan semangat dan ihlas.

Dari hasil pantauan Lombokgeographic.com, jauhnya medan yang ditempuh oleh peserta didik menyebabkan pihak Ponpes menyiapkan mobil openkap untuk mengantar dan menjemput siswa siswi sampai ke kampung halamannya. Kondisi jalan yang dilalui sangat memprihatinkan, berlubang dan di penuhi bebatuan. Betapa tidak,jalan yang menghubungkan dusun yang satu dengan dusun yang lain hanya mendapatkan perbaikan dan pembangunan di era pemerintahan Presiden Suharto. Setelah lengsernya Presiden RI kedua itu,dusun dusun itu pun selalu luput dari pemerintahan setempat. Lalu lalang pejabat hanya terlihat saat kampanye.

Kamis, 13 Oktober 2016

Pulau Kenawa, Gerbang Surga Wisata Sumbawa

Pulau Kenawa
Pulau Kenawa adalah satu dari sekitar 8 pulau kecil yang berada tepat dekat dengan pelabuhan penyebrangan Poto Tano, Sumbawa barat, NTB. Poto tano merupakan pelabuhan yang menghubungkan daerah ini dengan Pelabuhan Kayangan di Pulau Lombok. Jika dari Mataram, Lombok, perjalanan menuju Pulau Kenawa dimulai dengan menempuh perjalanan darat dari Mataram menuju ke Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur yang bisa memakan waktu sekitar 3 jam dengan kendaraan bermotor. Kemudian sampai di Pelabuhan Kayangan, selanjutnya adalah melakukan perjalanan dengan menggunakan kapal feri menuju Pelabuhan Poto Tano yang berada di Sumbawa Barat dalam waktu tempuh sekitar 1-2 jam. Seperti yang di kutip dari Halo Lombokku.

Untuk menjangkau Pulau Kenawa wisatawan harus berjalan beberapa menit dari Pelabuhan Poto Tano menuju ke pelabuhan kecil dekat pemukiman warga yang menuju ke Pulau Kenawa. Dari pelabuhan kecil ini wisatawan akan dibawa ke Pulau Kenawa dengan menggunakan kapal nelayan.

Untuk menyeberang ke Pulau Kenawa wisatawan perlu membayar sewa kapal nelayan sebesar 300.000 – 400.000 rupiah untuk perjalanan pulang pergi untuk maksimal 10 orang, sementara jika ingin menggunakan boat, wisatawan perlu merogoh kocek tentu lebih banyak lagi.

Dalam perjalanan menuju Pulau Kenawa wisatawan bisa menikmati pemandangan memesona gugusan pulau-pulau kecil yang dapat menemani 25 menit perjalanan menuju Pulau Kenawa. Sesampainya di Pulau Kenawa, hal pertama yang menyambut kedatangan kita di pulau ini adalah jernihnya air pantai yang seakan menggoda wisatawan untuk menyelaminya.

Suasana tenang dengan suara angin yang meniup hijaunya padang rumput yang terhampar seluas mata memandang. Beberapa suara pengunjung bersendau gurau menikmati sajian alam yang begitu elok nan mempesona, sejenak mengingatkan kita akan betapa maha seni tuhan menciptakan surga di pulau Sumbawa ini.

Namun, meskipun begitu indah, masih saja terdapat masalah, yaitu soal kurangnya kesadaran wisatawan akan kebersihan. Hal ini membuat tidak sedikit sampah yang berserakan. Sampah memang menjadi masalah klasik yang kerap kali ditemukan. Ironis rasanya, melihat tempat yang indah harus tercemar akibat sampah.


Lebih jauh menjelajahi pulau seluas 13,8 hektare ini, pengunjung disuguhkan dengan perpaduan alam perbukitan, hamparan padang savana, serta birunya pantai yang membentang, menjadikan alam Pulau Kenawa begitu indah dan mengesankan. Para wisatawan yang berkunjung ke pulau ini biasanya menghabiskan waktunya untuk berenang di pantai, snorkeling, beristirahat sejenak di sejumlah berugak, bahkan tak jarang juga ada yang berkemah di sela-sela padang rumput .

