Senin, 13 Maret 2017

30.000 bibit ikan dilepas di Sungai Jangkuk

MATARAM, SEPUTAR NTB. Wakil Walikota Mataram kembali mengajak para awak media dan jajaran instansi pemkot Mataram untuk menyusuri kali Jangkuk dengan menggunakan perahu karet (rafting).

Kegiatan yang dilakukan pada Sabtu (11/03) sekitar pukul 15.30 ini  mengambil start dikali yang berada di belakang Lesehan Sari dimana rencananya akan mencapai finish di kali jangkuk Sukeraje dengan perkiraan waktu tempuh kurang lebih dua jam.

Kegiatan ini menurut walikota Mataram, Mohan Roliskana sebagai ajang perkenalan dan sosialisasi wahana wisata air bagi masyarakat dan sekaligus menyadarkan masyarakat tentang pentingnya kebersihan sungai yang harus terus dijaga dan dilestarikan 

"Kegiatan ini dimaksudkan untuk memperkenalkan satu wahana wisata air yang baru dan berada di kota Mataram,"jelas Mohan.

Selain menyusuri bantaran sungai Jankuk, kegiatan ini juga dirangkai dengan pelepasan bibit ikan,yang rencana pelepasannya akan dilakukan di sungai Jangkuk Sukeraje Ampenan.Dimana sebanyak 30.000 bibit ikan sudah siap untuk dilepas.

Sukeraje dipilih sebagai tempat pelepasannya karena diketahui bahwa setiap hari puluhan warga melakukan aktifitas memancing disepanjang sungai tersebut, sehingga demi mencegah habisnya populasi ikan maka pemerintah kota Mataram memilih melakukan pelepasan bibit ikan di kali tersebut.(ft)

Kamis, 09 Maret 2017

Wagub Berharap Direct Flight Australia-Lombok Dibuka Kembali

Direct Flight

Mataram,lGeoNews. Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat H. Moh. Amin, S.H., M.Si didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi NTB, Drs. H. L. Gita Ariadi, M.Si, menaruh harapan besar untuk dibukanya kembali direct flight Australia-Lombok (BIL). Hal itu diungkapkan saat menghadiri undangan Investor dari Australia di Hotel Katamala Senggigi, Kamis (9/3/17).

Dihadapan 20 delegasi investor asal Australia, Wagub memaparkan bahwa selama ini angka kunjungan wisatawan dari Australia menuju ke destinasi-destinasi wisata yang ada di Lombok dan Sumbawa masih menempati posisi teratas, untuk itu pemerintah Provinsi NTB sangat berharap konektivitas Australia-Lombok dapat dibuka kembali dari bantuan para investor yang akan berinvestasi di NTB. 

“Saya sangat berharap direct flight dari Australia menuju Lombok (BIL) dapat dibuka kembali, karena selama ini angka kunjungan wisatawan dari Australia ke Lombok berada pada posisi tertinggi, dan saya sangat sayangkan direct flight Jetstar waktu itu ditutup”, katanya.

Menanggapi ketertarikan para Investor tersebut untuk ikut ambil bagian dalam melakukan investasi bidang pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, wagub menyambutnya dengan penuh kegembiraan dan harapan besar untuk dapat direalisasikan. Karena hal itu sejalan dengan tindak lanjut kunjungan kerjannya di Pert Australia pada tahun 2016 lalu bersama duta besar Australia untuk Indonesia. 

“Saya berharap rencana investasi ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja saya di Pert Australia tahun 2016 lalu”, kata wagub.

Selain sektor pariwisata di Lombok, wagub juga memaparkan keindahan pariwisata di Pulau Sumbawa dan berbagai potensi yang dimiliki Provinsi NTB seperti pertanian dengan potensi peternakan yang sangat potensial di Pulau Sumbawa, potensi-potensi tersebut juga sangat membutuhkan investor untuk mengeksplorasi. 