(Fotografer: Papudaengoyang)


Pantai Tlawas,Raja Ampatnya Lombok

Raja Ampatnya Lombok
Pulau Lombok seakan tak pernah selesai-selesai untuk dijelajah karena selalu menawarkan pesona keindahan baik dari gunung, hutan dan pantainya yang berwarna putih bersih. Seluruh keindahan tersebut memiliki daya tarik tersendiri.

Salah satunya adalah pantai Raja Ampat, Lombok. Pantai ini sering juga di sebut pantai Tlawas oleh masarakat setempat. Pantai Tlawas terletak di Kabupaten Lombok Tengah, tepatnya di samping Pantai Semeti. Dari segi panorama alam, pantai ini tidak berbeda dari yang lainnya, memiliki banyak keindahan. Namun dari segi struktur dan bibir pantai berbeda dari pantai-pantai lain yang ada di Lombok. Jika setiap pantai identik dengan pasir putih, namun di Pantai Tlawas, bibir pantai berupa batu-batuan dan disekitarnya juga terdapat bongkahan batu-batu raksasa yang berbaris membentuk pulau pulau kecil.

Raja Ampatnya Lombok
Barisan bebatuan yang berdiri kokok menjadi ciri khas pantai ini. Tidak ayal lagi, deburan ombak yang datang silih berganti menghantam bebatuan menghasilkan ombak  yang berbuih putih dan dihempas oleh angin pantai . Sepanjang bibir pantai di selimuti oleh pasir pasir putih yang berkilau di terpa terik matahari.

                         Fotografer: Nandy Fahmi

Rabu, 12 Oktober 2016

Peresmian UPT BKN ke Lima Oleh Kepala BKN di NTB

UPT BKN ke Lima
Badan Kepegawaian Negara kembali melakukan sebuah trobosan dengan Hadirnya kantor Unit Penyelenggaraan Seleksi Calon dan Penilaian Kompetensi Aparatur Sipil Negara BKN di kota Mataram NTB. Dengan hadirnya UPT BKN diharapkan dapat benar-benar dimanfaatkan untuk melayani masyarakat serata untuk melayani ASN di Propinsi NTB dan tidak hanya menggugurkan kewajiban tetapi lebih kepada pemberian manfaat yang lain, seperti menberikan objektivitas dari masyarakat sekitar, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas baik poromosi ataupun pengembangan PNS yang bersangkutan. Kepala BKN menyampaikan hal itu disaat memberikan sambutan peresmian Unit Pelayanan Teknis (UPT) BKN di kota Mataram pada hari Kamis, (13/10/2016) di Mataram. “ Proses seleksi Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan ( Baperjakat) dilakukan benar benar trasparan sehingga tidak ada lagi tuduhan bahwa Baperjakat hanya mengandalkan kedekatan dan doa saja”, ujan Kapala BKN bapak Dr.Bima Haria Wibisana,M.Sis.

Harapan Kepala BKN bahwa melalui penilaian kompetensi ini akan memastikan merit system dapat dilaksanakan dengan baik dan benar. Dengan dilaksanakan merit system ini di harapkan pegawai yang mempunyai potensi, berprestasi serta berkinerja baik bisa mendapkan penghargaan yang sesuai, dan begitu pula sebaliknya. Dengan menggunakan merit sistem ini juga diharapkan dapat menghindari unsur senioritas atau kedekatan dan membuat hal tersebut tidak relevan lagi. Kinerja, potensi, kompetensi dan integritas menjadi unsur-unsur yang di landasi objektivitas, tarsparan serta akuntabilitas pegawai.

Dalam kesempatan ini juga Gubernur Nusa Tenggara Barat bapak Dr.TGH.Muh.Zainul Majdi mengatakan bahwa dengan keberadaan UPT BKN ini dapat membantu meningkatkan pelayanan kepada ASN di Propinsi Nusa Tenggara Barat “Keberadaan UPT BKN ini dapat mensinergikan dan menunjang program kerja yang akan dilaksanakan oleh Pemerintahan Daerah, disamping itu Gubernur NTB sangat mengafresiasi BKN yang telah menyiapkan kantor UPT lengkap dengan perangkatnya.

Setelah BKN mendirikan empat  UPT BKN sebelum nya yang terletak di Jambi, Semarang, Serang  dan Gorontalo kini UPT BKN Mataram merupakan UPT BKN yang kelima  yang terletak di Jl. jalan Sandat No.4 Mataram Nusa Tenggara Barat.

Gili Ujung Betok, Favoritnya Pemancing di Lombok Timur

Jika Gili di Lombok identik dengan pulau nan indah, jika kita kesana membutuhkan transportasi laut berupa boat atau perahu, kali ini agak sedikit berbeda. Gili Ujung Betok memang berupa pulau kecil yang indah namun kita bisa menyeberangi jembatan untuk menuju kesana.

Mungkin namanya kurang populer bagi sebagian besar wisatawan, bahkan sebagian orang Lombok pun masih asing ketika mendengar nama Gili Ujung Betok.

Gili Ujung Betok terletak di daerah Lombok timur bagian selatan (Lombok Tenggara), tepatnya di Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Jaraknya sekitar 75 km dari Kota Mataram atau dua jam berkendara. Untuk menuju ke Gili tersebut, cukup menyeberangi jembatan kecil yang memang disediakan sebagai akses jalan untuk penduduk di sekitar Gili. Ada terdapat beberapa rumah penduduk di Gili Betok.Pulau Lombok emang kaya akan destinasi wisata.


UNFPA Mendorong Kesehatan Reproduksi Remaja dengan Kreatifitas

UNFPA
Menggabungkan pendidikan kesehatan dan kreatifitas adalah cara yang mengena untuk mendorong kesadaran Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) di antara siswa. “Kegiatan seperti pentas seni, pertunjukkan musik dan festival budaya jadi sarana untuk meningkatkan pengetahuan KRR yang menarik minat remaja,” kata UNFPA NPO Advokasi Samidjo dalam kegiatan Internship program untuk ARMM Youth Muslim Leaders dari Filipina. Kegiatan ini adalah bagian dari program South-South Cooperationoleh UNFPA bertujuan untuk memfasilitasi para tokoh Muslim muda Mindanao dari Filipina untuk belajar dari keberhasilan penggelolaan KRR bernuansa Islam di Lombok, Nusa Tnggara Barat. 

Para tokoh Muslim Mindanao itu mengunjungi SMA Negeri 4 Praya, Lombok Barat untuk melihat kegiatan KRR, termasuk Pusat Informasi dan Komunikasi-Remaja (PIK-R), dengan keterlibatan tenaga pengajar dan siswa sekolah.  “Pendidikan KRR seperti anatomi, seksualitas, HIV-AIDS, bahaya narkoba, sudah terintegrasi lewat proses belajar mengajar dalam kelas. Selebihnya diberikan lewat PIK-R, seperti  kegiatan  diskusi kelompok, konseling pribadi, kampanye radio, road show KRR ke sekolah lain,  untuk mendorong kesadaran KRR remaja.” papar Kadian, Kepala Sekolah SMAN 4 Praya.  PIK-R juga melakukan kegiatan-kegiatan kreatif seperti pentas seni dan pertunjukan.  

Selain SMAN 4 Praya, peserta dari Filipina juga melihat langsung PIK-R Al Hikmah yang dikelola oleh Pondok Pesantren Nurul Hakim, Lombok Barat. Al Hikmah berhasil mengumpulkan dana untuk operasional PIK-R dari berbagai karya dan usaha dari pendidikan life-skill yang diadakan di pondok pesantren, seperti komputer, menjahit, pertanian terpadu dan peternakan, las listrik, karya seni dan kaligrafi, bazar hasil karya santri. PIK-R secara aktif melakukan sosialisasi, penyuluhan, konseling, sharing & diskusi KRR serta outbond/games. 