“Selain pariwisata Lombok, di Sumbawa juga tak kalah indahnya dengan Pulau Lombok, di Sumbawa juga banyak potensi seperti pertanian dan peternakannya, semua itu butuh investor”, katanya.

Ketua delegasi Investor Australia Sally Ann Watts juga sangat kagum dengan kemajuan industry pariwisata di NTB, khususnya di Lombok. keindahan alamnya yang luar biasa telah menarik minat para delegasi Investor yang berjumlah 20 orang, yang terdiri dari para konsultan dan arsitek. Dia berharap dengan adanya pertemuan tersebut akan membuka konektifitas antara Provinsi NTB dengan Australia. 

“Kami sangat kagum dengan keindahan dan kemajuan industry pariwisata di NTB, kami berharap investasi ini dapat terealisasi sehingga konektivitas Lombok dan Australia dapat dibuka kembali”, kata Sally.(OMS)

Selasa, 07 Maret 2017

FINALIS NTB UNTUK AJANG PUTRI INDONESIA

Mataram,lGeoNews. Ajang pemilihan Putri Indonesia tentu menjadi event yang dinanti oleh setiap perwakilan terbaik dari daerah masing masing, tidak terkecuali NTB. Tahun 2017 ini NTB mengirimkan salah satu putri terbaiknya yakni Sri Maya Dian, yang berasal dari Kota Mataram untuk bersaing dengan 39 peserta dari 33 provinsi di indonesia. Kabar tersebut dirilis dalam konferensi pers di Kantor Dinas Pariwisata NTB  selasa lalu (7/03).

Dian yang terpilih sebagai perwakilan NTB, menyisihkan dua putri lainnya, ia lulus dalam serangkain test yang dilakukan oleh yayasan Putri Indonesia dijakarta beberapa waktu lalu. Dengan usiayan yang masih belia, dian yang merupakan mahasiswa semester dua jurusan FKIP Unram tersebut berharap mendapat dukungan dari masyarakat Nusa Tenggara Barat.

”Saya mohon dukungan dan do’a dari pemerintah dan masyarakat agar dapat mengikuti pemilihan putri indonesia dengan maksimal dan bila terpilih nanti (sebgai putri indonesia) tentunya saya dapat mempromosikan NTB lebih luas lagi” kata dian.

Gadis yang bernama lengkap Nikomang Sri Maya Dian , dengan umur 19 tahun tersebut memiliki sejumlah prestasi dalam bidang modelling. Pada tahun 2014 lalu Dian terpilih sebagai juara pertama ajang Miss Sophie Paris regional 7 indonesia timur. Pada tahun 2015 terpilih menjadi terune dedare Kota Mataram dan pada tahun 2016 sebagai juara tiga dalam grand final ambassador Lombok Epicentrum Mall.

Menurut ketua tim promosi Mustika ratu dan yayasan Putri Indonesia wilayah NTB, Lulu Handayani, untuk peserta yang akan mengikuti ajang pemilihan Putri Indonesian  tersebut akan dilakukan seleksi di daerah masing masing. Dan yang menjadi kriteria penilain kata lulu harus memiliki 3b , yakni  Brain (kecerdasan), Behavior (prilaku), dan Beauty (kecantikan). Lulu berharap perwakilan NTB pada tahun 2017 ini dapat bersaing dengan peserta yang berasal dari daerah lainnya . 

“Kita berharap pada tahun ini perwakilan NTB dapat masuk sepuluh besar dan mudah mudahan saja dapat terpilih menjadi putri indonesia” ungkapnya.


Harapan dan optimis yang sama juga di sampaikan Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Moh Faozal dalam konferensi pers tersebut.

”Saya berharap Dian dapat masuk menjadi nominasi pemilihan putri Indonesia 2017 ini. Dan pemerintah daerah terutama dinas pariwisata akan mendukung”. Kata Faozal .