Pantai Kerupuk, tempat Surfing Terbaik Se Nusra

Pantai Gerupuk adalah pantai yang menawarkan sensasi surfing yang sangat menantang. Tak heran jika Gerupuk adalah destinasi utama para surfer yang ingin membuktikan kepiawaiannya. Pantai yang berada di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat ini mempunyai 5 spot surfing dari mulai untuk pemula hingga tingkat advance. Spot berselancar ini dinamakan sesuai dengan nama kota asal wisatawan yang paling banyak dikunjungi.Seperti yang di kutip dari Panduan Wisata.

Ombak pantai Gerupuk bertipe reef-coral dengan arah ombak kanan. Berdasarkan ketinggian ombak, kombinasi ombak dan angin, sedikitnya ada 3 spot di pantai ini yang cocok untuk surfing yakni bagian dalam, luar dan tattoo point. Di bagian dalam, ombak kanan memiliki dinding tinggi dan panjang. Saat air berhembus dari barat daya saat itulah waktu terbaik bagi para surfer. Ombak yang datang pada saat itu ketinggannya bisa mencapai hingga 10 kaki. Bagian luar adalah bagian dimana ombak kidal besar dan kuat. Di sini Anda akan mendapatkan ombak dengan berbagai ketinggian. Pada bulan Oktober hingga April, ketinggian ombak akan mencapai 4-6 kaki. Sedangkan tattoo point, lokasi yang pas untuk melakukan manuver dengan ombak krii yang panjang dan ombak kanan yang pendek. Ombak pantai Gerupuk berkelas regional classic yakni ombak yang dapat dinikmati semua level surfer. Rata-rata surfer yang datang ke pantai Gerupuk tertarik untuk menikmati ombak besar dan ombak yang datang dari barat daya.

Sumber foto: Seputarwisata

Nah, untuk mendapatkan spot surfing yang Anda harus menyeberang ke ke teluk Gerupuk dengan menggunakan boat. Saat terbaik untuk surfing adalah pada saat pagi hari dan tidak ada angin kencang. Juga pada siang hari ketika air laut belum surut. Selama menuju titik-titik yang digunakan untuk surfing, surfer harus mencari green water yakni istilah untuk menyebut ombak yang bagus. Hindari white water, yakni istilah untuk menyebut ombak yang kurang bagus yang ombaknya telah pecah dan berwarna putih. Ombak di pantai Gerupuk tergolong sangat konsisten, sehingga dapat dinikmati kapan saja. Para wisatawan yang paling sering berselancar di pantai Gerupuk adalah wisatawan Jepang yakni pada bulan Oktober sampai Maret. Sedangkan wisatawan lain seperti dari Amerika Serikat, Australia, dan Eropa sering berselancar di bulan Juni, Juli dan Agustus. Sementara itu, jika musim liburan, giliran wisatawan domestik yang sering datang seperti dari Jogjakarta, Jakarta, dan Jawa Barat. Tidak semua wisatawan yang datang ke Pantai Gerupuk adalah surfer profesional. Banyak diantara mereka yang belum bisa berselancar. Nah, karena di pantai Gerupuk ada guide yang bersedia mengajari para new comer ini, maka mereka datang untuk sekaligs belajar dan menjajal surfing.

Selain terkenal karena menjadi jujugan para surfer, pantai Gerupuk juga tempat untuk budidaya rumput laut. Banyak jenis rumput laut yang ditanam disini. Salah satunya adalah jenis kratoni yang ternyata bisa langsung dikonsumsi. Selain itu, oleh warga setempat rumput laut hasil budidaya mereka keringkan yang hasilnya laku dijual sebagai bahan baku kosmetik maupun obat. Daya tarik Gerupuk lainnya adalah karena lokasi ini sudah maju sehingga banyak fasilitas lainnya seperti restoran atau warung makan. Bagi yang ingin menjajal surfing, pantai Gerupuk terletak di 9 kilometer sebelah timur Desa Kuta. Sewalah mobil untuk menjangkau pantai Gerupuk.