Saat ini dian masih mengukuti serangkain pelatihan seni dan kebudayaan NTB yang difasilitasi oleh pemerintah daerah dan dinas pariwisata,  seperti mempelajari tarian peresean, mengenal lebih dalam sejarah NTB  dan public speaking . Hal tersebut untuk mempersiapkan diri untuk mengikuti grand finalpada tanggal 31 maret dijakarta.( LS)

Rabu, 01 Maret 2017

Festival Pesona Tambora 2017 di Gelar April


Event Festival Pesona Tambora 2017, akan digelar pada tanggal 5 hingga 11 april 2017 . hal tersebut ditetapkan dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan di salah satu hotel dimataram rabu lalu(02/03).

Rapat koordinasi  tersebut mengundang berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan event festival pesona tambora 2017. Hadir seluruh perwakilan Kepala Dinas Priwisata se-kabupaten Kota pulau Sumbawa, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, perwakilan Kementrian Pariwisata dan TNI serta beberapa  perwakilan Event Organizer sebagai Pelaksan kegiatan.

Dalam rapat yang langsung dipimpin Kepala Dinas Pariwisata NTB, L.M Faozal , Masing masing perwakilan Dinas Pariwisata dan pendukung acara tersebut memaparkan persiapan dan kegiatan yang akan diselenggarakan di KabupatenKkota se - pulau Sumbawa. 


Menurut faozal, pelaksanaan event festival tambora pada tahun 2017 ini akan melibatkan seluruh kabupaten kota yang ada di pulau Sumbawa, “ Bedanya dengan tahun ini adalah, kita melibatkan semua kabupaten kota untuk memeriahkan festival pesona tambora tahun 2017 ini” ungkapnya.

Pada tahun ini, kemeriahan Festival Tambora 2017 akan kemas dengan suguhan seni dan budaya dari masing masing kabupaten kota yang ada di pulau Sumbawa.  Dari informasi yang disampaikan dalam rapat koordinasi tersebut, kemeriahan akan dimuali dari Kabupaten Sumbawa Barat, dengan melaksanakan kegiatan paralayang bersekala internasional di Mantar, kemudian KSB juga akan menjadi tempat start Tambora Chalance 320 Km (lari lintas pulau Sumbawa). Selanjutnya Kabupaten Sumbawa akan melaksanakan kegiatan “Semalam di dalam Istana Dalam Loka”. Kemudian di Kabupaten Bima akan dilaksanakan kegiatan seminar kepariwisataan,sementara Kota Bima akan mengadakan Festival Lawata dengan tema Bima bangkit. Dan Kabupaten Dompu sebagai tuan rumah Festival Pesona Tambora 2017 dengan puncak acara akan diselenggarakan di kawasan savana gunung Tambora.


Lebih lanjut dalam keterangan persnya, faozal menambahkan, kemeriahan Festival Pesona Tambora 2017 ini akan mengundang Wakil Presiden RI, H.M Yusuf Kala dan sejumlah Menteri sebagai tamu kehormatan. Ia berharap wakil presiden dan Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pujiastuti dapat hadir.

Sementara itu, mengenai support dana dalam kegiatan Tambora tahun ini, faozal menerangkan dari seluruh pembiayaan event tersebut, Dinas Pariwisata Provinsi menyiapkan 70 persen sementara 30 persen dari dana partisipasi Kabupaten Kota dan support dari  kementrian pariwisata  RI.

Dengan partisipasi semua pihak, event festival pesona tambora 2017 ini akan semakin baik dan menjadi icon Nusa Tenggara Barat dan menjadi pilihan bagi wisatawan domestic mapun mancanegara. (ls)


Senin, 27 Februari 2017

Ayo ke Mataram, Diskon Wisata Hingga 65%

mataram ntb

Mataram Lombok Great Sale yang menawarkan diskon wisata hingga 65 persen, akan berlangsung selama bulan Maret, tanggal 1 hingga 22 maret 2017 di kota Mataram Nusa Tenggara Barat. Hal tersebtu disampaikan dalam acara press conference diruang rapat utama kantor Walikota Mataram senen lalu(21/02).

Dalam acara tersebut, hadir wakil Wali Kota Mataram, H.Mohan Roliskana, Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, Abdul Latief Nadjib, ketua ASITA NTB, Dewantoro Umbu Joka, ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Kota Mataram, M Yusril dan sejumlah pegiat Wisata dan UMKM kota Mataram.

Menurut kepala Dinas Pariwisata kota Mataram, Mataram Lombok Great Sale kota Mataram tersebut diselenggarakan berdasarkan hasil rakor pada bulan oktober 2016 lalu, yang dihadiri lebih dari 100 pelaku pariwisata se-kota Mataram dan NTB. Menurut Latief dalam rakor tersebut, para pelaku pariwisata meminta dukungan kepada pemerintah kota Mataran untuk mengadakan sebuah kegiatan untuk mendongkrak tingkat kunjungan yang biasanya menurun pada bulan januari, februari hingga bulan maret. “kegiatan Mataram Lombok Great Sale ini bertujuan untuk mendorong dan memaksimalkan kunjungan pada saat terjadi low seasion di bulan bulan tertentu ” ungkapnya.

kegiatan yang akan berlangsung selam 3 minggu tersebut dirangkai dengan berbagai aktifitas kepariwisataan, mulai dari festival art kuliner di Mataram Mall, pagelaran atraksi seni budaya di beberapa tempat dikota mataram. Seperti eks pelabuhan ampenan, taman sangkareang, tugu bumi gora dan pasar seni pada hari sabtu dan minggu. Kemudian akan dirangkai juga dengan Travel Fair dan rencananya kegiatan Mataram Lombok Great Sale tersebut akan ditutup dengan acara ramah tamah.

Sementara itu, wakil walikota Mataram H Mohan roliskana, dalam kesempatan tersebut menyampaikan, pelaksanaan acara Mataram Lombok Great Sale tersebut, merupakan salah satu program Dinas Pariwisata dan kota Mataram, karena itu menurutnya kegiatan itu harus dikelola dengan fokus dan maksimal karena akan menjadi baromater program selanjutnya. “ saya berharap Dinas Pariwisata dan Badan Promosi Pariwisata Daerah kota Mataram dapat maksimal untuk menyelenggarakan kegiatan ini, karena target dari kegiatan ini sendiri yakni mendatangkan wisatawan dari luar” pesannya.

Selain itu, mohan menegaskan, kegiatan tersebut harus disosialisasikan secara masif kepada seluruh stake holder yang berkaitan dengan kepariwisataaan ataupun masyarakat yang terlibat . Karena kedepan menurut mohan, kegiatan Mataram Lombok Great Sale akan menjadi program utama.

Diskon besar yang ditawarkan dalam Matarm Lombok Great Sale tersebut, melibatkan para pelaku wisata yang ada dikota Mataram. Menurut ketua Badan Promosi Pariwisata daerah ( BPPD) Kota Mataram M yusril. Acara tersebut akan di dukung dengan partisipasi dari 22 hotel, 15 gerai, 16 arthop, 6 pusat perbelanjaan, 10 salon spa dan lainnya.

Kegiatan untuk menyiasati Low Sasion tersebut, sebelumnya sudah dilakukan Dinas Priwisa Peovinsi NTB dengan branding Lombok Sumbawa Great Sale, selanjutnya dengan Mataram Lombok Great Sale ini, pemerintah berharap dapat membantu mendongkrak kunjungan wisatawan di Kota Mataram hususnya dan di NTB umumnya.

(OMS)

Sabtu, 25 Februari 2017

Poto Batu, ya di Kabupaten Sumbawa Barat


Traveler Lombokgeographic. Keindahan destinasi yang ada di Kabupaten Sumbawa memang perlu sesekali kita ekplorasi. Nah salah satunya adalah Wisata Poto Batu yang terletak di desa labuan lalar Kabupaten Sumbawa Barat. 

Seperti biasa sabtu minggu menjadi hari libur untuk bekerja dan menikmati quality time bersama keluarga atau orang yang disayangi. Nah kali ini traveler lombok geographic menyempatkan diri untuk mengunjungi tempat ini "Wisata Poto Batu". Terlihat tulisan Poto Batu langsung terpampang dipinggir jalan, ketika anda akan memasuki tempat ini, mata akan dimanjakan dengan ombak yang berada disisi kiri dan kanan batu besar . 

Pantai ini sangat mudah dikenali karena terdapat sebuah batu besar yang memiliki bentuk yang cukup unik dan menarik. Sekilas menyerupai piramida kecil dengan lubang di tengahnya. Di sore dan pagi hari biasanya ada para berkunjung ke pantai ini. Ada yang bermain ombak, dan ada juga yang bersantai menikmati keindahan dan pesona Poto Batu.

Pantai yang merupakan pinggiran dari laut selat Alas ini masih asri dan masih belum terlihat kerusakan karena ulah tangan jahil manusia. Pantai ini masih bersih, walaupun masih saja ada sampah bekas jajanan pengunjung-pengunjung yang kurang sadar akan pentingnya menjaga kebersihan alam. Hempasan ombak di batu bolong dan rangkaian karang-karang yang banyak terdapat di pantai ini adalah sebuah pemandangan yang sangat indah saat berada di Poto Batu.


Seorang pengunjung  bernama Ibu Wiwin yang sedang bermain bersama anakny di pinggir pantai menuturkan, wisata Poto Batu tersebut cukup bagus." wisata ini bagus ya, mungkin bisa ditata lebih bagus lagi, ada barugaknya dan lain lain",ujarnya.


Selain bermain air,berfoto di batu dan karang yang ada disekitar pantai, ditempat ini juga yag dibuat sebuah latar foto dengan bentuk hati yang dibuat dari kayu. Hmm..tentu ini menjadi temapt pavorit untuk berfose muda mudi. 

Untuk berkunjung ketempat ini, anda bisa menggunakan kendaraan pribadi atau bus menuju ke lokasi. Dari taliwang hanya  butuh waktu 20 menit saja. (LMS).

Kamis, 23 Februari 2017

Atasi Sampah, Mobil Masuk Gili Trawangan

Mataram,lGeoNews.  Pro dan kontra terjadi setelah pemerintah membiarkan kendaraan masuk ke Gili Trawangan.
Pembiaran ini bukan tanpa sebab melainkan karena tumpukan material dan sampah hasil pembongkaran harus segera dirapikan.

Sebanyak 18 ton sampah yang dihasilkan dari pembongkaran ini memang diketahui diangkut oleh 2 mobil Pickup sehingga menimbulkan polemik di masyarakat karena gili trawangan terkenal sebagai daerah pariwisata yang bebas polusi.

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Pariwisata NTB,H Lalu Muhammad Faozal menerangkan bahwa tidak mungkin sampah sebanyak itu akan diangkut oleh 5 cidomo karena tentunya akan memakan waktu yang sangat lama.

"Ini sifatnya sangat mendesak dan hanya sementara,jika pengangkutan sudah selesai tentu kami akan segera mengeluarkan kendaraan tersebut,"kata Faozal.

Sementara itu dirinya menyakinkan aktifitas tersebut tidak akan mengganggu wisatawan dikarenakan pekerjaannya dilakukan pada saat tidak jam sibuk.

"pengangkutan ini dilakukan dini hari yakni pada pukul 03.00-07.00 witta sehingga bisa dipastikan tidak akan mengganggu ketenangan wisatawan,"tambahnya.

Untuk lokasi pembuangannya tambah Faozal dilakukan kedarat  dimana pemerintah Kabupaten  Lombok Utara sudah menyiapkan TPA yang menampung semua sisa material dan sampah tersebut. Kegiatan ini diperkirakan akan berlangsung selama 10-15 hari.(Ft)